Diduga Terlibat Kasus Suap Alih Fungsi Lahan, GPMB Minta Wabup Bengkalis Ditangkap
RADARPEKANBARU.COM-Gerakan Perjuangan Mahasiswa Bengkalis (GPMB) melakukan Aksi damai di Depan Kantor Gubernur Riau Kamis, 14 Juli 2016.
Aksi tersebut dilakukan terkait adanya kasus korupsi Alih Fungsi Lahan di Provinsi Riau yang menyeret sejumlah Pejabat Riau .
Korlap Aksi Romi Saputra mengatakan bahwa dengan telah di tetapkannya beberapa tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) terkait kasus alih fungsi lahan yaitu mantan Gubernur Riau Annas Maamun, Gulat Manurung, Pengusaha Kelapa Sawit serta Edison Marudut Marsadaul Siahaan dari PT. Citra Hokiana Triutama tentu masih ada tersangka lainnya.
"Sebelumnya, KPK telah memanggil 9 orang pejabat Riau sebagai saksi, yang mana salah satunya adalah H.Muhammad ST (Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis), Zainal (Kepala Dinas Kesehatan Indragiri Hulu) , Indra ( Kepala Biro Administrasi Setdaprov Riau) , Cecep (PNS Dinas Kehutanan Riau), welman siagian (Fungsional Dinas Cipta Karya Riau ), Yulwirianto Moesa (mantan Dirut RSUD Arifin Ahmad), drg Yusi Pratiningsih (Dirut Rs.Petala Bumi), Anwar Bet (Mantan Dirut Rsud Arifin Ahmad) dan M.Guntur (Mantan Kepala Biro Pemerintahan Setdaprovriau)" ungkap Romi kepada radarpekanbaru.com Kamis (14/7) di Pekanbaru.
Puluhan Mahasiswa tersebut meminta agar KPK segera menuntaskan persoalan korupsi ini sampai ke akar-akarnya terutama yang menyangkut pejabat Bengkalis yang terlibat dalam kasus tersebut karena tidak ingin lagi ada koruptor di Kabupaten Bengkalis. “ Kita melihat Muhammad yang juga mantan Kepala Dinas Pembangunan Umum Provinsi Riau terindikasi terlibat kasus suap alih fungsi lahan dan korupsi di lingkungan dinas pekerjaan umum Provinsi Riau. Apalagi kami lihat dari berbagai sumber yang menyebutkan Edison telah menyuap Annas Maamun untuk mendapatkan proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Riau. Hal itu terlihat dari banyaknya PT. Citra Hokiana Triutama dengan mudahnya memenangkan tender proyek puluhan milyar rupiah di lingkungan pekerjaan umum pada tahun 2014” tutur Romi dalam orasinya.
Dalam aksi ini GPMB menyampaikan beberapa tuntutan dengan harapan agar dapat direalisasikan oleh KPK diantaranya :
1. KPK segera menangkap seluruh pejabat yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap pengajuan alih fungsi hutan dan korupsi lainnya di wilayah Pemerintah Provinsi Riau.
2. Mendesak KPK untuk segera menetapkan H. Muhammad ST MT (wakil bupati bengkalis) sebagai tersangka korupsi karena di duga terlibat dalam kasus suap perkara alih fungsi lahan dan penyuapan dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum saat menjabat sebagai Kepala Dinas
3. Mendesak para pejabat yang ada di kabupaten bengkalis dan riau umumnya dapat mengundurkan diri apabila sudah jelas-jelas terlibat kasus korupsi
4. tidak ingin lagi ada koruptor di kabupaten bengkalis
"Pergerakan kami tidak akan berhenti sampai disini. Kami akan terus memantau hingga tuntutan kami direalisasikan" tutup Romi. (radarpku)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








