• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2020 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4367 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4369 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4320 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4434 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Iman Ibarat Mendayung di Samudra, Bagaimana Saat Kita Ragu tak Sampai?

Redaksi Radarpku

Sabtu, 22 Juni 2024 10:17:00 WIB
Cetak
Iman Ibarat Mendayung di Samudra, Bagaimana Saat Kita Ragu tak Sampai?
RADARPEKANBARU.COM - Keraguan tentang keberadaan Tuhan tak jarang dialami oleh orang-orang yang beriman. Bahkan beberapa sahabat Nabi SAW, juga pernah mengalami hal yang serupa.

Dan karena mereka hidup di masa Rasulullah SAW, maka hal itu biasanya langsung mereka tanyakan kepada beliau. ''Wahai Nabi Allah, ada ganjalan di dalam jiwa saya. Lebih baik rasanya terjerumus ke jurang yang dalam dari pada mengucapkannya,'' seorang sahabat mengadu kepada Rasulullah tentang keraguannya terhadap keberadaan Tuhan SWT.

'Apakah kalian telah merasakan itu? '' tanya Rasulullah SAW. ''Kami merasakannya,'' jawab para sahabatnya. ''Alhamdulillah, Itulah iman,'' jelas beliau kemudian.

''Alhamdulillah Tuhan menggagalkan tipu daya setan sehingga hanya menjadikannya keraguan,'' lanjut Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan dari penjelasan Nabi SAW itu, maka dapat disimpulkan bahwa apa yang saudara rasakan itu, adalah iman dalam peringkatnya yang awal. 'Iman' menurut pengertian bahasa adalah 'pembenaran hati'.

Tentunya, dari segi pandangan agama, bukan semua pembenaran dinamai 'iman'. Iman terbatas pada pembenaran menyangkut apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW yang pokok-pokoknya tergambar dalam Rukun Iman yang enam itu: Percaya akan 1) Keesaan Allah, 2) Wujud Malaikat, 3) Kitab-kitab Suci, 4) Nabi dan Rasul-rasul Allah, 5) Hari Kemudian, dan 6) Qadha serta QadarNya.

Peringkat iman dan kekuatannya berbeda antara seorang dengan lainnya, bahkan dapat berbeda antara satu saat dengan saat lainnya pada diri seseorang. Al-Imaan yaziidu wa yanqushu (Iman itu dapat bertambah dan dapat berkurang), begitulah keadaan iman itu.

Boleh jadi iman seseorang sedemikian kuatnya sehingga ia berkata, ''Seandainya tabir keghaiban terbuka, aku tidak bertambah yakin lagi.'' Ini disebabkan karena keyakinannya sedemikian sempurna bagaikan telah melihat dengan mata kepala objek-objek keimanan itu.

Iman dirasakan oleh seseorang, tetapi sulit baginya apalagi bagi orang lain melukiskan perasaan itu. Iman bagaikan rasa kagum atau cinta, hanya dirasakan oleh pemiliknya.

Dan dalam saat yang sama si pencinta atau pengagum, selalu diliputi oleh tanda tanya bagaimana gerangan sikap yang dicintai dan dikagumi itu terhadap si pengagum dan pencinta?

Abdul Karim al-Khatiib dalam bukunya Qadhiyat al-Uluhiyah berusaha melukiskan keadaan seseorang yang beriman, yang menurutnya bagaikan keadaan seseorang yang sedang mendayung perahu di tengah samudera dengan ombak dan gelombang yang dahsyat lagi bergemuruh.

Nun jauh di sana tampak pulau yang dituju. Ketika itu, pasti timbul dalam benak si pendayung, suatu ketidakpastian dan keraguan yang menimbulkan tanda tanya: Dapatkah tiba di pulau yang dituju itu?

Nah, demikian itu pula halnya iman pada tahap-tahap awalnya, akan timbul berbagai tanda tanya dalam benak yang beriman, tentang objek-objek keimanannya. Hal semacam ini, pernah dialami oleh Nabi Ibrahim A.S. menyangkut keimanan tentang Hari

Kemudian. Gejolak jiwa beliau yang diliputi oleh tanda tanya itu, diungkapkannya kepada Allah SWT seperti yang diabadikan dalam Quran, surat Al-Baqarah 2: 260.

“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati". Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu?" Ibrahim menjawab: "Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku) Allah berfirman: "(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman): "Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera". Dan ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”

Ibnu Abbas, salah seorang sahabat Nabi SAW yang paling banyak tahu Alquran berkomentar tentang ayat tersebut, ''Tidak satu ayat pun yang memberi harapan kepadaku lebih besar dari ayat ini.''

Komentar Ibnu Abbas ini lebih jelas maknanya jika dikaitkan dengan komentar Rasul SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Hurairah bahwasanya beliau bersabda ketika membaca ayat ini,''Kita lebih wajar memiliki 'semacam' keraguan dibandingkan dengan Ibrahim AS yang berkata: 'Wahai Tuhan tunjukkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan yang mati'.''

Kita berkewajiban memupuk terus iman tersebut, baik dengan banyak membaca maupun dengan banyak beribadah. Sehingga semakin berkurang bahkan kalau dapat hilang sama sekali berbagai pertanyaan semacam itu. Semoga saudara berhasil.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:18:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:27:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.

Dakwatuna

Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati

Rabu, 30 September 2026 - 06:15:05 WIB

Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.

Dakwatuna

Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah

Senin, 28 September 2026 - 10:53:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Berumah tangga bagi seorang Mus.

Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jabatan Kapolda Riau Berganti!
03 Oktober 2026
Inflasi Riau September 2026 Capai 2,79 Persen, Kampar Tertinggi 3,21 Persen
03 Oktober 2026
Urai Antrean BBM, Mobil Bertonase Besar Jangan ke dalam Kota
03 Oktober 2026
Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah
03 Oktober 2026
Profil Rocky Gerung, Akademisi yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo
03 Oktober 2026
Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan
03 Oktober 2026
Riyan Ade Putra, S.IP Resmi Mendaftar Calon Kepala Desa Lubuk Terap,: "Kades Harus Kreatif Mencari Anggaran Diluar Dana Desa Agar Pembangunan Tak Terhenti"
02 Oktober 2026
Deretan Pejabat Negara Dilantik Prabowo, Bahlil Rangkap Jadi Menko
02 Oktober 2026
Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
02 Oktober 2026
38 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Periksa Travel BMW
02 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jabatan Kapolda Riau Berganti!
  • 2 Inflasi Riau September 2026 Capai 2,79 Persen, Kampar Tertinggi 3,21 Persen
  • 3 Urai Antrean BBM, Mobil Bertonase Besar Jangan ke dalam Kota
  • 4 Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah
  • 5 Profil Rocky Gerung, Akademisi yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo
  • 6 Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan
  • 7 Riyan Ade Putra, S.IP Resmi Mendaftar Calon Kepala Desa Lubuk Terap,: "Kades Harus Kreatif Mencari Anggaran Diluar Dana Desa Agar Pembangunan Tak Terhenti"

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com