PILIHAN +INDEKS
Rakyat Dirugikan, MK Diminta Tegas
Zaini Ali
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com)- Belum adanya kejelasan dari Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai gugatan Pilkada Riau putaran kedua yang diajukan Herman Abdullah-Agus Widayat akan merugikan masyarakat Riau.
Pasalnya, dengan tidak adanya gubernur Riau definitif maka program kerja dan pembangunan untuk masyarakat tidak akan maksimal. Sebab, penjabat gubernur tidak punya program kerja seperti gubernur Riau.
"Dalam kondisi ini rakyat yang dirugikan. Penjabat sementara itu tak punya program kerja. Jadi, daerah yang dirugikan," ujar pengamat politik Zaini Ali kepada wartawan.
Karena itu, menurutnya MK harus segera mendudukan persoalan sengketa Pilkada Riau putaran kedua.
"Kalau MK melihat ada perosaalan, silahkan diproses," ujarnya.
Namun Zaini yakin, persoalan ini hanya karena kesibukan MK dengan agenda-agenda sidang sehingga belum memastikan 'sengketa' Pilkada Riau putaran kedua.
"Jangan sampai gara-gara main politik pelayanan kepada masyarakat diabaikan. MK harus melihat ini. Jangan sampai pemerintah merugikan rakyat, karena pemerintah dibentuk untuk melayani rakyat," tegasnya. (prc)
Editor : Ahmad Adryan
Pasalnya, dengan tidak adanya gubernur Riau definitif maka program kerja dan pembangunan untuk masyarakat tidak akan maksimal. Sebab, penjabat gubernur tidak punya program kerja seperti gubernur Riau.
"Dalam kondisi ini rakyat yang dirugikan. Penjabat sementara itu tak punya program kerja. Jadi, daerah yang dirugikan," ujar pengamat politik Zaini Ali kepada wartawan.
Karena itu, menurutnya MK harus segera mendudukan persoalan sengketa Pilkada Riau putaran kedua.
"Kalau MK melihat ada perosaalan, silahkan diproses," ujarnya.
Namun Zaini yakin, persoalan ini hanya karena kesibukan MK dengan agenda-agenda sidang sehingga belum memastikan 'sengketa' Pilkada Riau putaran kedua.
"Jangan sampai gara-gara main politik pelayanan kepada masyarakat diabaikan. MK harus melihat ini. Jangan sampai pemerintah merugikan rakyat, karena pemerintah dibentuk untuk melayani rakyat," tegasnya. (prc)
Editor : Ahmad Adryan
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

