Korupsi Dana Universitas Kepulauan Meranti,
Jaksa Garap 15 Saksi Termasuk Anggota DPRD Meranti Muzammil dan Hafizoh
RADARPEKANBARU.COM-Dugaan korupsi dana Universitas Kepulauan Meranti terus didalami Kejaksaan Negeri Selatpanjang. Sebanyak 15 saksi sudah diperiksa.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Selatpanjang telah memeriksa 15 orang terkait Kasus pembangunan Universitas Kepulauan Meranti (UKM).
15 orang itu dimintai keterangan sebagai saksi atas dugaan tindak pidana korupsi dana hibah yang diperuntukkan untuk pembangunan UKM tersebut.
"Kelima belas orang itu merupakan pengurus yayasan. Dua diantaranya anggota DPRD Meranti yang masih aktif, Muzammil dan Hafizoh,"ungkap Kasi Pidsus Kejari Selatpanjang, Wahyu Hidayat kepada wartawan belum lama ini.
Dalam kasus UKM yang dikelola Yayasan Meranti Bangkit, dalam waktu dekat juga akan ditetap satu tersangka berinisial NA. "Ia juga merupakan saksi kunci atas dugaan tindak pidana korupsi UKM," bebernya.
Anggaran yang digunakan dalam pendirian Universitas Kapulauan Meranti itu menggunakan dana Bansos tahun 2011 sebesar Rp 1,2 miliar.
Anggaran sebesar itu dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp 800 juta, tahap kedua sebesar Rp 400 juta.
"Tahun lalu kami sudah cek alat perlengkapannya dan melakukan inventarisasi. Kami menilai ada mark up dalam pengadaan perlengkapan proyek itu," ungkapnya.
Selain rencana ekspos penetapan tersangka utama, Kejari Selatpanjang juga memeriksa Sekretaris YMB, Elhami Abdullah dan pihak notaris yang dalam hal ini sebagai pembuat akte yayasan tersebut.
"Mereka dipanggil sebagai upaya pembuktian kasus ini. Mengingat beberapa saksi yang mengaku nama mereka dicatut sebagai pengurus yayasan," ungkapnya.(rtc/radarpku)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








