PILIHAN +INDEKS
Daftar Segera, Bawaslu Riau rekrut 20 ribu Mitra PPL
Rusidi Rusdan
Radarpekanbaru.com - Kabar gembira bagi yang masih nganggur yang berdomisili di Riau, Bawaslu Riau rekrut 20 ribu Mitra PPL yang akan bertugas selama satu hari pada tanggal 9 April 2014, mulai dari mengawasi pemungutan suara, penghitungan suara, sampai mengawal pengiriman surat suara dari TPS oleh KPPS ke PPS.
Anggota Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, perekrutan sudah dimulai dari
sekarang. Di setiap TPS akan ada dua orang Mitra PPL yang akan ditugaskan. Proses
rekruitmen dilakukan di 12 Panwaslu kabupaten/kota. Ditargetkan, pada Februari 2014
ini perekrutan akan selesai dilaksanakan.
"Sekarang sedang membahas teknisnya,"sebut Rusidi sesaat setelah mendarat di SSQ II
pekanbaru, Rabu (12/2) sepulang mengikuti rapat koordinasi dengan Bawaslu RI di
Jakarta.
Mitra PPL yang akan direkrut Bawaslu berasal dari kalangan apa saja. Yang pastinya
menurut Rusidi, yang bersangkutan memiliki komitmen yang tinggi untuk mengawal dan
mengawasi Pemilu. Sekaligus berdomisili di daerah Riau.
"Dan yang paling terpenting, Mitra PPL harus memiliki hak suara, dan tidak terlibat
partai politik," ujarnya.
Proses pendaftaran menurut Rusidi dilaksanakan di masing-masing panwaslu kabupaten/kota. Cukup dengan menyerahkan foto kopi KTP dan surat pernyataan bukan
pengurus Parpol, maka pendaftaran akan langsung diproses.
"Untuk teknis pendaftaran lebih rincinya akan kita bahas dalam rakor pengawas Pemilu
se-Riau yang akan dilaksanakan tanggal 14 sampai 15 Februari di pekanbaru nanti,"
sebutnya.
Rusidi berharap, rekan-rekan media massa di Riau ikut mensuport jalannya kegiatan ini. Karena terselenggaranya Pemilu 2014 menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat, termasuk media massa yang memiliki peran cukup besar untuk ikut mensukseskan Pemilu. "Kita harapkan peran media massa yang merupakan mitra kita dalam mensukseskan Pemilu 2014 mendatang," ujarnya.
Rusidi juga menghimbau kepada pelajar dan mahasiswa yang sudah memiliki hak pilih
untuk mendatangi Panwaslu di daerah kabupaten/kota masing-masing. Sambil itu,
petugas di Panwaslu akan mendata pemilih pemula tersebut, sehingga pas pendaftaran
penitia tinggal menghubungi calon Mitra PPL tersebut.
"Sambil menunggu formulir resmi dari kita, diharapkan mahasiswa dan pelajar yang
sudah punya hak pilih mendatangi kantor Panwaslu terdekat, agar petugas kami bisa
mulai mendata," ulas Rusidi. (rls)
Anggota Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, perekrutan sudah dimulai dari
sekarang. Di setiap TPS akan ada dua orang Mitra PPL yang akan ditugaskan. Proses
rekruitmen dilakukan di 12 Panwaslu kabupaten/kota. Ditargetkan, pada Februari 2014
ini perekrutan akan selesai dilaksanakan.
"Sekarang sedang membahas teknisnya,"sebut Rusidi sesaat setelah mendarat di SSQ II
pekanbaru, Rabu (12/2) sepulang mengikuti rapat koordinasi dengan Bawaslu RI di
Jakarta.
Mitra PPL yang akan direkrut Bawaslu berasal dari kalangan apa saja. Yang pastinya
menurut Rusidi, yang bersangkutan memiliki komitmen yang tinggi untuk mengawal dan
mengawasi Pemilu. Sekaligus berdomisili di daerah Riau.
"Dan yang paling terpenting, Mitra PPL harus memiliki hak suara, dan tidak terlibat
partai politik," ujarnya.
Proses pendaftaran menurut Rusidi dilaksanakan di masing-masing panwaslu kabupaten/kota. Cukup dengan menyerahkan foto kopi KTP dan surat pernyataan bukan
pengurus Parpol, maka pendaftaran akan langsung diproses.
"Untuk teknis pendaftaran lebih rincinya akan kita bahas dalam rakor pengawas Pemilu
se-Riau yang akan dilaksanakan tanggal 14 sampai 15 Februari di pekanbaru nanti,"
sebutnya.
Rusidi berharap, rekan-rekan media massa di Riau ikut mensuport jalannya kegiatan ini. Karena terselenggaranya Pemilu 2014 menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat, termasuk media massa yang memiliki peran cukup besar untuk ikut mensukseskan Pemilu. "Kita harapkan peran media massa yang merupakan mitra kita dalam mensukseskan Pemilu 2014 mendatang," ujarnya.
Rusidi juga menghimbau kepada pelajar dan mahasiswa yang sudah memiliki hak pilih
untuk mendatangi Panwaslu di daerah kabupaten/kota masing-masing. Sambil itu,
petugas di Panwaslu akan mendata pemilih pemula tersebut, sehingga pas pendaftaran
penitia tinggal menghubungi calon Mitra PPL tersebut.
"Sambil menunggu formulir resmi dari kita, diharapkan mahasiswa dan pelajar yang
sudah punya hak pilih mendatangi kantor Panwaslu terdekat, agar petugas kami bisa
mulai mendata," ulas Rusidi. (rls)
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

