Mantap! Tukang Tusuk Sate Penghina Jokowi Dibebaskan

Dibaca: 20281 kali  Senin,03 November 2014
JAKARTA, RADARPEKANBARU.COM - Mabes Polri mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Muhammad Arsad. Pagi tadi tukang tusuk sate itu pulang ke rumah diantar empat polisi. "Kita juga kaget jam 6 pagi diantar polisi," kata perwakilan keluarga Fahrul Rahman, Senin (3/11/2014). Rencananya, kata Fahrul, orangtua dengan pengacara akan menjemput Arsad siang nanti. Saat Arsad tiba di rumah Jalan Haji Jum RW 1, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, orangtuanya sedang bersiap-siap. "Orangtua Arsad kaget, pagi tadi ibunya lagi nyuci. Ya bersyukur sudah diantar," tuturnya. Menurut Fahrul, hari ini akan digelar syukuran karena Arsad bisa kembali berkumpul dengan keluarga. "Undang tetangga dan keluarga dekat untuk gelar syukuran," tandasnya. Sebelumnya orangtua mengajukan penangguhan penahanan beberapa waktu lalu. Orangtua Arsad pada Sabtu (1/11), sempat menemui Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana. "Kedua orang tua, MA (Muhammad Arsad), saya undang hari ini. Besok penangguhannya. 100 persen ditangguhkan. Yang jelas sudah meminta untuk ditangguhkan. Besok sudah bisa ketemu. Soal proses hukum besok saya tanyakan," kata Jokowi di Kompleks Istana, Jakarta, Sabtu (1/11). Seperti diketahui, Arsad dibekuk pada 23 Oktober lalu di rumahnya Kramatjati, Ciracas, Jakarta Timur. Arsad atau biasa disapa Iman mengunggah gambar telanjang hasil editan berwajah Jokowi di Facebook. Pria 23 tahun itu dianggap melanggar UU ITE dan UU Pornografi. Tak hanya itu polisi juga melapisi dengan UU KUHP Pasal 310, 311 soal pencemaran nama baik.(Mdc)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »