• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2881 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2845 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2838 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2833 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2828 Kali

  • Home
  • Riau

Insiden Bupati Catur 'Hina' Penyuluh Agama di Kampar

Redaksi Radarpku

Rabu, 10 November 2021 20:38:07 WIB
Cetak
Insiden Bupati Catur 'Hina' Penyuluh Agama di Kampar
Pengurus Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Kampar resmi dilantik dan dikukuhkan oleh kepala Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs. H. Alfian, M. Ag di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (10/11/21).

Bangkinang--Bupati Kampar menolak menghadiri pengukuhan Forum Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kampar, berjam-jam para ustadz dan dai menunggu Catur Sugeng masuk ke aula Kantor Bupati, namun dirinya justru memilih ngopi di ruanganya di lantai dua.

Bupati Catur Sugeng menyampaikan bahwa tidak penting hadir pada acara kecil yang hanya di hadiri ustadz ustadz kampung yang hanya membebani dirinya dengan biaya acara dengan menyediakan nasi bungkus dan kue kotak. 

Akhirnya biaya makan  minum para Ustadz justru ditanggung oleh tamu yakni Anggota DPR RI Syahrul Aidi.

Demikian diungkapkan sumber Radar Pekanbaru, yang tak mau namanya ditulis, Rabu (10/11/2021).

Bagian protokoler Bupati yang sempat mempersilahkan para ustadz dan Kakan Kemenag Kampar menunggu di ruang tunggu Kantor Bupati. 

Namun Bupati ditunggu tunggu dan  sudah di sampaikan oleh ajudannya bahwa acara pengukuhan sudah harus dilaksanakan mengingat tamu undangan yang hadir sudah gelisah di ruangan.

"Kan tamu banyak bang mereka sudah gerah diruangan, ada banyak tamu seperti dari perwakilan Kanwil Kemenag Riau, dan anggota DPR RI Syahrul Aidi"katanya.

Untuk menghibur dan mengobati hati para ustadz ustadz akhirnya Staf Ahli Zamzami berinisiatif menghadiri acara.

"Okelah saya saja yang hadir, namun saya tidak ada persiapan untuk pidato karena tak ada perintah" kata Zam-zami.

Protokoler Bupati, pak Iwan mengatakan bahwa dirinya sudah berusaha bermohon kepada Bupati agar turun menemui para ustadz namun usahanya gagal.

"Tunggu karena Bupati masih zoomiting dengan gubernur"kata Iwan.

Namun hal ini dibantah oleh sumber yang mengetahui Bupati didalam ruangan hanya santai dan sengaja mempersulit ustadz ustadz untuk menemuinya.

Sumber Radar mengatakan sikaf remeh Catur terhadap FKPAI karena dianggap seluruh ustadz penyuluh agama sudah dalam genggamannya karena dibawah pengaruh kekuasaan partai PKB.

"Kami ini dianggapnya bisa dipermainkan karena dirinya adalah ketua partai PKB dan seluruh penyuluhan agama bisa berhenti jika macam macam, Kakan Kemenag Kampar juga atas jasa rekomendasi PKB hingga bisa duduk jadi Kakan" kata sumber.

Ketua FKPAI Kampar Abu Nazar memilih untuk bersabar karena ini juga sudah kali kedua Bupati Catur terjadi insiden dengan ustadz.

"Hari ini ada 162 orang anggota penyuluh menyaksikan betapa catur telah sengaja memberi jarak dengan para ustadz" kata Abu.

Beberapa waktu yang lalu dalam kesempatan acara yang berbeda acara maulid nabi KNPI yang dihadiri oleh Da'i kondang Ustadz Maruli datang ke Kampar memberikan ceramah di masjid raya islamic center catur juga memilih pura pura sibuk padahal hanya ngumpet di ruangan tak ada tamu.

"Ustadz Maruli sempat bertanya dimana Bupati, namun yang hadir juga staf ahli" kata Abu.

Lebih lanjut abu mengatakan bahwa perilaku catur yang sengaja mempertontonkan ketidak dewasaan berkomunikasi justru akan merugikan dirinya.

"Biar ajalah dia hari ini Bupati , besok kekuasaan itu juga bisa hilang, sayangnya justru meninggalkan kesan tidak baik terhadap masyarakat"tambah Abu.

Abu juga membatah bahwa pihaknya yang selama ini menghabiskan kue dan nasi kotak di bagian umum Kampar.

"Saya juga kaget suatu ketika Bupati membuat pernyataan bahwa selama ini seringkali kami menggunakan bantuan nasi kotak bagian umum Pemda Kampar, ini fitnah keji, setahu saya hanya satu kali itupun hanya kue 50 kotak dimakan para santri, sedih saya kalau tak mau bantu ya jangan cari alasan fitnah sana sini "kata Abu.

Acara tetap lanjut.

