• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3435 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3418 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3390 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3446 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3408 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Tanda Kezaliman Intelektual

Redaksi Radarpku

Kamis, 16 April 2026 09:52:28 WIB
Cetak
Tanda Kezaliman Intelektual

RADARPEKANBARU.COM - Sejatinya, kedudukan ilmu ('ilm) dan orang berilmu ('aalim) dalam Islam sangat mulia. Ketika ayat-ayat Alquran merangkai kata iman dan amal saleh (amanuu wa 'amilish-shalihat), maka di antara keduanya ada ilmu.

Sebab, ilmu yang mentransformasikan iman dalam kalbu menjadi amal saleh dalam kehidupan. Tanpa ilmu, iman akan melahirkan amal sayyi'ah (buruk). Oleh karenanya, setiap Muslim wajib menuntut ilmu, baik ilmu keagamaan maupun kemanusiaan dan kealaman (HR Ibnu Majah).

Dalam buku Inilah Rasulullah SAW yang ditulis Salman Al-Audah mengutip riwayat dari Abu Darda' RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang meniti jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkannya jalan ke surga. Sesungguhnya para malaikat merendahkan sayapnya sebagai tanda ridha bagi penuntut ilmu.

Bagi orang berilmu akan diminta ampunan oleh penduduk langit dan bumi hingga ikan di dasar lautan. Keutamaan seorang alim dibanding ahli ibadah seperti rembulan pada malam purnama atas seluruh bintang. Ulama adalah pewaris para nabi dan mereka tidak mewariskan dinar ataupun dirham, dan hanya mewariskan ilmu. Maka, siapa saja yang mengambilnya maka ia telah memperoleh bagian yang banyak" (HR at-Tirmidzi).

Dalam pandangan dunia Islam, ilmu bukanlah untuk ilmu semata atau bebas nilai, tetapi ilmu harus bermakna dan berpihak pada kebenaran dan kebaikan. Sebab, ilmu bersumber dari Zat Yang Mahabenar dan Mahabaik, yakni Allah SWT.

Manakala ilmu didapatkan dengan cara salah (manipulatif) yang bertentangan kaidah ilmiah dan digunakan untuk menindas umat manusia dan lingkungan alam, maka terjadi kezaliman intelektual.

Sikap kemunafikan selalu menimbulkan kezaliman intelektual dalam tindakan yang destruktif terhadap tatanan sosial dan alam. Data atau hasil penelitian bukan lagi didasarkan pada objektivitas, tetapi sesuai subjektivitas penguasa atau pemilik modal.

Kezaliman intelektual kadang tidak telihat secara kasat mata, akan tetapi wujudnya mencederai dan menghancurkan kehidupan umat manusia.

Setidaknya, kezaliman intelektual dapat dibagi tiga macam.

Pertama, ilmu yang tak diajarkan. Ketika seorang berilmu, tetapi enggan mengajarkan. Maka, ia telah berlaku zalim terhadap dirinya dan orang yang berhak menerimanya.

Ia khawatir tidak mendapat apresiasi jika orang lain lebih pandai. Ilmunya tidak mendatangkan kebaikan bahkan menimbulkan dosa.

Ketiga, ilmu yang disalahgunakan. Orang pintar yang tidak punya rasa kemanusiaan (integritas moral, adab) akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan duniawi (ketenaran, kekayaan, dan kekuasaan).

Kepintaran hanya digunakan untuk menipu, merekayasa kebijakan, dan keputusan hukum demi kepentingan pribadi dan kroni. Data dan informasi yang diperoleh dimanipulasi agar layak dijadikan pijakan, tapi dikemas seakan kebebaran.

Ketika hakim Mahkamah Konstitusi memutuskan syarat calon presiden dan wakil presiden, lalu dinyatakan melanggar etik oleh Majelis Kehormatan, maka perilaku hakim tersebut merupakan kezaliman intelektual, sebab mengkhianati adab keilmuan.

Abdullah bin Mas'ud RA berkata, "Seandainya ahli ilmu menjaga ilmu dan meletakkan pada ahlinya, niscaya akan memelihara penduduk zamannya. Akan tetapi, mereka menyerahkan kepada ahli dunia untuk memperoleh harta, sehingga merendahkan diri di hadapan ahli dunia."

"Barang siapa yang ditanya mengenai suatu ilmu dan ia menyembunyikannya, maka Allah akan memasukkan tali kekang dari api ke dalam mulutnya pada hari kiamat." (HR Abu Daud).

Mengajarkan ilmu (tarbiyah dan dakwah) adalah kewajiban setiap Muslim. Nabi SAW bersabda, "Sampaikan dariku walau hanya satu ayat dan ceritakanlah kisah-kisah dari Bani Israil, sebab itu tidak mengapa." (HR Bukhari).

Kedua, ilmu yang tak diamalkan. Betapa merugi orang yang mengajarkan ilmu tapi tidak mengamalkan. Ia pandai berdebat hingga mengundang decak kagum khalayak ramai.

Ilmunya tinggi melangit tapi tidak membumi. Allah SWT murka kepada orang yang pandai bicara tapi tak melakukan (QS ash-Shaf [61]: 2-3).

Nabi SAW berpesan, "Barang siapa menuntut ilmu untuk mendebat orang-orang bodoh, menyaingi para ulama, atau memalingkan wajah-wajah manusia kepadanya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam neraka" (HR Turmidzi).

Demikian juga orang yang menyuruh berbuat baik tapi tidak menjalankannya. "Perumpamaan seorang alim yang mengajarkan kebaikan kepada manusia tapi ia melupakan dirinya sendiri, laksana lilin yang menerangi orang sambil membakar dirinya" (HR Thabrani).

Pepatah Arab mengatakan, "Ilmu yang tak diamalkan bagaikan pohon tak berbuah." Pohon rindang hanya indah dipandang dan tempat berteduh di kala terik matahari, tapi tidak memberikan buah bagi orang yang berlalu. Sebenarnya, mereka telah berlaku zalim terhadap dirinya sendiri.(rep)

 


 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:58:54 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Allah SWT memerintahkan manusia.

Dakwatuna

Rasulullah SAW Perlakukan Ahli Maksiat dengan Bijak dan Kasih Sayang, Bagaimana dengan Kita?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:56:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Islam bukanlah agama yang menga.

Dakwatuna

Kala Umar Kejar Sendiri Unta Baitul Mal yang Terlepas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:34:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Apa yang dilakukan seorang pemi.

Dakwatuna

Sifat Tercela yang Dibenci Allah SWT, Sebagian Besar Banyak Dijumpai Saat Ini

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:24:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Banyak ayat Alquran dan hadis y.

Dakwatuna

Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 09:52:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Setiap orang pasti mendambakan .

Dakwatuna

Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Jumat, 07 Agustus 2026 - 09:06:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu hari, Nabi Muhammad .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
13 Agustus 2026
DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
13 Agustus 2026
Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
13 Agustus 2026
Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga
13 Agustus 2026
Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
13 Agustus 2026
MK Putuskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dilaporkan Korban Langsung
13 Agustus 2026
Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025
12 Agustus 2026
Ratusan Gram Emas Dari Toko Emas Syafira Disita, Diduga Terkait PETI Kuansing
12 Agustus 2026
Program Magang Nasional 2026 Dimulai, Cek 6 Hak Wajib Peserta
12 Agustus 2026
Sikap Banding Abdul Wahid Menggantung, PN Pekanbaru: Harusnya Mereka Tegas!
12 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
  • 2 DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
  • 3 Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
  • 4 Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga
  • 5 Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
  • 6 MK Putuskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dilaporkan Korban Langsung
  • 7 Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com