PILIHAN +INDEKS
Gelar FGD, Dishub Minta Masukan Publik Soal Pelaksanaan Parkir
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, bakal evaluasi layanan parkir tepi jalan umum. Evaluasi dilakukan dalam Forum Grup Discussion (FGD) yang bakal digelar pekan depan.
Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, dalam FGD nanti pihaknya akan mendengar seluruh masukan dari sejumlah pihak. Ada dari akademisi, konsultan, pengamat, DPRD, dan beberapa pihak lainnya.
"Terkait penyelenggaraan perparkiran di Kota Pekanbaru. Kita perlu mendengar masukan, kita ingin lebih baik lagi. Salah satunya terkait pelayanan juru parkir yang belum maksimal," ujar Yuliarso, Rabu (1/3) seperti dirilis situs resmi Pemko Pekanbaru.
Menurutnya, salah satu yang menjadi poin pembahasan terkait Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang diberikan juru parkir atau Jukir. Ada 2.000 jukir se-Kota Pekanbaru yang dilakukan evaluasi.
Pihaknya juga mengundang pihak ketiga yang melakukan pengelolaan parkir tepi jalan umum. Dishub nantinya meminta agar para jukir dibawah naungan mereka mesti menjalankan SPM dalam layanan parkir tepi jalan umum.
Ia menilai, situasi perparkiran di Kota Pekanbaru saat ini sudah cukup baik. Apalagi dalam segi pendapatan yang dikelola pihak ketiga. Capaian PAD dari jasa parkir tepi jalan umum sudah positif.
"Kemudian untuk layanan memang masih fivety-fivety lah. Karena jukir ini perlu kita lakukan pembinaan. Kita harus kasih pencerahan dan bimbingan untuk menjalankan standar layanan," jelasnya.
Saat ini pengelolaan parkir tepi jalan umum yang dilakukan pihak ketiga juga sudah menerapkan teknologi. Mereka menerapkan pembayaran non tunai. Ada mesin Elektronik Data Capture (EDC) yang telah digunakan beberapa jukir saat ini.(rtc)
Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, dalam FGD nanti pihaknya akan mendengar seluruh masukan dari sejumlah pihak. Ada dari akademisi, konsultan, pengamat, DPRD, dan beberapa pihak lainnya.
"Terkait penyelenggaraan perparkiran di Kota Pekanbaru. Kita perlu mendengar masukan, kita ingin lebih baik lagi. Salah satunya terkait pelayanan juru parkir yang belum maksimal," ujar Yuliarso, Rabu (1/3) seperti dirilis situs resmi Pemko Pekanbaru.
Menurutnya, salah satu yang menjadi poin pembahasan terkait Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang diberikan juru parkir atau Jukir. Ada 2.000 jukir se-Kota Pekanbaru yang dilakukan evaluasi.
Pihaknya juga mengundang pihak ketiga yang melakukan pengelolaan parkir tepi jalan umum. Dishub nantinya meminta agar para jukir dibawah naungan mereka mesti menjalankan SPM dalam layanan parkir tepi jalan umum.
Ia menilai, situasi perparkiran di Kota Pekanbaru saat ini sudah cukup baik. Apalagi dalam segi pendapatan yang dikelola pihak ketiga. Capaian PAD dari jasa parkir tepi jalan umum sudah positif.
"Kemudian untuk layanan memang masih fivety-fivety lah. Karena jukir ini perlu kita lakukan pembinaan. Kita harus kasih pencerahan dan bimbingan untuk menjalankan standar layanan," jelasnya.
Saat ini pengelolaan parkir tepi jalan umum yang dilakukan pihak ketiga juga sudah menerapkan teknologi. Mereka menerapkan pembayaran non tunai. Ada mesin Elektronik Data Capture (EDC) yang telah digunakan beberapa jukir saat ini.(rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Polisi Lalu Lintas di Riau Salurkan 5.357 Paket Bansos
RADARPEKANBARU.COM - Menyambut Hari Bhayangkara ke-8.
Plt Gubri Serahkan Data Tunggakan Pajak, Rp20,7 Miliar Jadi Bidikan Kuansing
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pendaftar Jalur Domisili SPMB SMPN Pekanbaru Lampaui Kuota
RADARPEKANBARU.COM - Pendaftar jalur domisili mendom.
Kirim 112 Peserta, Kafilah Meranti Targetkan Prestasi di MTQ ke-44 Riau
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan .
Pemprov Riau Percepat Legalisasi Tambang Rakyat, WPR Kuansing Jadi Prioritas Pengembangan
RADARPEKANBARU.COM - Upaya mewujudkan tata kelola pe.
Ruang Setara Jadi Wadah Kerja dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Pekanbaru
RADARPEKANBARU.COM - .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








