• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2587 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4933 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4963 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4904 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5055 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Redaksi Radarpku

Jumat, 02 Oktober 2026 10:18:42 WIB
Cetak
Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

RADARPEKANBARU.COM - Kematian merupakan sesuatu yang pasti akan dialami setiap manusia, tetapi manusia pada dasarnya memiliki tabiat untuk membencinya.

Rasa cinta terhadap kehidupan dan keengganan terhadap kematian merupakan naluri yang diberikan Allah SWT, yang kemudian diarahkan agar manusia dapat menjalani kehidupan sekaligus mempersiapkan bekal untuk akhirat.

Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam bukunya Al-Mautu wa alamul barzakh, al-hisab wal aidhu alal-latu al-mizan-al-mushaf -ashshirath-anwa'us syafa'ah menerangkan bahwa Allah SWT menciptakan manusia dengan tabiat membenci kematian.

Kebencian minimal adalah manusia tidak mementingkan kematian daripada kehidupan.

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Allah telah berfirman dalam hadits qudsi:

"Aku tidak pernah ragu untuk melakukan sesuatu yang Aku perbuat, seperti keraguan-Ku untuk mewafatkan (mencabut nyawa) seorang Muslim. Ia pasti membenci kematian, padahal Aku tidak ingin menyakitinya." (HR Imam Ahmad, Al-Hakim, Ath-Thabrani dan Abu Na’im)

Agar manusia bisa memakmurkan alam semesta dan mengisi kehidupannya, Allah memberikan mereka rasa cinta hidup.

Allah pun memberikan rezeki dan anak dalam kehidupan ini, sehingga mereka semakin senang untuk hidup dan terus berusaha mencari rezeki untuk anak mereka.

Allah telah menjadikan usaha manusia sebagai sebuah keharusan. Manusia harus mencari makan, tempat tinggal yang bisa melindungi dari panas dan dingin, serta menjaga tubuh agar tidak terserang penyakit.

Di samping itu, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan manusia agar selalu berusaha di dunia tanpa merasa pesimis dan sedih.

Ibnu Malik menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Jika hari kiamat datang sedangkan di tangan kalian ada biji kurma, jika bisa untuk menanamnya, tanamlah ia." (HR Imam Ahmad)

Karena Allah memberikan insting kepada manusia untuk mempertahankan hidup, Allah juga tidak menekan insting tersebut, tetapi mengarahkannya, agar manusia bisa mendapatkan dunia dan akhirat sekaligus.

Jika Allah telah memberi manusia rasa cinta kepada dunia, harta dan anak, Allah juga memberikan penjelasan bahwa amal saleh lebih baik dan lebih kekal dari semua itu.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, sedangkan amal kebajikan yang abadi (pahalanya) adalah lebih baik balasannya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (QS Al-Kahf Ayat 46)

Maksudnya adalah ketaatan, ibadah, bertasbih, dan berzikir mengingat Allah. Karena amalan-amalan tersebut kekal, sedangkan yang selainnya akan rusak.

Beberapa ayat Alquran telah menegaskan tentang keseimbangan terbesar bagi orang-orang mukmin di dalam kehidupan dunia.

Sebab orang-orang beriman mengetahui, ketika kembali kepada Allah mereka akan kembali dengan penuh keridhaan dan ketenangan, sesuai dengan apa yang telah dijanjikan Allah kepada mereka di akhirat. Mereka akan selalu mengingat firman Allah.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku. (QS Al-Fajr Ayat 27-30)

Orang-orang beriman tidak takut dan tidak merasa benci untuk bertemu Allah. Karena seluruh perbuatan yang mereka lakukan bukan perbuatan yang akan dimurkai Allah dan mengundang azab.

Sementara orang-orang yang merugikan diri sendiri di dunia dan akhirat dengan melakukan kemaksiatan dan kekafiran, serta merasa nyaman dengan kehidupan dunia, adalah orang-orang yang sangat membenci kematian. Mereka benci untuk bertemu Allah.

Sebagaimana diterangkan firman Allah dalam hadits qudsi, "Jika hamba-Ku mencintai pertemuan dengan-Ku, Aku pun merasa senang untuk bertemu dengannya. Jika ia membenci bertemu dengan-Ku, Aku pun benci untuk bertemu dengannya." (HR Imam Al-Bukhari)

Jiwa mereka akan meninggalkan dunia dengan merasa benci dan takut dengan murka Allah yang telah menantinya.

Mereka adalah orang-orang yang melupakan Allah, hingga Allah pun melupakan mereka. Akal dan hati mereka telah sesat.

Mereka bisa berupa orang-orang kafir atau orang-orang Islam yang durhaka karena senantiasa melakukan maksiat. Mereka pun benci untuk bertemu Allah hingga Allah pun benci untuk bertemu mereka. Dengan demikian, mereka telah merugikan diri sendiri karena tenggelam dalam lumuran dosa, maksiat, dan kufur terhadap nikmat-nikmat Allah.

Jika jiwa yang suci kembali kepada Allah dalam keadaan ridha dan diridhai, pemilik hati tersebut pun tidak akan merasakan ketakutan. Malaikat akan menjamunya dengan penuh gembira dan Allah tidak akan melupakan kemuliaannya.

Sementara jiwa yang kotor akan kembali kepada Allah dalam keadaan benci. Allah akan melupakan kemurahan-Nya dan tidak akan memberikan kebaikan akhirat. Jiwa seperti itu akan kembali dalam keadaan hina dan kotor.(rep)

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan

Rabu, 04 November 2026 - 06:18:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya Allah SWT menurunk.

Dakwatuna

Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta

Selasa, 03 November 2026 - 04:58:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sholat merupakan kewajiban utam.

Dakwatuna

Jumadil Awal, Bulan Bersejarah Pernikahan Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah

Senin, 02 November 2026 - 05:58:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kisah Usamah bin Zaid, Pemuda 18 Tahun yang Ditunjuk Rasulullah Jadi Panglima Perang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:15:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Usia muda bukan penghalang untu.

Dakwatuna

Jangan Pernah Sepelekan Utang, Pikir Berulang Kali Apalagi Hanya untuk Gengs

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:19:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Allah SWT membolehkan utang-piu.

Dakwatuna

Mereka yang Abaikan Sholat akan Dikumpulkan Bersama Firaun dan Menterinya Serta Musuh Nabi SAW

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:21:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Orang yang meninggalkan atau me.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
Desain Pengganti Tugu Zapin Disiapkan Dinas PUPR Riau, Disesuaikan dengan Ornamen Melayu
03 November 2026
Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 3 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 4 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 5 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
  • 6 Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
  • 7 Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com