• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2831 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2786 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2788 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2773 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2773 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Rahasia Isra Miraj

Redaksi Radarpku

Senin, 02 Februari 2026 08:48:49 WIB
Cetak
Rahasia Isra Miraj

RADARPEKANBARU.COM - "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS al-Isra': 1)

Setiap menjelang bulan Ramadhan, umat Islam disuguhkan peringatan peristiwa Isra Mi'raj. Bukan sesuatu yang kebetulan jika peristiwa Isra Mi'raj terjadi pada 27 Rajab, sebulan lebih menjelang Ramadhan tiba.

Setidaknya kita diingatkan ada dua malam penting yang diunggulkan dalam Alquran, yaitu malam Isra Mi'raj, malam yang "melangitkan" manusia untuk kemudian "dibumikan" kembali, dan malam Lailatul Qadar, yaitu malam turunnya Alquran untuk melangitkan manusia. Dengan kata lain, malam Lailatul Qadar membumi untuk melangitkan dan malam Isra Mi'raj melangit untuk membumikan.

Ayat tersebut diawali dengan kata subhana (Masa Suci), yang dalam kaidah tafsir dikatakan jika ada surah atau ayat diawali dengan kata subhana pasti ada informasi yang di dalamnya tidak bisa dijangkau akal pikiran (la majal li al-'aql). Nyatanya Isra Mi'raj tidak bisa dijangkau akal pikiran hingga saat ini. Mungkin Isra dalam arti perjalanan horizontal dari Masjidil Haram, Makkah ke Masjidil Aqsha, Palestina, bisa dianalisa secara logika dengan membandingkan kecepatan pesawat supersonik tercepat. Tetapi Mi'raj dalam arti berangkat dari Palestina menuju Sidratul Muntaha, sama sekali tidak akan pernah dijangkau akal pikiran.

Kata asra (memperjalankan) dalam bentuk fi'il yang melazimkan maf'ul (muta'addi) mengisyaratkan, bukan Nabi Muhammad melainkan Allah SWT yang pro-aktif dalam perjalanan tersebut. Jika demikian, maka tidak perlu kita mempersoalkan proses dan cara Nabi melakukan Isra Mi'raj. Bukankah jika Raja Saudi mengundang seseorang untuk haji secara total difasilitasi, mulai dari tiket, hotel, sampai pakaian ihram dan kebutuhan mikro lainnya.

Allah SWT menggunakan kata bi 'abdihi (hamba-Nya) yang mengisyaratkan, yang bisa melakukan Mi'raj bukan hanya Nabi Muhammad SAW, tetapi siapa pun yang merasa hamba berpotensi untuk Mi'raj. Bukankah Nabi pernah bersabda, Al-shalah mi'raj al-mu'mini (shalat adalah Mi'raj bagi orang yang beriman). Namun menarik untuk diperhatikan, dalam ayat itu Allah SWT membubuhi huruf ba (bi 'abdihi), fungsinya untuk isyarat kedekatan (li al-tab'id). Maknanya, hanya hamba yang "menempel" (dekat) dengan Tuhan bisa Mi'raj.

Kata lailan, secara literal berarti "malam", namun secara metafor bisa mempunyai makna lain. Dalam syair-syair bahasa Arab, kata al-lailah biasa diartikan dengan keheningan, kesunyian, kesepian, kehangatan, kesejukan, kesenduan, dan kekhusyukan, dan sebagainya. Elaborasinya, malam memang menampilkan kegelapan, tetapi bukanlah kegelapan menjanjikan suasana batin seperti tadi.

Kata lailan dalam ayat di atas mengisyaratkan dan sekaligus mensyaratkan bagi siapa pun yang hendak melakukan perjalanan spiritual menuju Tuhan (isra'/suluk) maka harus mengondisikan suasana malam (lailiyyah) di alam hati dan pikirannya. Kenapa bukan siang? Karena suasana neurologis, gelombang energi otak manusia di siang hari yang lebih aktif, yaitu suasana beta (13-23 cps). Bandingkan di malam hari, umumnya manusia berada di dalam suasana neurologis lebih tenang, yakni suasana alpha (7-13 psc), bahkan bisa sampai ke suasana theta (3,5-7 cps). Ketika manusia sudah tidur berarti berada dalam suasana delta (0,5-3,5 cps).

Mungkin itulah sebabnya, wahyu pertama kali turun di malam hari. Alquran sendiri menurut ulama tafsir lebih banyak turun di malam hari ketimbang di siang hari. Para wali juga lebih banyak mendapatkan ilham di malam hari. Mungkin ini juga alasan Imam Syafi'i pernah mengatakan, Man thalab al-ula syahir al-layali (Barang siapa yang mendambakan ketinggian martabat di mata Tuhan hendaklah ia banyak berjaga di malam hari).

Ia sendiri menyatakan, lebih produktif menulis di malam hari daripada di siang hari. Alquran juga sudah menegaskan, "Dan pada sebagian malam lakukanlah shalat Tahajud tambahan bagimu; mudah-mudahan Allah mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS al-Isra' [17]: 79). Para sufi banyak sekali memberikan pengakuan kalau dirinya memperoleh prestasi spiritual (insight) di malam hari. Dalam sejarah Islam, prestasi puncak banyak terjadi di malam hari, seperti turunnya Alquran, Isra Mi'raj dan Lailatul Qadar.

Malam hari seolah-olah jarak antara hamba dengan Tuhan begitu dekat. Di malam hari yang aktif lebih dominan ialah energi batin, sehingga lebih mudah kita untuk khusyuk. Mungkin itulah sebabnya mengapa shalat, baik fardhu maupun sunah, lebih banyak disyari'atkan di malam hari, seperti shalat Maghrib, shalat Isya, shalat Tarawih, shalat Lail, shalat Tahajud, shalat Witir, shalat sunnat Fajr, shalat Subuh, dan shalat-shalat sunah lainnya. Adapun pada siang hari hanya ada shalat Dhuha, shalat Zhuhur dan shalat Ashar.(rep)


 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Cerdas Menghadapi Kematian

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:21:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam Alquran surah Ali Imran a.

Dakwatuna

5 Hiasan Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:07:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dunia ini hanyalah sementara. N.

Dakwatuna

Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:24:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harta merupakan nikmat sekaligu.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41:30 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

Dakwatuna

Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Bersegera dalam Kebaikan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:17:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam kehidupan yang serba cepa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
03 Juli 2026
Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
03 Juli 2026
Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
03 Juli 2026
Cerdas Menghadapi Kematian
03 Juli 2026
Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari
03 Juli 2026
AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz
03 Juli 2026
Jejak Hidup Suhardiman Amby Dari Tiga Gelar Adat, Tiga Istri, Berakhir Di Rutan KPK
02 Juli 2026
Kunjungan Wisatawan Asing ke Riau Melonjak 24,68 Persen, Malaysia Mendominasi Sektor Perhotelan Bergairah
02 Juli 2026
Harga Emas Antam Naik, Buyback Menguat Lebih Tinggi
02 Juli 2026
Suhardiman Amby Tersangka, Muklisin Jabat Plt Bupati Kuansing
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
  • 2 Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
  • 3 Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
  • 4 Cerdas Menghadapi Kematian
  • 5 Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari
  • 6 AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz
  • 7 Jejak Hidup Suhardiman Amby Dari Tiga Gelar Adat, Tiga Istri, Berakhir Di Rutan KPK

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com