Haedar: Ukhuwah Bisa Hilang Hanya Karena Kepentingan Pribadi
RADARPEKANBARU.COM – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar resepsi milad Muhammdiyah ke 105 di Auditorium PWM Sumsel pada Rabu (20/12). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PWM Sumsel Romli, serta jajaran pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se- Sumsel.
Dalam kesempatan itu Haedar berpesan agar milad Muhammadiyah ke 105 ini dapat dijadikan momentum muhasabah, tafakur, dan syiar dakwah.Selain itu, Haedar juga menyebutkan tiga hal yang dibutuhkan dalam mewujudkan cita-cita Muhammadiyah menciptakan Islam yang sebenar-benarnya.
Pertama, kita harus berpondasi pada ketaqwaan. Karena taqwa merupakan puncak keunggulan hati dan iman seorang muslim. “Memaafkan dan menahan amarah merupakan bagian ketaqwaan yang tidak mudah dilakukan,” ungkap Haedar. Kedua, jalinan ukhuwah dan solidaritas, masyarakat tidak akan menjadi kuat jika tidak ada Ikatan kolektif.
“Perbedaan menjadi landasan konflik yang kuat dan dengan ketaqwaan hal tersebut bisa diatasi, karena penyakit persatuan merupakan perpecahan yang didasari kepentingan. Ukhuwah bisa hilang karena kepentingan pribadi, dan ukhuwahnya hanya sebatas retorika,” ujar Haedar.
Ketiga, membangun masyarakat utama yang unggul dan berkualitas. “Muhammadiyah bisa berkhoiruh ummah karena dalam diri masyarakatnya memmpunyai semangat berkhoiruh ummah,” ucap Haedar.
Selain itu, Haedar juga mengatakan bahwa umat Islam di Indonesia berjumlah 230 juta jiwa, serta memiliki semangat dan spirit keislamanan yang semakin tinggi. Seharusnya hal ini dapat menjadi kekuatan besar bagi muslimdi Indonesia. Namun, kondisi yang ada saat ini ummat Islam masih terbelakang, baik dalam ekonomi maupun dalam pergolakan politik.
Haedar menilai hal ini disebabkan oleh kebersamaan sesama muslim yang belum maksimal.
Sementara itu, Ketua PWM Sumsel Romli mengatakan semakin panjang umur sebuah organisasi maka akan semakin eksis organisasi tersebut, dan Muhammadiyah yang telah berusia 105 tahun eksistensinya terus berlanjut dengan berbagai kegiatan dalam memenuhi kebutuhan hajat umat, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial
“Momentum milad ini kita jadikan syiar menampakan perjuangan dakwah Muhammadiyah, sehingga dapat terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” pungkas Romli. (mhmdyh)
Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.
Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah
RADARPEKANBARU.COM - .
Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba
RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.








