Shalawat, Amalan Ringan yang Mendatangkan Rahmat dan Keberkahan
RADARPEKANBARU.COM - Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW bukan sekadar ungkapan cinta dan penghormatan, melainkan juga amalan yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT. Sejumlah hadis menjelaskan bahwa shalawat menjadi sebab turunnya rahmat, diampuninya dosa, diangkatnya derajat, bahkan menjadi salah satu kunci agar doa seorang hamba diterima dan sampai kepada Allah SWT.
Karena itu, para ulama senantiasa menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak shalawat dalam kehidupan sehari-hari. Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Tidak ada salah seorang di antara kamu yang mengucapkan salam kepadaku sesudah aku mati, melainkan Malaikat Jibril datang kepadaku seraya mengucapkan 'Wahai Muhammad, si Fulan bin Fulan mengucapkan salam untukmu,' maka aku menjawab 'Waalaihis-salamu wa rahmatullahi wa barakatuh'."
Muhammad bin Al Fadl menceritakan dengan sanadnya dari Said bin Al Musayyab, ia berkata, "Umar berkata bahwa ia mendengar doa itu ditahan di antara langit dan bumi, tidak akan dapat naik, sehingga dibacakan shalawat atas Nabi Muhammad SAW."
Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW naik ke atas mimbar lalu mengucapkan "Aamiin." Kemudian naik lagi dan mengucapkan "Aamiin." Kemudian naik lagi mengucapkan "Aamiin."
Kemudian beliau duduk, lantas Mu'adz bin Jabal bertanya kepada Rasulullah SAW, "Kenapa engkau naik ke atas mimbar lalu mengucapkan aamiin tiga kali?"
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jibril datang kepadaku dan berkata 'Wahai Muhammad, siapapun yang mendapatkan bulan Ramadhan, namun ia tidak diampuni dosanya, lalu ia mati dan masuk neraka, maka Allah menjauhkannya (dari rahmat-Nya)'. Aku mengucapkan aamiin."
"Jibril berkata lagi 'Siapapun yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya dan dia tidak berbuat baik kepada keduanya, lalu dia mati dan masuk neraka, maka Allah menjauhkannya (dari rahmat-Nya)'. maka aku mengucapkan aamiin."
"Jibril berkata lagi 'Siapapun yang disebutkan namaku di dekatnya, namun ia tidak membacakan shalawat atasku, lalu ia mati dan masuk neraka, maka Allah menjauhkannya (dari rahmat-Nya)'. Aku mengucapkan aamiin."
Diriwayatkan dari Muhammad bin Al Munkadir dari Jabir bin Abdullah dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, "Siapapun yang membacakan shalawat untukku pada satu hari seratus kali, maka Allah akan memenuhi seratus hajatnya, 70 di antaranya nanti di akhirat, dan 30 di dunia."
Dari Said bin Umair Al Anshari, ia termasuk orang yang mengikuti perang badar, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapapun di antara umatku yang membacakan shalawat atasku satu kali dengan ikhlas dari lubuk hatinya, maka Allah menurunkan sepuluh rahmat kepadanya, mengangkat sepuluh derajat kepadanya, dan menghapus sepuluh kesalahannya."(rep)
Sabar di Kala Sakit
RADARPEKANBARU.COM - Tak selamanya penyakit harus disesali. Sebab, kehadirannya .








