• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2433 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2369 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2401 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2370 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2376 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain

Redaksi Radarpku

Senin, 15 Juni 2026 08:42:17 WIB
Cetak
Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain

RADARPEKANBARU.COM - DI era media sosial seperti sekarang, salah satu penyebab terbesar hilangnya kebahagiaan bukanlah kemiskinan, kegagalan, atau keterbatasan.

Penyebab yang sering merampas ketenangan hati itu justru saat kita  membiasakan diri, membandingkan hidup kita dengan kehidupan orang lain.
 

Kita melihat seseorang punya jabatan strategis, memiliki rumah megah, mobil mewah, dikelilingi wanita, bisnis yang maju dan berkembang.

Atau keluarga yang tampak harmonis dan bahagia karena bergemilangnya harta. Seketika hati meradang, maaf seperti cacing kepanasan. Dari itulah benih iri hati mulai tumbuh dan mulai merasuki jiwa.

Padahal, setiap manusia saat terlahir di muka bumi ini, telah memiliki takdir, jalan hidup dan rezekinya masing-masing. Allah SWT tak pernah salah dalam memberikan rezeki dan karunia-Nya kepada setiap hambanya.

Mungkin ada yang diberi kekayaan, ada yang diberi kesehatan, kecerdasan, ada yang diberi keluarga harmonis. Ada pula yang sukses di usia muda, dan ada pula yang mencapai puncak kesuksesan setelah melewati usia senja.

Rasa iri dengki biasanya muncul ketika kita hanya melihat hasil akhir dari pengorbanan dan perjuangan seseorang, tanpa memahami perjalanan pahit yang mengantarkannya menuju pintu kesuksesan.

Tak hanya itu juga, kita juga sering menyaksikan seseorang tersenyum di atas panggung kesuksesan, tapi tidak melihat malam-malam panjang yang ia habiskan untuk bekerja keras dan salat tahajud.

Kita hanya melihat rumah megahnya, tapi tidak menyaksikan bagaimana ia berjuang menghadapi berbagai kegagalan, tekanan batin, hutang, air mata, dan keluar dari zona nyaman.

Ingat kesuksesan yang tampak indah dari kejauhan, itu sering kali dibangun di atas cucuran keringan dan air mata, yang semua itu tak terlihat oleh mata.

Karena itu, membandingkan hidup kita dengan orang lain hanya membuat kita menderita lahir dan batin. 

Sebab rasa iri dan dengki itu, hanya akan menjadi racun bagi kehidupan kita sendiri. 

Ironisnya lagi, orang yang kita iri tidak kehilangan apa pun. Sebaliknya, kamu yang iri akan semakin stres, cemas, gelisah. 

Sedangkan orang yang sukses dan bahagia itu tengah tenang dan menikmati traveling ke berbagai daerah. Hehehe...

Racun Iri Hati

Ketika kita iri, hati dan pola pikir menjadi sempit. Pikiran dipenuhi prasangka buruk.Tidur tidak nyenyak. Hidup selalu diselimuti kekurangan.

Padahal Allah itu telah melimpahkan begitu banyak nikmat yang selama ini tidak pernah kita syukuri.

Di kutip dalam buku ilmu psikologi modern, biasnya kebiasaan membandingkan diri secara terus-menerus disebut social comparison. 

Banyak penelitian menunjukkan bahwa perilaku ini dapat mengakibatkan kita stres, cemas, rasa rendah diri, bahkan depresi. 

Sementara rasa syukur yang terbukti mampu meningkatkan kebahagiaan, ketenangan, optimisme, dan kesehatan mental seseorang. Malah diabaikan.

Karena itu, jika kita melihat dan menatap orang lain mendapatkan rezeki yang lebih besar, kesuksesan yang lebih tinggi, atau harta yang lebih baik, cobalah melihatnya secara utuh dan objektif.

Oleh karena itu, ketika ingin berhasil dan sukses, maka bersediakah kita menerima seluruh perjuangan, kegagalan, luka, dan penderitaan yang pernah ia alami?

