Israel Bersiap Serang Iran, Harga Minyak Terkerek Hampir 2 Persen
Dikutip dari Reuters, Selasa 22 Oktober 2024, harga minyak mentah Brent kemarin naik 1,23 Dolar AS atau 1,68 persen, menjadi 74,29 Dolar AS per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 1,34 Dolar AS, atau 1,94 persen menjadi 70,56 Dolar AS per barel.
Minggu lalu Brent ditutup turun lebih dari 7 persen, sementara WTI turun sekitar 8 persen. Itu merupakan penurunan mingguan terbesar sejak 2 September, akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi di Tiongkok dan turunnya premi risiko di Timur Tengah.
"Harga minyak mentah berjangka naik pagi ini karena pertempuran yang terus meningkat di Timur Tengah. Israel juga bersiap untuk serangan balasan yang lebih besar kemungkinan terhadap Iran," kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.
"Penjualan minyak mentah selama dua minggu terakhir sebagian besar dilakukan dalam likuidasi jangka panjang karena pasar minyak mentah terus mencari keseimbangan antara permintaan yang melambat dan kerusuhan yang terus berlanjut di Timur Tengah," ujarnya.(RML)
HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT
RADARPEKANBARU.COM - .
Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
RADARPEKANBARU.COM - .
AS Gelontorkan Bantuan Darurat 15,5 Juta Dolar AS untuk Kolombia Pascagempa M7,4
RADARPEKANBARU.COM - Amerika Serikat menjadi .








