• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1921 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4254 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4259 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4208 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4322 Kali

  • Home
  • Opini

Bunda, Didiklah Anak Sesuai Fitrahnya

Redaksi Radarpku

Senin, 21 September 2015 16:10:24 WIB
Cetak
Bunda, Didiklah Anak Sesuai Fitrahnya
Ilustrasi

Oleh: Yana Nurliana

Saya mendengarkan 'sekilas info' di radio streaming bahwa Angelina Jolie dan Brad Pitt membawa anaknya ke psikiater karena perkembangan jiwa tomboy anak cewek 9 tahunnya makin memprihatinkan. Masak sih?

Setahu saya, lewat media juga, bahwa Jolie adalah orang yang paling bertanggung jawab 'mendandani' anaknya seperti lelaki sejak usia 4 tahun. Saya langsung buru-buru searching berita dari media berbahasa Inggris.

Ternyata berita yang seliweran di media online, malah semakin mendukung dugaan saya. Jolie Pitt sedang mendukung anaknya menjadi anak laki-laki, senyaman-nya. Duh! Bahkan di salah satu penampilan terbaru keluarga mereka, Pitt, secara perdana meminta media dan masyarakat mengganti sapaan nama Shiloh, gadis 9 tahun itu menjadi John, seperti nama yang diinginkan anaknya tersebut.

Media barat serempak memberi apresiasi, apalagi para komunitas LGBT. Mereka malah membuat istilah baru "TranKid" (Banci Cilik) untuk mendukung Jolie Pitt sebagai orangtua paling toleran dalam mendidik anak-anaknya menjadi yang mereka inginkan. Gleks! Bahkan media populer Inggris Telegraph.co.uk membuat ulasan yg lebih banyak mengutip komentar para aktifis gender yang tentu saja 'mendikte' pembaca untuk mendukung metode parenting 'gila' pasangan ini.

Sayangnya isu pertumbuhan anak cewek tomboy, atau anak cowok melambai bukan hal yang baru di Indonesia bahkan mungkin di lingkungan kita. Di gang Kampung Baru, Balikpapan, kampung kelahiran saya, sekitar tahun 90an, ada 2 anak perempuan yang DIBIARKAN tumbuh dan bergaya laki-laki. Awalnya dianggap lucu saat balita. Ya lucu. Anak cewek kok berdandan cowok. Dan sekarang kedua gadis kecil itu tumbuh dewasa dan resmi menjadi seorang Lesbian. Perawakan, gaya, dandanan, sangat lelaki. Sedihnya.

Tetangga kami di Jombang, anak perempuan 5 tahun, setiap hari berdandan dan bergaya laki-laki. Baju dan mainan yg dikenakan sehari-hari sangat 'lelaki'. Termasuk, ia lebih jago mengocek bola sepak daripada Thoriq, anak laki-laki saya. Karena dia marah dibilang cantik, maka saya semakin memanggilnya cantik setiap ketemu.

"Hey cantik, bonekanya mana? Ke rumah ummi yuk! Ummi banyak boneka. Nanti ummi kasih.” Dan biasanya dia akan ngambek, dan melengos.

"Emoh! Aku sukanya Bal-bal-an." (Gak mau, aku sukanya main bola).

Lucu? Iya, sekarang. Setiap bertemu ibunya, kalimat pembelaan dirinya selalu sama.

"Anaknya gak mau dipakein baju cewek ehh, ngamuk. Semua baju yang saya belikan akhirnya kemeja sama jeans cowok.”

Saya dan suami biasanya melongo. Bagaimana bisa anak 5 Tahun sudah begitu powerfull-nya mengintimidasi orangtua memenuhi semua keinginannya.

Ini baru 5 tahun lho buuun! Saat usia segitu saja bunda tidak bisa berbuat apa-apa pada semua permintaannya. Lalu, apa yang bunda harapkan di usia remajanya? Karena pasti saat berdebat dan berargumen, akan lebih canggih dari sekarang? Bahkan saat berbeda ekstrim, dia bisa minggat. Kecuali memang, Bunda menginginkan dia tumbuh dan menjadi lelaki. Parahnya, Bunda pun mengharapkan gadis kecil itu kelak menikah dengan sesama wanita dan sungkem di lutut bunda saat pernikahan diiringi musik romantis. Persis seperti yang terjadi di Bali.

Entahlah. Naudzubillah mindzalik.

(voa-islam.com)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Opini

Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:43:12 WIB

Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.

Opini

RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung

Ahad, 04 Mei 2025 - 07:31:35 WIB

Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.

Opini

Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital

Rabu, 30 April 2025 - 20:18:01 WIB

Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.

Opini

Harmonis Kepala Daerah dan Wakil

Sabtu, 15 Maret 2025 - 07:12:10 WIB

Harmonis Kepala Daerah dan WakilOleh: Azmi bin RozaliDalam .

Opini

Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas

Senin, 10 Juni 2024 - 22:41:34 WIB

Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.

Opini

Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.

Senin, 10 Juni 2024 - 19:47:18 WIB

KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com