PILIHAN +INDEKS
Penyertaan Modal Rp 300 Miliar
Beranikah Jaksa memeriksa Anggota Pansus DPRD Bengkalis
Lambang Kejaksaan
BENGKALIS,(radarpekanbaru.com)-Tantangan kepada kejaksaan negeri Bengkalis untuk menggungkap kasus Dugaan penyimpangan prosedur penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke BUMD PT BLJ Rp 300 miliar yaitu Publik mendesak jaksa agar berani memeriksa Pansus DPRD.Sejumlah kalangan di Bengkalis mendesak agar terkait bergulirnya dana penyertaan modal mencapai Rp 300 milyar kepada BUMD PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ), memeriksa panitia khusus (Pansus) DPRD, yang pada waktu itu diketuai Nanang Haryanto dari Fraksi Demokrat.
"Anggaran Rp 300 milyar itu lolos berawal dari pansus DPRD yang dinilai lalai dalam melaksanakan tugasnya. Artinya, apabila ada kesalahan dalam penyertaan modal itu, mau tidak mau pansus juga harus bertanggungjawab. Sebelumnya diperiksa Direktur BLJ, oleh karena itu kita mendesak Kejari Bengkalis juga memeriksa pansus dewan pada waktu itu," ujar Syafril Naldi, pemerhati pembangunan Bengkalis, Senin (25/11/13).
Menurut pria yang akrab disapa Onal ini, proses lolosnya anggaran Rp 300 milyar itu juga menjadi tanggungjawab para wakil rakyat. Seharusnya pansus menelusuri bentuk kerjasama PT.BLJ dengan PT.PLN dan PT.ZUG.
Kemudian sambung Sekretaris FOKAL Bengkalis ini, bisa diduga pansus ada "main mata" untuk meloloskan Ranperda penyertaan modal itu.
"Tanda tanya besar yang patut ditujukan kepada pansus penyertaan modal ke PT.BLJ adalah apakah mereka terlibat dalam permainan ini," katanya lagi.
Terpisah, Kajari Bengkalis Mukhlis melalui Kasi Pidsus Arjuna Meghanada mengatakan, belum dapat memastikan apakah Pansus penyertaan modal tersebut akan turut diperiksa. Saat ini pemeriksaan masih difokuskan ke jajaran internal PT.BLJ.
"Belum sampai kearah sana, kita masih memeriksa jajaran BLJ dahulu. Kemungkinan kita juga akan panggil jajaran komisaris PT.BLJ serta pihak-pihak yang menjadi mitra kerjasama mereka untuk membangun PLTU/G di dua kecamatan sebagaimana yang telah direncanakan," ungkapnya.
"Namun, apabila dari hasil pemeriksaan menunjukan perkembangan, tidak tertutup kemungkinan kita akan panggil mantan pansus DPRD tersebut," katanya lagi.(ram/rtc)
Editor : Ramli
"Anggaran Rp 300 milyar itu lolos berawal dari pansus DPRD yang dinilai lalai dalam melaksanakan tugasnya. Artinya, apabila ada kesalahan dalam penyertaan modal itu, mau tidak mau pansus juga harus bertanggungjawab. Sebelumnya diperiksa Direktur BLJ, oleh karena itu kita mendesak Kejari Bengkalis juga memeriksa pansus dewan pada waktu itu," ujar Syafril Naldi, pemerhati pembangunan Bengkalis, Senin (25/11/13).
Menurut pria yang akrab disapa Onal ini, proses lolosnya anggaran Rp 300 milyar itu juga menjadi tanggungjawab para wakil rakyat. Seharusnya pansus menelusuri bentuk kerjasama PT.BLJ dengan PT.PLN dan PT.ZUG.
Kemudian sambung Sekretaris FOKAL Bengkalis ini, bisa diduga pansus ada "main mata" untuk meloloskan Ranperda penyertaan modal itu.
"Tanda tanya besar yang patut ditujukan kepada pansus penyertaan modal ke PT.BLJ adalah apakah mereka terlibat dalam permainan ini," katanya lagi.
Terpisah, Kajari Bengkalis Mukhlis melalui Kasi Pidsus Arjuna Meghanada mengatakan, belum dapat memastikan apakah Pansus penyertaan modal tersebut akan turut diperiksa. Saat ini pemeriksaan masih difokuskan ke jajaran internal PT.BLJ.
"Belum sampai kearah sana, kita masih memeriksa jajaran BLJ dahulu. Kemungkinan kita juga akan panggil jajaran komisaris PT.BLJ serta pihak-pihak yang menjadi mitra kerjasama mereka untuk membangun PLTU/G di dua kecamatan sebagaimana yang telah direncanakan," ungkapnya.
"Namun, apabila dari hasil pemeriksaan menunjukan perkembangan, tidak tertutup kemungkinan kita akan panggil mantan pansus DPRD tersebut," katanya lagi.(ram/rtc)
Editor : Ramli
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








