• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2668 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 5009 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 5040 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4974 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5132 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Hari Ibu Nasional Bagi Nasyiatul Aisyiyah Merupakan Bentuk Perjuangan Kaum Perempuan

Redaksi Radarpku

Sabtu, 23 Desember 2017 10:18:18 WIB
Cetak
Hari Ibu Nasional Bagi Nasyiatul Aisyiyah Merupakan Bentuk Perjuangan Kaum Perempuan

RADARPEKANBARU.COM - Peringatan hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, bukanlah seremonial biasa. Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) Diyah Puspitarini mengatakan, perlu dipahami bersama bahwa sejarah hari ibu yang ada di Indonesia juga memiliki semangat yang berbeda dengan awal sejarah mother's day yang dirayakan di berbagai negara.

Jika menelusuri sejarah Hari Ibu di Indonesia, tidak lepas dari perjuangan kaum perempuan dalam kongres perempuan pertama di Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Para perempuan berkumpul dari berbagai organisasi lintas agama dan suku dan semuanya memiliki semangat yang sama. Kongres ini diinisiasi oleh organisasi besar saat itu, seperti 'Aisyiyah, Wanita Tamansiswa, Wanita Katholik, Wanita Jong Java, dan organisasi perempuan lainnya.

“Para perempuan ini merasakan keresahan yang sama tentang stereotip dan diskrimanasi perempuan di Indonesia saat itu, yang masih berjuang untuk kemerdekaan bangsa,” ungkap Diyah, Jumat (22/12).

Maka pidato-pidato dalam kongres perempuan ini sebagian besar membahas mengenai derajat perempuan. Dan salah satu pidato yang terkenal adalah pidato Derajat Perempuan Siti  Munjiyah dari 'Aisyiyah.

Dalam isi pidatonya, Siti Munjiyah mengajak perempuan untuk maju bersama dan membuktikan bahwa derajat perempuan dama dengan laki laki.

Sedikit berbeda dengan latar belakang Mother's Day yang berawal dari Amerika Serikat. Anna Jarvis mengusung Mother's Day untuk memperingati kematian Ibu nya dan juga untuk mengenang jasa dan peran para Ibu di Amerika Serikat saat itu. Namun pada akhirnya peringatan Hari Ibu di seluruh dunia berbeda-beda dengan konteks dan latar belakang yang berbeda pula.

Nasyiatul Aisyiyah dalam momen Hari Ibu Nasional mengajak masyarakat, khususnya para perempuan muda, untuk mengenang kembali makna perjuangan kongres wanita di Indonesia saat itu, dimana derajat perempuan menjadi titik awal kontribusi perempuan dalam perang berbangsa dan bernegara. 

“Jika melihat hari ini, betapa derajat perempuan masih perlu diperjuangkan. Betapa tidak, masih banyak perempuan yang belum tersadar untuk memperjuangkan derajatnya dalam konteks diskriminasi dan kesetaraan,” tegas Diyah.

Namun benarlah kiranya, jika perempuan tidak mau maju dan tidak sadar karena perempuan tidak paham dan masih banyak sistem yang belum berpihak pada perempuan.

Diyah mencontohkan berbagai kasus kekerasan perempuan juga masih banyak menghiasi beranda persoalan dalam negara ini yang harus segera dituntaskan.

“Perdagangan perempuan dan buruh migran juga masih harus terus diperjuangkan dan diberikan perlindungan sistem dan hukum yang jelas. Dan tentunya masih banyak persoalan perempuan di bangsa ini yang harus terus diperjungkan,” ungkap Diyah.

Dengan memperingati hari ibu, Nasyiatul Aisyiyah mengajak semua perempuan di Indonesia untuk tersadar akan kontribusi bagi negara dan derajat perempuan itu sendiri.(mhmdyh)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Mengenal Istilah Makar dalam Islam

Sabtu, 07 November 2026 - 09:05:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 - 08:56:53 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?

Jumat, 06 November 2026 - 09:29:49 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan

Rabu, 04 November 2026 - 06:18:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya Allah SWT menurunk.

Dakwatuna

Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta

Selasa, 03 November 2026 - 04:58:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sholat merupakan kewajiban utam.

Dakwatuna

Jumadil Awal, Bulan Bersejarah Pernikahan Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah

Senin, 02 November 2026 - 05:58:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
07 November 2026
Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
07 November 2026
PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
07 November 2026
Mengenal Istilah Makar dalam Islam
07 November 2026
Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
07 November 2026
Palestina dan Percaturan Imperium Global
07 November 2026
Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
06 November 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
06 November 2026
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
06 November 2026
Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
06 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
  • 2 Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
  • 3 PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
  • 4 Mengenal Istilah Makar dalam Islam
  • 5 Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
  • 6 Palestina dan Percaturan Imperium Global
  • 7 Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com