Mahasiswa Desak Polda Riau Usut Dugaan Korupsi Dinas PUPR Kampar
RADARPEKANBARU.COM-Pihak Polda Riau didesak untuk segera mengusut dugaan kasus korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar.
Desakan itu diungkapkan belasan aktivitis Ikatan Pemuda Mahasiswa Harapan Rakyat Riau (IPM-HRR) saat melakukan aksi unjurkasa di halaman gerbang masuk Markas Polda Riau, Selasa siang (12/9/17).
Dalam orasinya, Koordinator Aksi Purnama meminta Polda Riau dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau agar segera melakukan penyeledikan dan penyidikan terhadap PPTK dan Kepala Dinas PUPR Kampar.
Diduga telah terjadi korupsi dengan cara penggelembungan anggaran pada proyek pembangunan Jembatan Desa Pangkalan Baru-Buluh Nipis," tukasnya.
Ditambahkan Koordinator Umum IPM-HRR, Dedi Efri, korupsi penggelembungan biaya tau mark-uptersebut terhadap pada pembiayaan proyek yang bersumber dari pembiayaan APBD Kapaten Kampar tahun 2014. Proyek itu dikerjakan PT Bena Nagohi dengan nilai kontrak Rp3 miliar lebih.
Kemudian, tambah Dedi, pekerjaan pembangunan jembatan Desa Pangkalan Baru-Buluh Nipis dilanjutkan lagi setahun kemudian dengan kontraktor atau rekanan PT Sinta Lestari dengan nilai kontrak Rp4,6 miliar. Terakhir proyek yang sama dikerjakan lagi pada tahun 2016 dengan rekanan pekerjaan PT Fatma Nusa Mulai dengan kontrak Rp8,6 miliar lebih.
"Kami menduga telah terjadi kong kali kong pihak PPTK, kontraktor dan Dinas PUPR Kampar sehingga menyebabkan kerugian negara miliaran rupiah,'' pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan aksi unjukrasa itu masih berlangsung. Massa tetap menunggu kehadiran Kapolda Riau untuk mendengarkan aspirasi tersebut.(rtc)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








