• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3043 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3013 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2993 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2994 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2995 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Pesona Alam di Masjid Hamidiyah Turki

Redaksi Radarpku

Jumat, 18 Mei 2018 08:23:57 WIB
Cetak
Pesona Alam di Masjid Hamidiyah Turki

RADARPEKANBARU.COM. - Pesona sebuah bangunan dapat berasal dari nuansa yang pengunjung rasakan begitu memasukinya. Masjid Hamidiyah merupakan satu contoh rumah ibadah dengan daya tarik demikian. Media lokal, Yenisafak.com, mengutip keterangan seorang pengurus masjid tersebut.

 

Menurutnya, gagasan keindahan alam mendasari pembangunan masjid yang terletak di pusat Kota Kirsehir, Turki, itu. Tidak tanggung-tanggung. Keseluruhan interior masjid menampilkan kesan alam natural. Mulai dari bagian lantai, dinding, mihrab, lengkung kubah, hingga beragam mebel yang terletak di sana.

 

Pengunjung dapat menyaksikan dan mengalami sendiri keindahan yang begitu unik saat memasuki Masjid Hamidiyah. Misalnya, mural pada dinding mihrab menampilkan penampakan air terjun dan danau di bawahnya. Gambar air terjun itu memuat lafazh Allah, sedang kan gambar tepian danau itu disertai gambar padang rumput dan deretan pohon hutan beriklim sejuk.

 

Satu hal yang istimewa, kesan padang rumput itu meluas sampai ke permukaan lantai masjid ini. Permadani yang melapisinya berwarna hijau dengan selang-seling warna cokelat. Karena itu, tempat para jamaah bersujud ini tak ubahnya hamparan padang rumput nan luas. Seperti bagian mihrab, dinding interior masjid ini juga menampilkan kesan keluasan padang rumput.

 

Ada enam jendela yang menjadi sumber masuknya cahaya matahari dari luar. Di selang-selingnya atau anta ra birai jendela-jendela tersebut, terdapat mural ber gambar pohon poplar yang menjulang tinggi. Warna latarnya adalah biru langit, yang dihiasi dengan mu ral berbentuk awan-gemawan.

 

Namun, gambar awan juga melapisi keseluruhan dinding interior Masjid Hamidiyah, termasuk permukaan bagiandalam kuba. Kini, tengoklah pada kedua mimbar Masjid Hamidiyah. Mereka terletak di dekat dua pilar utama. Penampilannya seakan-akan berbahan dasar balokbalok kayu yang disusun sejajar.

 

Penampilan kayu juga tampak pada pagar-pagar dengan tinggi kurang dari 50 cm. Mereka terletak bersandar pada dinding sehingga mengitari ruang utama shalat. Masjid Hamidiyah terdiri atas dua lantai. Gambaran natural tampak mencolok di lantai pertama, sedang kan lantai keduanya cenderung regular.

 

Di bagian langit-langit, tepat di bawah lengkung kubah, terdapat lampu kristal yang menggantung indah. Benda itu berwarna kuning keemasan dan berbentuk permata. Secara utuh, penampilan bagian dalam Masjid Hamidiyah memang terbilang unik bila dibandingkan masjid-masjid pada umumnya.

 

Sebab, hampir tidak ada dominasi kaligrafi atau ornamen-ornamen geometris sebagai penghias. Semua itu tergantikan dengan mural dan dekorasi yang meniru keindahan lingkungan alam luas nan sejuk. Pada faktanya, usia masjid ini cukup tua. Masjid ini dibangun pada 1910, kata imam Masjid Hamidiyah, Safa Akengi, kepada Yenisafak.com, Juli 2017. Dia juga menjelaskan, luas kompleks masjid ini mencapai 115 meter persegi.

 

Seratus tujuh tahun silam, lokasi masjid ini, yaitu kawasan Yenejeh, Kirehir, masih merupakan kota kecil. Bertambahnya jumlah penduduk menyebabkan munculnya kebutuhan akan masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan Islam. "Saya diceritakan. Waktu itu, masjid sempat dibangun di sini juga tetapi terbilang kecil.

