• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2838 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2794 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2797 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2783 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2783 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Mengingat Kematian, Cara Mengingat Allah SWT dan Kehidupan Setelahnya

Redaksi Radarpku

Sabtu, 27 Agustus 2022 10:52:31 WIB
Cetak
Mengingat Kematian, Cara Mengingat Allah SWT dan Kehidupan Setelahnya

RADARPEKANBARU.COM - Anjuran mengingat kematian merupakan hal yang kerap disampaikan kepada manusia, khususnya umat Muslimin. Hal ini tentu relevan, mengingat bahwa tidak ada makhluk hidup yang kekal di dunia ini.

Rasulullah SAW pun pernah bersabda, "Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut." Salah satu makna dari mengingat kematian ini adalah menyiapkan diri untuk menghadapi kehidupan setelahnya.

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ahmad Zubaidi, menyampaikan ingat pada kematian sangat penting bagi manusia agar tidak sombong dalam menjalani kehidupan duniawi. Jika manusia tidak mengingat mati, maka seolah-olah segala daya dan upaya yang dilakukan hanya untuk memuaskan kehidupan dunia saja.

"Karena dia tidak ingat akan mati, dia berarti tidak ingat kepada tuhannya. Sudah tentu, orang ini tidak akan mempersiapkan apa-apa yang dibutuhkan setelah kematian dan kehidupan setelah mati," ujar dia saat dihubungi Republika, Rabu (17/8/2022).

Sementara, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, setelah manusia meninggal dunia tidak akan ada satu hal pun yang dibawa kecuali amal perbuatan selama hidup. Semua akan ditinggalkan di dunia, baik keluarga maupun harta benda, sementara yang akan menemani adalah amal sholeh.

Rasulullah SAW pun menyebut, bagi orang yang mengingat mati, jika ia berada dalam kesempitan akan menumbuhkan optimisme. Dan ketika seseorang dalam keluasan, ia pun dapat megendalikan diri karena mengingat kehidupan akhirat.

Kiai Zubaidi menyebut kehidupan dunia adalah ujian bagi umat manusia, sebagaimana yang disampaikan Allah SWT, bahwa Ia lah yang menciptakan mati dan hidup sebagai ujian.

"Dalam mengingat kematian, tentu dengan iman kepada hari akhirat. Manusia pada akhirnya akan mati. Dan bukan hanya manusia, tapi juga alam semesta akan hancur di hari kiamat nanti," lanjutnya.

Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan adalah melakukan ziarah makam. Ziarah ini tidak terbatas hanya kepada sanak keluarga atau leluhur, tapi bisa juga ke makam sosok-sosok penting, seperti pemuka agama. Dengan melakukan ziarah ke makam atau melakukan takziyah, ia menyebut hal ini bisa mengingatkan bahwa kematian pasti datang dan ada.

Meski Islam dan Rasulullah SAW menganjurkan untuk terus mengingat kematian, Kiai Zubaidi menyebut hal ini tidak lantas untuk menakut-nakuti. Hal ini bisa disikapi dengan mengingat bahwa semua yang ada di dunia adalah titipan dari Allah SWT, yang mana semuanya bisa diambil sewaktu-waktu.

Ketakutan akan kematian ini juga tidak perlu disikapi dengan sikap kontra produktif atau berputus asa dalam hidup. Sebaliknya, hal ini seharusnya menjadi pemicu agar lebih rajin dalam bekerja dan beribadah, untuk mempersiapkan bekal di akhirat.

Di sisi lain, Pakar Tasawuf Ustaz Azka Fuady menyampaikan mengingat kematian berarti mengingat kepada Allah SWT. Berkaca pada apa yang dialami Imam al-Ghazali, ia mencontoh apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dengan mengingat Allah SWT di segala perilakunya.

"Kalau berkaca pada pengalaman Imam al-Ghazali, yang memilih menyendiri setelah menjadi pemimpin Madrasah Nizhamiyah selama dua atau tiga tahun, lalu menulis buku Ihya Ulumuddin dan ringkasannya berjudul Bidayatul Hidayah. Di dalamnya beliau mengajarkan bangun tidur sampai tidur harus karena Allah SWT," ucap dia.

