Bawaslu Buka Pintu Untuk SBY Laporkan Dugaan Pelanggaran Di Deklarasi Damai
Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja menilai aksi mengundurkan diri saat acara deklarasi kampanye damai merupakan hak SBY. Namun alasan dari mengundurkan diri harus ditelik lebih dalam. Hal inilah yang menjadi alasan pihaknya siap menerima laporan dari SBY.
Di sisi lain, Bagja juga mejelaskan bahwa pihaknya juga melakukan penelusuran terkait adanya dugaan pelanggaran. Salah satunya mengenai banyaknya atribut partai dan atribut ormas pendukung salah satu paslon capres dan cawapres.
"Memang ada kesepakatan bahwa tidak boleh membawa atribut, karena atribut disediakan oleh KPU. Nah, tiba-tiba ada yang membawa atribut di luar kesepakatan itu. Yang kami sayangkan seperti itu," ujarnya kepada wartawan di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/9).
Sebelumnya SBY melakukan aksi walkout dalam acara kampanye damai. Hal itu lantaran adanya aturan yang dilanggar oleh KPU selaku penyelenggara acara. Akibatnya, SBY tak ikut menandatangani komitmen kampanye damai.
KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
RADARPEKANBARU.COM - .
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah menyiapkan sejumlah .
Kapolri Suyudi Harus Tegas terhadap Dugaan Pelanggaran Hukum Jokowi
RADARPEKANBARU.COM - Pergantian Kapolri dari Jendera.
Deretan Pejabat Negara Dilantik Prabowo, Bahlil Rangkap Jadi Menko
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto meres.
KPK: Fasilitas Mewah Jimmy Masrin di Lapas Cibinong Rusak Efek Jera Pemidanaan
RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.