 

Sehingga, tidak cukup menampung kebanyakan penduduk Yenejeh. Apalagi, ketika hari-hari ramai, semisal liburan atau hari besar keagamaan," sambung dia. Karena itu, berpuluh tahun sejak pendiriannya pertama kali, Masjid Hamidiyah terus mengalami perbaikan dan perluasan. Renovasi yang paling signifikan berlangsung pada 2015 silam.

 

Sebab, hampir keseluruhan bangunan asli dibongkar. Sejak saat itulah ide naturalisme mengemuka untuk menghiasi interior masjid. Inspirasinya datang dari Alquran surah al-Baqarah ayat 22, yang terjemahannya, Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu.

 

Intinya, lanjut sang imam, Allah secara tidak langsung menyuruh manusia beriman agar merenungi keindahan langit dan bumi serta bagaimana keduanya menjadi tempat manusia berzikir dan mencari rezeki. Pihak Masjid Hamidiyah tidak ingin sekadar menampilkan kaligrafi ayat tersebut sebagai pengingat kepada para jamaah. Sebab, mengapa tidak merasakan nuansa keindahan alam tepat ketika Anda shalat? Safa Akengi menceritakan orang-orang di balik gagasan naturalisme itu.

 

Mereka antara lain Ismat Yabigi (kepala pengelola Masjid Hamidiyah) dan sejumlah donatur. Setelah rancangan masjid ini disepakati, Ismat mendatangkan seorang pelukis asal Azerbaijan. Ia terkenal ahli dalam membuat mural dan bahkan mengonsep mebel serta permadani untuk interior masjid ini. Hasilnya sebagaimana yang bisa pengunjung nikmati sekarang.

 

"Saat saya pertama kali bertugas di sini, demikianlah saya mendapat informasi. Bahwa pembangunan dan desain Masjid Hamidiyah memang diilhami surat al-Baqarah itu, ujarnya. Namun, bagi Safa, kesan Masjid Hamidiyah bukan sekadar padang rumput nan luas. Interior masjid ini seperti menimbulkan nuansa bahwa seakan-akan kita shalat di dalam Taman Firdaus, akunya. Penampilan luar masjid ini tidak kalah indahnya. Dinding bagian luar menampilkan kaligrafi lafazh Allah dalam ukuran besar. Masing-masing huruf berada sesuai dengan birai-birai jendela.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jauh sebelum ilmu pengetahuan m.

Dakwatuna

Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:52:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dosa yang terus-menerus dilakuk.

Dakwatuna

Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama

Senin, 20 Juli 2026 - 10:36:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Anggapan bahwa bulan.

Dakwatuna

Manusia Penghuni Surga Menurut Rasulullah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:20:33 WIB

RADARPEKANBARU..COM - Rasulullah SAW dalam berbagai .

Dakwatuna

Kunci Surga Menurut Hadits Nabi: Syahadat dan Sholat

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14:48 WIB

Kalimat tauhid La ilaha illallah merupakan kunci.

Dakwatuna

Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:51:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya salah satu kebutuh.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
22 Juli 2026
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
22 Juli 2026
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
22 Juli 2026
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
22 Juli 2026
Sugiono Tegaskan Komitmen RI Tuntaskan CoC Laut China Selatan Tahun Ini
22 Juli 2026
Parade Makanan Melayu Mahasiswa FBN Tangkerang Tengah Berlangsung Meriah
22 Juli 2026
SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
21 Juli 2026
BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
21 Juli 2026
Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
21 Juli 2026
Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
21 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
  • 2 Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
  • 3 Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
  • 4 Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
  • 5 Sugiono Tegaskan Komitmen RI Tuntaskan CoC Laut China Selatan Tahun Ini
  • 6 Parade Makanan Melayu Mahasiswa FBN Tangkerang Tengah Berlangsung Meriah
  • 7 SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com