Banyak Masyarakat Tak Menyangka, Suparman Jadi Tersangka Kasus Suap
RADARPEKANBARU.COM-Pasca penetapan Suparman sebagai tersangka oleh KPK perkara korupsi dugaan suap pembahasan RAPBD Riau 2014-2015, banyak masyarakat kaget dan tidak percaya.
Suparman, Bupati Rohul terpilih periode 2016-2021 ditetapkan sebagai tersangka baru oleh KPK bersamaan dengan mantan Ketua DPRD Riau periode 2009-20014, Johar Firdaus, Jumat (8/4) lalu. Sebelumnya, KPK sudah menetapkan Gubernur Riau non aktif Annas Maamun dan Ahmad Kirjauhari sebagai tersangka dengan perkara serupa.
Sehari setelah Suparman ditetapkan sebagai tersangka, tidak sedikit masyarakat mempertanyakan soal kebenaran berita tersebut. Dan tidak sedikit pula masyarakat memberikan dukungan ke Suparman agar tabah menjalani perkara yang tengah menjeratnya.
Sikap pro kontra di kalangan masyarakat bukan hanya terjadi di media sosial. Namun juga jadi bahan obrolan masyarakat.
Meri misalnya. Warga Pasir Putih Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah ini sempat tak percaya mendengar kabar jika Suparman telah ditetapkan tersangka oleh KPK.
Ia bahkan menyayangkan, mengapa KPK baru menetapkan Suparman sebagai tersangka setelah dirinya terpilih sebagai Bupati Rohul periode 2016-2021.
"Mengapa tidak sebelum Pilkada ditetapkan sebagai tersangka? Kan kasihan Pak Parman kalau begini, sudah jabatan dipertaruhkan (Ketua DPRD Riau), belum lagi banyak uang dikeluarkan" kesal Meri Minggu, 10 April 2016.
"Kami juga bingung, siapa Bupati kami nanti?" ujar Meri.
Menanggapi Suparman ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Wakil Ketua DPRD Rohul dari Fraksi Golkar, Zulkarnain meminta masyarakat Rohul untuk tetap tenang.
Menurut dirinya, Suparman ditetapkan sebagai tersangka baru sebatas pemberitaan, sebab surat resminya belum diterima oleh Suparman.
"Jadi masyarakat jangan terpengaruh, tetap tenang" ujar Zulkarnain kepada wartawan Sabtu (9/4).
Zulkarnain menambahkan, terkait pemberitaan ditetapkannya Suparman sebagai tersangka oleh KPK, tentu harus dikroscek kebenarannya. Dan jika benar, ia meminta masyarakat menyerahkan masalah itu ke aparat penengak hukum.
"Biar penegak hukum yang bekerja. Kita di sini (di Rohul) harus menjaga keadaan agar tetap kondusif. Yang jelas seluruh masyarakat harus tenang dan jangan terpengaruh" imbau Zulkarnain.
Sebelumnya, Suparman juga sempat terkejut jika dirinya dan Johar Firdaus ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Apalagi dirinya belum menerima pemberitahuan resmi dari KPK. Suparman mengakui ia akan menjalani perkara yang sedang menimpanya tersebut. (rls/rit)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