Banyak orang ingin hasilnya saja, tapi tidak siap menjalani prosesnya. Kebanyakan orang  ingin panennya, tapi enggan menanam.

Mereka ingin cahaya lampu panggung, namun tak ingin melewati gelapnya latihan dan pengorbanan.

Karena itu, langkah yang tepat mengubah rasa iri menjadi inspirasi. Maka salah satunya katakan dalam hati:

"Jika Allah mampu memberi kepadanya, maka Allah juga pasti mampu memberikan kepadaku, hanya dengan cara dan waktu yang berbeda."

Kalimat sederhana itu mampu mengubah penyakit hati menjadi energi positif. Alih-alih merasa kalah, kita akan termotivasi untuk terus memperbaiki diri.

Alih-alih kecewa, kita akan semakin yakin bahwa setiap orang memiliki waktunya masing-masing dan  kelebihan maupun kekurangan.

Ingat, matahari tak pernah iri kepada bulan karena bersinar di malam hari. Bulan pun sama tidak iri kepada matahari karena menerangi siang hari. 

Keduanya memiliki tugas dan waktu yang berbeda, namun sama-sama memberi manfaat bagi alam semesta ini

Begitu pula manusia.Kita tidak harus menjadi seperti orang lain untuk menjadi berharga. Namun kita perlu menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri.

Ketika rasa iri mulai datang, berhentilah sejenak. Ambillah air wudhu dan sholat. Tenangkan hati. Perbanyak istigfar dan solawat. Meminta doa kepada orang tua sebagai senjata pamungkas dan jimat utama.

Tak lupa bersyukurlah atas nikmat yang telah dimiliki. Lalu angkat kedua tangan dan berdoalah kepada Allah yang maha kuasa di atas segala galanya.

Berdoalah dengan penuh keyakinan dan jangan ragu ragu, karena tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Sesungguhnya kebahagiaan bukan terletak pada seberapa banyak yang kita miliki, untuk dibandingkan orang lain.

Kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan kita menerima dengan ikhlas dan lapang dada, mensyukuri, dan memaksimalkan apa yang telah Allah titipkan kepada kita.

Sebab orang yang paling kaya bukanlah yang memiliki harta semata, melainkan orang yang mampu merasa cukup atas apa yang dimilikinya.

Dan orang yang paling bahagia bukanlah mereka yang hidupnya paling sempurna, melainkan yang hatinya diselimuti rasa syukur dalam setiap keadaan yang kita jalani. Semoga dan tetap semangat.(rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Ketika Umat Nabi Muhammad Menjadi Saksi bagi Umat Nabi Nuh di Hari Kiamat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:26:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Umat.

Dakwatuna

Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:06:34 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sejumlah peperangan besar terja.

Dakwatuna

Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:44:08 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Umat.

Dakwatuna

Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:54:39 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Ketika Rasulullah Diminta Menetapkan Harga Akibat Barang-barang Jadi Mahal

Selasa, 09 Juni 2026 - 10:00:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Shalawat, Amalan Ringan yang Mendatangkan Rahmat dan Keberkahan

Senin, 08 Juni 2026 - 09:41:08 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
15 Juni 2026
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
15 Juni 2026
BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG
15 Juni 2026
Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain
15 Juni 2026
Total 12 Jemaah Haji Riau Meninggal Selama Penyelenggaraan Haji 202
15 Juni 2026
Jepang Buyarkan Kemenangan Belanda, Skor Berakhir 2-2
15 Juni 2026
Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar
13 Juni 2026
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia
13 Juni 2026
Kejari Pekanbaru Masih Buru Dua Tahanan yang Kabur Saat Akan Jalani Sidang
13 Juni 2026
Polda Riau Ungkap Kasus Begal hingga Curanmor, 15 Kendaraan Hasil Curian Disita
13 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
  • 2 Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
  • 3 BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG
  • 4 Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain
  • 5 Total 12 Jemaah Haji Riau Meninggal Selama Penyelenggaraan Haji 202
  • 6 Jepang Buyarkan Kemenangan Belanda, Skor Berakhir 2-2
  • 7 Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com