PILIHAN +INDEKS
Suparman Tuding Bupati Achmad Gunakan APBD Rohul Menangkan Istrinya
PEKANBARU, RADARPEKANBARU.COM - Jelang Pemilu legislatif suhu politik mulai panas. Adalah Partai Golkar yang menuding Bupati Achmad manfaatkan APBD Rohul untuk memenangkan istri sebagai Caleg PD untuk DPRD Riau.
Dari data yang diterimanya di lapangan, DPD II Golkar Rohul menganggap sikap Bupati Rokan Hulu (Rohul), Achmad yang berjanji akan memberikan bantuan ke setiap mesjid yang dikunjunginya syarat kepentingan politis.
"Setiap turun ke mesjid-mesjid, bupati sering menjanjikan akan memberikan bantuan, ternyata itu penuh kepentingan politik dan hal itu sesuai data yang kami terima di lapangan," kata Suparman, Ketua DPD II Golkar Rohul kepada wartawan di Gedung DPRD Riau, Kamis (06/03/14).
Lebih jelas, anggota Komisi A DPRD Riau ini menyebut, Achmad akan mencairkan bantuan mesjid tersebut di bulan Juli atau sehabis Pileg nanti. Dengan catatan, jika istri bupati tersebut (Maghdalisti yang juga Caleg DPRD Riau dari Rohul) terpilih sebagai anggota DPRD Riau pada Pileg mendatang.
"Ini dah parah namanya. APBD Murni Rohul belum disahkan, bupatinya sudah mengumbar janji. Itu pun pencairannya, apabila istrinya terpilih, kalau tidak terpilih, maka tidak dicairkannya. Ini sudah politik kotor namanya," ungkapnya.
Suparman juga menginstruksikan kepada seluruh anggota Fraksi Golkar di DPRD Rohul, agar menolak dana hibah bupati Rohul yang tidak jelas peruntukannya itu. Apalagi sebutnya, bantuan mesjid tersebut salah satunya bersumber dari dana hibah sang bupati.
"Saya sudah instruksikan itu, terlalu banyak kali dana hibah bupati tu. Boleh ada dana hibah, tapi rasionalisasikanlah. Ini sama saja, APBD Rohul dibagi-bagi untuk kepentingan istrinya," ungkapnya. (lam/rtc)
Dari data yang diterimanya di lapangan, DPD II Golkar Rohul menganggap sikap Bupati Rokan Hulu (Rohul), Achmad yang berjanji akan memberikan bantuan ke setiap mesjid yang dikunjunginya syarat kepentingan politis.
"Setiap turun ke mesjid-mesjid, bupati sering menjanjikan akan memberikan bantuan, ternyata itu penuh kepentingan politik dan hal itu sesuai data yang kami terima di lapangan," kata Suparman, Ketua DPD II Golkar Rohul kepada wartawan di Gedung DPRD Riau, Kamis (06/03/14).
Lebih jelas, anggota Komisi A DPRD Riau ini menyebut, Achmad akan mencairkan bantuan mesjid tersebut di bulan Juli atau sehabis Pileg nanti. Dengan catatan, jika istri bupati tersebut (Maghdalisti yang juga Caleg DPRD Riau dari Rohul) terpilih sebagai anggota DPRD Riau pada Pileg mendatang.
"Ini dah parah namanya. APBD Murni Rohul belum disahkan, bupatinya sudah mengumbar janji. Itu pun pencairannya, apabila istrinya terpilih, kalau tidak terpilih, maka tidak dicairkannya. Ini sudah politik kotor namanya," ungkapnya.
Suparman juga menginstruksikan kepada seluruh anggota Fraksi Golkar di DPRD Rohul, agar menolak dana hibah bupati Rohul yang tidak jelas peruntukannya itu. Apalagi sebutnya, bantuan mesjid tersebut salah satunya bersumber dari dana hibah sang bupati.
"Saya sudah instruksikan itu, terlalu banyak kali dana hibah bupati tu. Boleh ada dana hibah, tapi rasionalisasikanlah. Ini sama saja, APBD Rohul dibagi-bagi untuk kepentingan istrinya," ungkapnya. (lam/rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

