• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2999 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2977 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2954 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2955 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2956 Kali

  • Home
  • Internasional

Italia Ancam Kirim Balik Ratusan Pengungsi Ke Libya

Redaksi Radarpku

Selasa, 21 Agustus 2018 10:54:43 WIB
Cetak
Italia Ancam Kirim Balik Ratusan Pengungsi Ke Libya

ROMA - Negara Uni Eropa diminta ikut mencari solusi terkait 177 pengungsi yang terapung di perairan Malta. Jika tidak, Italia mengancam untuk mengirim balik para pengungsi ke Libya. Ancaman ini menyusul penolakan Malta untuk memberi izin berlabuh bagi kapal Diciotti yang mengangkut ratusan imigran.

"Pilihannya antara Eropa serius menawarkan bantuan nyata, contohnya dengan membantu 180 pengungsi di kapal Diciotti, atau kita terpaksa melakukan tindakan yang secara pasti dapat menghentikan bisnis penyelundupan manusia. Itu berarti mengirim kembali orang-orang ini ke Libya," kata Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini, dalam sebuah pernyataan.

Salvini dikenal berhaluan politik ekstrem kanan. Kapal Diciotti, yang beroperasi di bawah kegiatan penyelamatan Frontex Mediterania Uni Eropa, terjebak di lepas pantai pulau Lampedusa, Italia, setelah menyelamatkan para pengungsi 16 Agustus lalu.

Kebuntuan antara Italia dan Malta

Malta adalah sebuah negara pulau kecil yang terletak di antara Italia dan Libya. Karena posisi geografisnya, negara itu menghadapi krisis akibat membanjirnya pengungsi dari utara Afrika yang berusaha masuk ke Eropa.

Italia meminta Malta untuk mengambil para pengungsi dengan alasan, mereka diselamatkan di perairan Malta. Namun Malta menolak dengan alasan, ketika ditemukan kapal tidak sedang berada dalam kesulitan dan para pengungsi menolak bantuan dari pihak berwenang Malta, serta lebih memilih untuk melanjutkan perjalanan ke Italia.

Menteri Dalam Negeri Malta, Michael Farrugia, lewat akun Twitternya, Minggu (19/8), menuduh pemerintah Italia menyelamatkan para imigran di perairan Malta untuk mencegah mereka memasuki perairan Italia.

Sementara Menteri Transportasi Italia, Danilo Toninelli mengatakan, kalau Malta "layak diberi sanksi" dan meminta negara Uni Eropa lainnya agar membuka pelabuhan mereka.

Ini adalah ketegangan kedua yang terjadi antara Italia dan Malta dalam kurun waktu satu bulan. Kedua negara itu mengalami kebuntuan dalam mengatasi 450 pengungsi yang diselamatkan dari kapal nelayan.

Mereka diselamatkan dari dua kapal yang berada di perbatasan Uni Eropa dan akhirnya diizinkan berlabuh di Italia setelah lima negara Eropa setuju mengambil masing-masing 50 pengungsi.

Masalah hukum

Mengembalikan para pengungsi ke perairan yang dianggap tidak aman bisa menimbulkan masalah hukum bagi Italia. Hukum internasional menetapkan bahwa pengungsi yang diselamatkan di perairan internasional tidak boleh dikembalikan ke tempat, di mana hidup mereka terancam bahaya. Sedangkan Libya dimasukkan ke kategori daerah yang tidak aman oleh Uni Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Badan PBB yang mengurusi masalah pengungsi sedang menyelidiki kemungkinan adanya pelanggaran hukum internasional oleh sebuah kapal dagang berbendera Italia yang menyelamatkan 100 orang pengungsi dan mengembalikan mereka kembali ke Libya Juli lalu.

Pada 2012, Italia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa karena menggunakan kapalnya untuk mengirim para pengungsi ke Libya.(dtk)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Iran Minta Houthi Bersiap Blokade Selat Bab el-Mandeb

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:06:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Serangan Baru AS ke Iran Targetkan Bandar Abbas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:13:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:19:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.

Internasional

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:50:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Israel Tetapkan Pemilu 27 Oktober, Netanyahu Siap Bertarung Lagi

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:24:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika

Senin, 13 Juli 2026 - 10:00:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Tinjau MIN 1 Rokan Hilir, Wapres Respons Kebutuhan Tambahan Ruang Kelas dan Fasilitas
18 Juli 2026
Wako Instruksikan Pejabat Keliling Pekanbaru Naik Motor Pantau Keluhan Warga
18 Juli 2026
Prabowo: Indonesia Resmi Stop Impor Solar mulai Juli 2026
18 Juli 2026
Manusia Penghuni Surga Menurut Rasulullah
18 Juli 2026
Prabowo Optimistis Indonesia Lampaui Jepang dan Inggris dalam 25 Tahun
18 Juli 2026
Iran Minta Houthi Bersiap Blokade Selat Bab el-Mandeb
18 Juli 2026
Data Kemenhut, BRIN, dan KemenLH: Karhutla Riau 2026 Capai 15.477,9 Hektare
17 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Bentuk Tim, Fokus Tertibkan Gepeng, PKL dan Balap Liar
17 Juli 2026
Polda Riau Gerebek Sawmill Ilegal di Kampar, Mandor Jadi Tersangka
17 Juli 2026
Kunci Surga Menurut Hadits Nabi: Syahadat dan Sholat
17 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tinjau MIN 1 Rokan Hilir, Wapres Respons Kebutuhan Tambahan Ruang Kelas dan Fasilitas
  • 2 Wako Instruksikan Pejabat Keliling Pekanbaru Naik Motor Pantau Keluhan Warga
  • 3 Prabowo: Indonesia Resmi Stop Impor Solar mulai Juli 2026
  • 4 Manusia Penghuni Surga Menurut Rasulullah
  • 5 Prabowo Optimistis Indonesia Lampaui Jepang dan Inggris dalam 25 Tahun
  • 6 Iran Minta Houthi Bersiap Blokade Selat Bab el-Mandeb
  • 7 Data Kemenhut, BRIN, dan KemenLH: Karhutla Riau 2026 Capai 15.477,9 Hektare

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com