Perawatan Mata Kiri Novel Diprediksi Butuh Waktu Lama
RADARPEKANBARU.COM- Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan yang diteror dengan disiram air keras nampaknya harus menjalani proses perawatan yang cukup lama. Terutama untuk memulihkan mata kiri Novel.
"Untuk mata kiri (Novel), dokter menyampaikan dibutuhkan waktu cukup lama untuk pulih," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu (29/4).
Febri menyampaikan, tim dokter melakukan empat tindakan terhadap mata Novel dan satu tindakan lainnya berupa tes membaca huruf dan angka.
Dari serangkaian tindakan tersebut, penglihatan mata kanan dan kiri Novel masih relatif sama. Namun, pertumbuhan selaput putih bagian mata kiri masih berlangsung lambat. Sementara pada bagian mata kanan sudah nampak adanyaa pertumbuhan jaringan kornea.
"Penglihatan mata kanan dan kiri masih telatif sama. Namun pertumbuhan jaringan kornea di mata kanan sudah terjadi di bagian samping kiri dan kanan mata. Sedangkan pertumbuhan selaput putih di mata sebelah kiri masih lambat," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Febri menyampaikan pesan Novel dari Singapura. Novel berterima kasih atas perhatian dan dukungan masyarakat Indonesia kepadanya.
"Diucapkan juga terimakasih terhadap perhatian dan dukungan banyak pihak di Indonesia," katanya.
Novel diketahui diserang oleh dua orang tak dikenal dengan disiram air keras usai menjalani shalat subuh di masjid sekitar rumahnya, Selasa (11/4). Akibat peristiwa ini, dua kelopak mata dan kening Novel mengalami luka serius.
Novel sempat dirawat di ICU RS Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Rumah Sakit Jakarta Eye Centre (JEC) hingga akhirnya dibawa ke salah satu rumah sakit di Singapura pada Rabu (12/4) untuk dirawat intensif.
Fana Suparman/CAH
Suara Pembaruan
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








