Warga Pesisir Diminta Antisipasi Karhutla Sedini Mungkin
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau meminta sejumlah daerah terutama di wilayah pesisir untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan sedini mungkin.
"Teman-teman di tingkat kecamatan maupun desa agar lebih proaktif melakukan antisipasi karhutla," ucap Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger di Pekanbaru, Selasa.
Meski pihaknya mengklaim angka karhutla tahun ini jauh lebih rendah dibanding tiga tahun lalu, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bencana asap bisa membesar.
Dari data karhutla di Riau tahun 2014 tercatat mencapai 23.000 hektare, tahun 2015 tercatat sekitar 6.900 hektare, pada 2016 luas hutan dan lahan terbakar 3.902 hektare.
Sepanjang triwulan pertama tahun 2017 sebanyak 335,5 hektare hutan dan lahan di provinsi ini telah hangus terbakar terutama lahan gambut.
"Kita terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan, tetapi 12 kabupaten/kota di Riau kita minta aktif dalam hal pemantauan titik api," tegasnya.
Ia mengatakan, sesuai prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat bahwa Agustus tahun ini merupakan bulan yang rawan terjadinya kebakaran.
Seperti diketahui, luas daratan di Riau sekitar 8,9 juta hektare, dan 49 persen atau 4,36 juta hektare di antaranya merupakan lahan gambut yang rentan terbakar saat kemarau.
"Memang kita telah memperpanjang status siaga darurat karhutla sampai November tahun ini. Tapi itu tidak ada artinya, tanpa peran serta dari masyarakat sekitar," tutur Edwar.
Pekan lalu, tim satuan tugas karhutla Riau melaporkan, lahan seluas delapan hektare di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir terbakar.
Satgas memutuskan mengerahkan tiga helikopter untuk melakukan operasi water bombing atau bom air dari udara demi membantu tugas tim padamkan api di darat.
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Data dan Informasi BNPB pekan lalu menyebut, kebakaran mulai terjadi di Riau meski dalam suasana Lebaran.
"Kebakaran hutan di Rantau Bais, Tanah Putih, Kabupaten Rohil (Rokan Hilir). Alhamdulillah, hujan telah padamkan api," katanya. (ant)
Usut TPPU Febrie Adriansyah hingga Lingkaran Kekuasaan
Pengusutan skandal korupsi dan dugaan Tindak Pidana Pencucian .
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Menteri Pertanian (Wament.
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto mengi.
Grand Launching Buku "Berlibur Ke Candi Muara Takus" Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar
Radarpekanbaru - Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Ister.








