PILIHAN +INDEKS
BI Prediksi Kebutuhan Uang di Riau meningkat Rp 2,5 Triliun Selama Ramadhan dan Idul Fitri
RADARPEKANBARU.COM - Bank Indonesia (BI) memperkirakan kebutuhan uang di Riau selama Ramadhan dan Idul Fitri 2023, meningkat hingga Rp2,4594 triliun.
Kepala Kantor Perwakilan BI Riau, Muhamad Nur mengatakan, saat Ramadhan dan Idul Fitri 2022, realisasi kebutuhan uang di Riau mencapai Rp5,4 triliun dan diperkirakan naik menjadi Rp5,6 triliun pada Ramadhan dan Idul Fitri 2023.
“Untuk wilayah Riau, BI memperkirakan kebutuhan uang untuk 12 kabupaten kota selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2023 yaitu sebesar Rp5,6 triliun. Kebutuhan tersebut meningkat sebesar 2,4594 (yoy) dibandingkan realisasi tahun 2022 yang sebesar Rp5,4 triliun,” katanya, Selasa (21/3/2023)
Dijelaskan, selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2023, kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi sebesar Rp195 triliun, naik 8,22% (yoy) dibandingkan realisasi tahun 2022 sebesar Rp180 triliun.
Dia menambahkan, kebutuhan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya ini ditetapkan dengan melihat angka asumsi makro dan tren realisasi secara historis.
Hal ini seiring dengan ekonomi masyarakat sejalan dengan pencabutan status PPKM oleh pemerintah, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik.
Faktor-faktor ini, kata M Nur, menjadi indikator utama pada Ramadhan dan Idul Fitri 2023 yang akan mendorong kebutuhan uang kartal lebih tinggi dari tahun sebelumnya.(rtc)
Kepala Kantor Perwakilan BI Riau, Muhamad Nur mengatakan, saat Ramadhan dan Idul Fitri 2022, realisasi kebutuhan uang di Riau mencapai Rp5,4 triliun dan diperkirakan naik menjadi Rp5,6 triliun pada Ramadhan dan Idul Fitri 2023.
“Untuk wilayah Riau, BI memperkirakan kebutuhan uang untuk 12 kabupaten kota selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2023 yaitu sebesar Rp5,6 triliun. Kebutuhan tersebut meningkat sebesar 2,4594 (yoy) dibandingkan realisasi tahun 2022 yang sebesar Rp5,4 triliun,” katanya, Selasa (21/3/2023)
Dijelaskan, selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2023, kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi sebesar Rp195 triliun, naik 8,22% (yoy) dibandingkan realisasi tahun 2022 sebesar Rp180 triliun.
Dia menambahkan, kebutuhan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya ini ditetapkan dengan melihat angka asumsi makro dan tren realisasi secara historis.
Hal ini seiring dengan ekonomi masyarakat sejalan dengan pencabutan status PPKM oleh pemerintah, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik.
Faktor-faktor ini, kata M Nur, menjadi indikator utama pada Ramadhan dan Idul Fitri 2023 yang akan mendorong kebutuhan uang kartal lebih tinggi dari tahun sebelumnya.(rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
RADARPEKANBARU.COM - Tiga pesawat yang menuju Bandar.
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
RADARPEKANBARU.COM - Jumlah titik panas (hotspot) di.
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
RADARPEKANBARU.COM - Dua mantan Sekretaris Daerah (S.
BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak
RADARPEKANBARU.COM - Sebaran titik panas (hotspot.
Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
RADARPEKANBARU.COM - Kabut asap yang menyelimuti Kot.
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
RADARPEKANBARU.COM - Keluhan pengunjung terkait kebe.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








