Pilkada Pekanbaru 2017, Berikut Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru
RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru hari ini Selasa (25/10/2016) telah melakukan rapat pengundian nomor urut pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota periode 2017-2022 bertempat di Grand Balroom Hotel Pangeran. Rapat pengundian ini digelar setelah keempat pasangan calon dinyatakan lolos pada rapat pleno, Senin (24/10/2016).
Dalam acara itu, masing-masing pasangan didampingi oleh tim suksesnya. Di puncak acara keempat pasangan mengambil tabung berisi nomor urut dan membukanya bersama. Hasilnya, pasangan perseorangan Dr. Syahril-Said Zohrin mendapat nomor urut 1, disusul dengan pasangan Herman Nazar-Deviwarman yang mengantongi nomor urut 2.
Sementara pasangan petahana yang diusung Partai Demokrat, Partai Gerindra dan PKS menempati nomor urut 3, dan pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB, PAN, Nasdem dan Hanura mendapat nomor urut 4.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru Amir Sijaya mengatakan, setelah dilakukan pengundian nomor urut hari ini digelar deklarasi damai sebagai tanda dimulainya proses menuju kampanye yang dilakukan para pasangan calon.
"Pencabutan undian dan penetapan nomor urut diperlukan untuk pemasangan alat peraga kampanye," sampai Amir Sijaya lagi.
Masing-masing pasangan mengaku nomor urut adalah sebagai awal dimulainya proses politik dengan harapan untuk mencari pemimpin baru bagi pembangunan Kota Pekanbaru lebih baik kedepan. ***
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)