Golongan yang Meremehkan dan Enggan Masuk Surga
RADARPEKANBARU.COM - Meski surga berlimpah kenikmatan, ternyata ada sekelompok orang yang meremehkan dan enggan masuk ke dalamnya. Mereka adalah orang-orang yang menganggap pemikirannya yang paling benar dan merasa hebat sendiri.
Berikut adalah gambaran tentang orang tersebut.
1. Orang Kafir Quraisy yang Mengejek Nabi Muhammad
Ketika Rasulullah menggambarkan kenikmatan surga, sebagian orang kafir Quraisy mengejek:
Mereka berkata: “Apakah betul, apabila kami telah mati dan kami telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan?
Allah kemudian menceritakan komentar orang-orang kafir yang merespons dakwah Nabi Muhammad untuk memeluk tauhid,
laqad wu’idn? na?nu wa ?b?`un? h??? ming qablu in h??? ill? as???rul-awwal?n
. Sesungguhnya kami dan bapak-bapak kami telah diberi ancaman (dengan) ini dahulu, ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu kala!”.
Hal sama juga Allah ceritakan perkataan orang kafir sebagaimana tertulis dalam Al Anfal ayat 31
Arab-Latin: wa i?? tutl? ‘alaihim ?y?tun? q?l? qad sami’n? lau nasy?`u laquln? mi?la h??? in h??? ill? as???rul-awwal?n
Artinya: 31. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al Quran) ini tidak lain hanyalah dongeng-dongengan orang-orang purbakala”.
2. Kaum yang Menjadikan Agama sebagai Olok-olok
alla??nattakha?? d?nahum lahwaw wa la’ibaw wa garrat-humul-?ay?tud-dun-y?, fal-yauma nans?hum kam? nas? liq?`a yaumihim h??? wa m? k?n? bi`?y?tin? yaj-?ad?n
51. (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
Mereka termasuk yang meremehkan janji surga dan sibuk dengan kesenangan dunia.
3. Orang Munafik
Orang munafik sering menghina orang beriman yang berharap surga.
QS. Al-Baqarah: 14: “Apabila mereka berjumpa dengan orang-orang beriman, mereka berkata: ‘Kami beriman.’ Tetapi apabila kembali kepada setan-setan mereka, mereka berkata: ‘Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.’”
Cemoohan mereka termasuk bentuk merendahkan iman akan surga dan neraka.
4. Orang yang Menolak Sunnah Nabi
Rasulullah bersabda:
“Semua umatku akan masuk surga kecuali yang enggan.”
Para sahabat bertanya: “Siapa yang enggan, ya Rasulullah?”
Beliau bersabda: “Barang siapa taat kepadaku, ia masuk surga; dan barang siapa durhaka kepadaku, dialah yang enggan (menghina surga dengan perbuatannya).” (HR. Bukhari).
Menolak perintah Nabi berarti merendahkan nilai surga.(rep)
Ketika Umat Nabi Muhammad Menjadi Saksi bagi Umat Nabi Nuh di Hari Kiamat
RADARPEKANBARU.COM - Umat.
Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat
RADARPEKANBARU.COM - Sejumlah peperangan besar terja.