Sebagaimana diketahui Pengurus Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Kampar tetap dilantik dan dikukuhkan oleh kepala Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs. H. Alfian, M. Ag di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (10/11/21).

Dalam pelantikan tersebut juga digelar Seminar Moderasi Dakwah Beragama Penyuluh Agama Islam di Era Digital yang di isi oleh Ustadz. Dr. H. Syahrul Aidi Ma'adzat, Lc. MA yang juga Anggota DPR - RI.

Hadir pada kesempatan itu Ketua FKPAI Kabupaten Kampar Abu Nazar, SH. I,  Staff Ahli Zamzami, Kepala Kemenag RI Kampar Drs. H. Alfian, M. Ag, Kanwil Kemenag Riau yang diwakili Kepala Seksi Firdaus, Anggota DPR - RI Dr. H. Syahrul Aidi Ma'adzat, Lc. MA, Kepala Baznas Kampar Purwadi, S.P, M.Si, Polres dan Dandim kampar diwakil, serta tamu undangan serta pengurus yang dilantik lainnya.

Dalam sambutannya Abu Nazar, SH. I mengajak seluruh pengurus untuk memajukan dan menyejahterakan FKPAI, dan FKPAI juga akan membuat gerakan cinta masyarakat miskin, "Semoga dengan pelantikan ini menambah semangat baru kita bersama untuk memajukan para penyuluh dikabupaten kampar, yang mana penyuluh ini merupakan ujung tombak ditengah masyarakat, kita juga akan memperjuangkan kesejahteraan para penyuluh, yang mana honor penyuluh hanya 1 juta, saat ini sudah ada sinyal akan naik ke 2 juta, dan kita juga berharap para penyuluh juga diangkat sebagai pegawai P3K" tegas Abu Nazar yang juga ketua DPD KNPI Kampar itu.

lebih lanjut ia menyampaikan "Bahwa di era Digital ini, FKPAI juga akan berkecimpung untuk dakwah di media sosial, Youtube dan lain sebagainya, disamping itu para penyuluh akan diadakan pelatihan, dan karya ilmiah akan dibukukan, jadi tidak hanya berdakwah melalui media sosial, juga bisa melalui buku keagamaan, dan juga seperti hal yang disampaikan oleh Ustadz Syahrul Aidi, kita juga akan membuat gerakan Cinta Masyarakat Miskin, tak hanya anak yatim piatu, infak untuk fakir miskin juga jarus digalak ditengah masyarakat kita sebagai bentuk kepedulian antar sesama" Ucap Abu Nazar.

Kepala Kemenag RI Kampar Alfian dalam sambutannya "penyuluh adalah tempat bertanya Masyarakat, maka dari itu para penyuluh harus memperkaya keilmuannya dalam agama, jadi bisa menjawab segala pertanyaan masyarakat, dan kita juga fokus berjuang untuk kesejahteraan para penyuluh", sambut alfian.

Usai dilantik dan dikukuhkan, seluruh pengurus mendengarkan pencerahan sekaligus seminar Moderasi Beragama Penyuluh Agama Islam di Era Digital yang disampaikan oleh Ustadz Syahrul Aidi.

FKPAI mendapat apresiasi oleh Kanwil Kemenag RI Riau dan juga Kemenag Kampar, dimana FKPAI kampar sudah memulai seminar Moderasi Beragama pada Pelantikan tersebut sebagaimana yang juga digalakkan Kementerian Agama Republik Indonesia. (*)


 Editor : Kennedy Sentosa
BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini

Kamis, 09 Juli 2026 - 09:37:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Perkara dugaan korupsi yang men.

Riau

Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung

Kamis, 09 Juli 2026 - 09:25:09 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.

Riau

Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah

Kamis, 09 Juli 2026 - 08:47:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM -  Pemko Pekanbaru telah men.

Riau

Progres Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen

Kamis, 09 Juli 2026 - 08:37:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pembangunan proyek Tol Lingkar .

Riau

Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR

Rabu, 08 Juli 2026 - 10:49:29 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Basarnas Pekanbaru mengimbau ma.

Riau

Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS

Rabu, 08 Juli 2026 - 10:40:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Masa Pengenalan Lingkungan Seko.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini
09 Juli 2026
Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung
09 Juli 2026
Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah
09 Juli 2026
Progres Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen
09 Juli 2026
Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi
09 Juli 2026
Gencatan Senjata Berakhir, Trump Ancam Serang Iran Lebih Dahsyat
09 Juli 2026
Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
08 Juli 2026
Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS
08 Juli 2026
KPK: Bupati Kuansing Diduga Minta Uang dari 914 Petani HPT
08 Juli 2026
Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah
08 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini
  • 2 Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung
  • 3 Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah
  • 4 Progres Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen
  • 5 Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi
  • 6 Gencatan Senjata Berakhir, Trump Ancam Serang Iran Lebih Dahsyat
  • 7 Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com