• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3061 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3031 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3012 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3012 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3014 Kali

  • Home
  • Nasional

Kerajinan Payung Asal Kuntu Kampar , Tampil Pada Festival Payung Indonesia 2017 di Solo     

Redaksi Radarpku

Senin, 18 September 2017 11:18:36 WIB
Cetak
Kerajinan Payung Asal Kuntu Kampar , Tampil Pada Festival Payung Indonesia 2017 di Solo      
Kerajinan Payung Asal Kuntu Kampar , Tampil Pada Festival Payung Indonesia 2017 di Solo     

RADARPEKANBARU.COM — Kemeriahan kembali menghiasai kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di kawasan Puro Mankunegaran, tempat berlangsungnya Festival Payung Indonesia 2017. Event yang memasuki tahun ke empat ini secara resmi dibuka pada Jumat (15/9) malam.

Selama tiga hari hingga Minggu (17/9), masyarakat dan wisatawan dapat melihat sekaligus mengetahui lebih dalam tentang ratusan payung rajut dari berbagai daerah tanah air.

Masyarakat diajak mengenal lebih jauh tentang payung nusantara, baik sebagai keterikatanya dalam kehidupan bermasayarakat sekaligus ragam budaya yang menjadi kekuatan pariwisata.

Kampar berkesempatan mengisi satu satunya Stan asal sumatra dengan menganggangkat tema 4 simbol Khalifah Rantau Kampar Kiri.

Demikian disampaikan salah seorang perwakilan asal Kampar,  Eko Pirnanda kepada radarpekanbaru.com , senin  (17/4).

Menurut Eko,  Payung payung Khas Riau ini dibuat oleh pengrajin asal Kuntu Kampar Kiri,  Provinsi Riau.

" Payung adalah hasil karya pengrajin Kuntu, " kata Eko.

Eko menjelaskan bahwa Tampilnya payung Kampar di Festival Payung Solo merupakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kampar.

Ditempat terpisah penyelenggara yang juga inisiator Festival Payung Indonesia, Heru Mantaya menjelaskan, festival ini menjadi ruang berbagi bagi ide, ilmu dan kreativitas para seniman dan pelestari payung serta sebagai semangat dalam melestarikan payung tradisional Indonesia.

“Festival ini juga merupakan ruang ekspresi seni sekaligus ruang membangun persahabatan antarindividu, golongan dan bangsa,” ujar Heru.

Karena itulah festival kali ini mengusung tema “Sepayung Indonesia” yang juga sebagai upaya mendorong persahabatan dan perdamaian.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Basuki Anggoro Hexa mengatakan, Festival Payung Indonesia merupakan satu dari 52 calender of event yang ada di Solo selama tahun 2017. Ia melihat antusiasme masyarakat setiap tahunnya sangat besar dan semakin meningkat.

Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap payung tradisional tidak hanya sebagai citra dan identitas budaya bangsa, tapi lebih dari itu, bentuk apresiasi untuk terus melestarikan dan menjadikannya potensi wisata yang tak ternilai.

“Saya lihat sejak pukul 18.30 WIB (Jumat 15/9), halaman depan Puro Mangkunegaran sudah ramai dipenuhi warga masyarakat dari berbagai tempat. Ini membuktikan bahwa festival payung sebagai baguan dari celender of event mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Di tingkat ideal, kata dia, festival ini menambah ragam atraksi dan menjadi daya tarik wisata, sehingga menimbulkan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat.

“Baik terhadap tingkat hunian di hotel juga yang langsung dirasakan masyarakat,” kata dia.

Festival Payung Indonesia (FPI) 2017 tidak hanya diisi dengan pameran ratusan payung, tapi juga workshop. Selain itu ada juga fashion show kain lurik dan payung dari berbagai daerah di Indonesia, gelar pentas maestro tari di Indonesia, serta tak ketinggalan workshop fotografi oleh Darwis Triadi.

Untuk maestro tari terdapat beberapa nama besar. Diantaranya Didik Nini Thowok, Ayu Bulantrisna Djelantik, Hj. Munasiah Daeng Jinne dan lainnya.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan FPI 2017 kali ini istimewa karena digelar di Puro Mangkunegaran setelah sebelumnya selalu digelar di Bale Kembang.

Puro Mangkunegaran dikatakan Esthy sebagai istana keraton surakarta, merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan.

“Jadi ini menjadi satu kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh destinasi pariwisata ini. Tidak hanya bagi masyarakat Solo tapi Indonesia secara keseluruhan,” kata Esthy didampingi Ketua Bidang Wisata Budaya Kemenpar Wawan Gunawan.

Dengan berbagai aktivitas yang ada di FPI 2017, Esthy berharap festival payung ini bisa menjadi daya tarik masyarakat Solo dan sekitarnya juga provinsi lain untuk bisa hadir ke Solo.

“Temanya adalah Sepayung Indonesia, makna dari tema ini adalah keanekaragaman kekayaan yang sangat indah, budaya aneka ragam, kemudian juga ras, suku. Tentunya jadi kekayaan yang memperindah Indonesia,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kembali digelarnya Festival Payung Indonesia 2017. Menurutnya kehadiran festival ini tidak hanya memperkuat pariwisata di Solo, tapi juga di Jawa Tengah dan Yogyakarta atau yang biasa disebut “Joglosemar” dengan Candi Borobudur sebagai ikon.

“Borobudur itu sudah kami tetapkan sebagai destinasi prioritas dengan program yang ‘Joglosemar’. Dan Solo bisa menjadi beyond dari pariwisata itu,” ujar Menpar Arief Yahya.

Ia mengajak berbagai pihak untuk dapat bersama-sama memanfatkan kebijakan strategi yang ditetapkan Kemenpar tersebut dengan menjadikan Borobudur dan sekitarnya menjadi destinasi pariwisata.

“Harapannya, event ini dapat terus menjadi kegiatan tahunan sehingga bisa menhajak negara-negara lain di negara ASEAN bergabung dan menjadikan ajang ini event internasional,” ujar Menpar Arief Yahya. (radarpku/balipost)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:19:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Wakil Menteri Pertanian (Wament.

Nasional

Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:15:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto mengi.

Nasional

Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:48:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Grand Launching Buku "Berlibur Ke Candi Muara Takus" Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:30:00 WIB

Radarpekanbaru - Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Ister.

Nasional

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Senin, 20 Juli 2026 - 10:29:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Prabowo Optimistis Indonesia Lampaui Jepang dan Inggris dalam 25 Tahun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:14:17 WIB

RADARPEKANBARU .COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
23 Juli 2026
Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
23 Juli 2026
PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
23 Juli 2026
Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
23 Juli 2026
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
23 Juli 2026
Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
23 Juli 2026
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
22 Juli 2026
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
22 Juli 2026
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
22 Juli 2026
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
22 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
  • 2 Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
  • 3 PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
  • 4 Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
  • 5 Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
  • 6 Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
  • 7 Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com