• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3430 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3413 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3385 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3441 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3403 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Mengapa Rasulullah Berjalan di Pasar?

Redaksi Radarpku

Kamis, 07 Mei 2026 09:29:46 WIB
Cetak
Mengapa Rasulullah Berjalan di Pasar?

RADARPEKANBARU.COM - Para rasul Allah, termasuk Nabi Muhammad SAW, melakukan jual-beli di pasar. Dalam hal ini, mereka seperti layaknya manusia biasa.

Pasar terdiri atas semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan dan keinginan tertentu yang sama, yang mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan itu. Dahulu, pasar merupakan tempat pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang-barang mereka.

Ekonom menggunakan istilah pasar untuk mengacu pada sekumpulan pembeli dan penjual yang melakukan transaksi atas produk atau kelas produk tertentu. Alhasil, muncul istilah pasar kambing, pasar sapi, pasar perumahan, pasar tenaga kerja, dan lain-lain.

Yang dimaksud dengan produk itu dapat berupa barang, jasa, atau informasi. Pelaku bisnis menggunakan istilah pasar untuk mengelompokkan pelanggan sehingga pasar dapat terdiri atas pasar konsumen, pasar komunitas dan pasar industri. Adapun pemasar memandang penjual sebagai industri dan pembeli sebagai pasar.

Alquran menyebut bahwa para rasul Allah berjalan di pasar-pasar. "Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, 'Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia'" (QS al-Furqan: 7).

Menurut Ibnu Katsir, ayat tersebut menceritakan sikap kepala batu orang-orang kafir yang mengingkari kenabian Rasulullah SAW dengan argumentasi dan alasan yang sederhana serta menertawakan. Akal dan pikiran mereka tidak bisa menerima bahwa seorang utusan Allah adalah manusia biasa seperti mereka, yakni yang memakan makanan dan berjalan masuk-keluar pasar untuk mencari nafkah.

Al-Maraghi menafsirkan ayat tersebut bahwa Allah menceritakan kaum musyrikin menyebut sifat-sifat yang menurut mereka menyebabkan Rasulullah SAW tidak dapat menjadi utusan Allah. Seakan-akan mereka berkata, "Apa yang melebihkannya (Muhammad SAW) atas kita dan membuatnya mengaku-aku kenabian, sedangkan dia makan seperti kita makan dan dia minum sebagaimana kita? Dia berjalan di pasar-pasar untuk mencari rezeki, sebagaimana kita melakukannya. Jadi, dia seperti kita juga."

Menurut mereka, seorang rasul tidak makan, tidak minum, dan tidak mencari rezeki. Seakan-akan mereka berkata, ”Mengapa tidak diberi kelebihan (kenabian) atas kita?”

Dalam menafsirkan ayat di atas, Abu Ja’far menyatakan, seakan-akan orang-orang musyrik berkata, dengan nada meledek, "Mengapa tidak dijatuhkan kepadanya (Muhammad SAW) harta dari emas dan perak, sehingga tidak perlu bersusah payah mencari kehidupan?"

Pada intinya, orang-orang kafir nan musyrik itu berkata demikian tidak lain disebabkan oleh kelemahan dan kepicikan otak. Sebab, perbedaan para rasul dengan manusia lainnya tidak terletak pada perkara-perkawa indrawi, melainkan sifat-sifat ruhaniah dan kejiwaan. Allah membuat jiwa para utusan-Nya bersih.

Tak berdosa

Semula, para sahabat Nabi Muhammad SAW merasa berdosa apabila mereka melakukan pekerjaan duniawi pada waktu musim haji. Alhasil, banyak orang Muslim itu menutup warung-warung dan toko-toko mereka.

Kemudian, Allah memberi tahu mereka, melalui Nabi-Nya, bahwa berdagang untuk mencari kemurahan Allah diperbolehkan jika diikuti dengan keikhlasan dalam melaksanakan ibadah haji.

Sejak zaman Jahiliyah, Baitullah di Makkah memang marak didatangi orang-orang dari pelbagai penjuru Jazirah Arab, terlebih pada musim haji. Dzul Majaz dan Ukazh adalah beberapa titik yang kerap menjadi pusat bisnis pada tiap bulan haji.

Ketika Islam datang, seakan-akan kaum Muslimin tidak menyukai hal itu hingga turun wahyu dari-Nya, yakni Alquran surah al-Baqarah ayat ke-198. Artinya, "Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu. Maka apabila kamu bertolak dari Arafah, berdzikirlah kepada Allah di Masy’arilharam. Dan berdzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepadamu, sekalipun sebelumnya kamu benar-benar termasuk orang yang tidak tahu."

Tenanglah hati kaum Muslimin saat ayat itu turun pada musim haji. Jelaslah bahwa berusaha mencari rezeki yang halal selama mengerjakan haji adalah dibolehkan. Itu selama usaha tersebut dilakukan secara sambilan, bukan menjadi tujuan. Hal yang pokok adalah mengerjakan ibadah haji dengan penuh takwa kepada Allah dan dengan hati yang tulus-ikhlas.(rep)

 


 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:58:54 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Allah SWT memerintahkan manusia.

Dakwatuna

Rasulullah SAW Perlakukan Ahli Maksiat dengan Bijak dan Kasih Sayang, Bagaimana dengan Kita?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:56:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Islam bukanlah agama yang menga.

Dakwatuna

Kala Umar Kejar Sendiri Unta Baitul Mal yang Terlepas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:34:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Apa yang dilakukan seorang pemi.

Dakwatuna

Sifat Tercela yang Dibenci Allah SWT, Sebagian Besar Banyak Dijumpai Saat Ini

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:24:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Banyak ayat Alquran dan hadis y.

Dakwatuna

Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 09:52:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Setiap orang pasti mendambakan .

Dakwatuna

Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Jumat, 07 Agustus 2026 - 09:06:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu hari, Nabi Muhammad .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
13 Agustus 2026
DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
13 Agustus 2026
Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
13 Agustus 2026
Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga
13 Agustus 2026
Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
13 Agustus 2026
MK Putuskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dilaporkan Korban Langsung
13 Agustus 2026
Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025
12 Agustus 2026
Ratusan Gram Emas Dari Toko Emas Syafira Disita, Diduga Terkait PETI Kuansing
12 Agustus 2026
Program Magang Nasional 2026 Dimulai, Cek 6 Hak Wajib Peserta
12 Agustus 2026
Sikap Banding Abdul Wahid Menggantung, PN Pekanbaru: Harusnya Mereka Tegas!
12 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
  • 2 DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
  • 3 Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
  • 4 Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga
  • 5 Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
  • 6 MK Putuskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dilaporkan Korban Langsung
  • 7 Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com