Kesyirikan Orang Jahiliyah yang Mengagung-agungkan Bintang
Mereka meyakini bintang-bintang itulah yang menyuburkan tanaman dan pertanian mereka, mereka percaya karena bintang-bintang itulah sehingga tidak terjadi kemarau dan sebagainya. Sejatinya itu merupakan kesyirikan atau perbuatan menyekutukan Allah Subahanahu wa Ta'ala.
Maka hanya karena izin dan kuasa Allah, maka hujan turun dari langit. Dan hanya karena izin dan kuasa Allah, pertanian yang tersiram air hujan menjadi tumbuh subur.
Sebagaimana dijelaskan dalam kitab at Targib wat Tarhib menuliskan sebuah hadits nabi Muhammad ?:
Dari Zaid bin Kholid Al Juhany radiyallahu anhu, sesungguhnya nabi Muhammad ? bersabda pada subuh sesudahnya terjadinya hujan di waktu malam: Tahukah kalian semua apa yang difirmankan Tuhanmu? Sahabat menjawab: Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Nabi bersabda: Allah berfirman, pagi ini di antara hamba-hambaKu ada yang tetap iman padaKu tapi ada pula yang kafir. Maka orang yang berkata, kita diberi hujan karena anugerah dan rahmat Allah, maka orang yang punya keyakinan itu adalah orang-orang yang beriman kepadaKu dan kafir pada bintang-bintang (orang beriman menolak mempercayai terjadinya hujan itu karena bintang). Dan adapun orang yang berucap, kita telah diberi hujan karena bintang ini dan itu, maka orang itu telah kafir kepada Allah dan meyakini pada bintang-bintang.(rep)
Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
RADARPEKANBARU.COM - Shalat Jumat merupakan ibadah w.