Sebagai makhluk hidup yang matrealis, Ustaz Azka menyebut tidak apa jika terkadang lupa akan hal tersebut dan 'melenceng' sedikit. Namun, ketika sudah ingat akan Allah SWT, maka hal ini baiknya dipertahankan. Ia juga menyebut Allah SWT menjadikan kematian sebagai salah satu cara agar umat Muslimin mengingat-Nya.

Ustazah Qotrunnada Syathiry Ahmad juga membagikan cara bagaimana agar Muslim bisa mengingat kematian. Selain berziarah kubur, hal lain yang bisa dilakukan adalah menjenguk kerabat atau keluarga yang sedang sakit. Ketika mengetahui ada saudara atau kenalan yang dalam kondisi sakit, bahkan parah atau menjelang sakaratul maut, hal ini bisa mengingatkan akan kematian yang terjadi kepada siapa saja.

"Sebetulnya kita punya satu pengingat kematian, pengingat kepada Allah SWT, yang bisa dilakukan sehari-hari tidak peduli seberapa sibuk, yaitu shalat lima waktu. Di tengah kesibukan kita, yang tidak mudah untuk ziarah kubur atau menjenguk orang sakit, yang bisa kita lakukan hari-hari adalah shalat," katanya.

Momen ketika seorang Muslim melaksanakan shalat adalah saat dimana ia mengingat Allah SWT dan waktu berdua dengan Sang Pencipta. Ustazah Qatrunnada pun mengimbau agar waktu shalat hendaknya dinikmati dan diresapi, sebagai tempat untuk kembali kepada Allah dan menghilangkan keduniawian.

Ia juga menyebut ibadah shalat sebisa mungkin tidak diabaikan, mengingat hal tersebut adalah salah satu bentuk hubungan antara hamba dengan Yang Maha Esa. Sebisa mungkin ketika adzan berkumandang, segera manfaatkan waktu yang ada untuk menghadap Allah SWT.

Cara lain untuk mengingat kematian dan mengingat Allah SWT menurutnya adalah dengan mengikuti kajian atau majelis ilmu. Dalam kegiatan ini, umat Muslim akan diingatkan tentang kesiapan menuju kematian, menuju hari akhir. (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:52:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam ajaran Islam, sebelum dat.

Dakwatuna

Cerdas Menghadapi Kematian

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:21:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam Alquran surah Ali Imran a.

Dakwatuna

5 Hiasan Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:07:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dunia ini hanyalah sementara. N.

Dakwatuna

Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:24:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harta merupakan nikmat sekaligu.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41:30 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

Dakwatuna

Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Plt Bupati Kuansing Tunjuk Muradi Jadi Plh Sekretaris Daerah
04 Juli 2026
Hasil UKT Sudah Diserahkan, Jabatan Sekda Pekanbaru Tunggu Keputusan Walikota
04 Juli 2026
Kasus Dugaan Kekerasan Mahasiswa di DPRD Riau, Polda Periksa Korban dan Telusuri Pelaku
04 Juli 2026
Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?
04 Juli 2026
Menhut Raja Juli Dikaitkan dengan Kasus Bupati Kuansing, PSI Riau Bilang Begini
04 Juli 2026
Belum Setahun Jadi PM Moldova, Alexandru Munteanu Putuskan Mundur
04 Juli 2026
Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
03 Juli 2026
Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
03 Juli 2026
Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
03 Juli 2026
Cerdas Menghadapi Kematian
03 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plt Bupati Kuansing Tunjuk Muradi Jadi Plh Sekretaris Daerah
  • 2 Hasil UKT Sudah Diserahkan, Jabatan Sekda Pekanbaru Tunggu Keputusan Walikota
  • 3 Kasus Dugaan Kekerasan Mahasiswa di DPRD Riau, Polda Periksa Korban dan Telusuri Pelaku
  • 4 Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?
  • 5 Menhut Raja Juli Dikaitkan dengan Kasus Bupati Kuansing, PSI Riau Bilang Begini
  • 6 Belum Setahun Jadi PM Moldova, Alexandru Munteanu Putuskan Mundur
  • 7 Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com