• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3587 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3572 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3541 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3625 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3563 Kali

  • Home
  • Internasional

AS akan Beri Sanksi Tambahan untuk Rusia

Redaksi Radarpku

Kamis, 05 April 2018 09:28:59 WIB
Cetak
AS akan Beri Sanksi Tambahan untuk Rusia

RADARPEKANBARU.COM.Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan memberlakukan sanksi tambahan terhadap Rusia pada Jumat (6/4). Sanksi tersebut bersifat ekonomi dan dirancang untuk menargetkan oligarki yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

 

Para pejabat AS mengatakan, sanksi terakhir yang diberikan kepada sejumlah individu dan entitas tetap berlaku. Namun akan ada lagi sekitar setengah lusin individu yang akan menerima sanksi, yang nama-namanya telah diberikan kepada presiden oleh Kongres.

 

Dalam beberapa pekan terakhir, penasihat keamanan nasional AS telah mendorong dikeluarkannya lebih banyak sanksi terhadap Rusia. Hal ini dilakukan setelah terjadi insiden serangan terhadap mantan agen intelijen militer Rusia di Inggris, serta dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu AS 2016.

 

Pada Selasa (3/4) malam, mantan Penasehat Keamanan Nasional AS, H.R. McMaster, menyerukan agar pemerintah dapat mengambil tindakan keras terhadap Moskow.

 

"Kami telah gagal untuk menerapkan sanksi yang setimpal," ujar McMaster, seperti dilaporkan laman The Washington Post. Pernyataannya disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, bahwa tidak ada yang lebih tangguh dalam melawan Rusia daripada dirinya.

 

Sementara itu, pejabat Rusia telah menyatakan kekesalannya terhadap AS. Duta Besar Moskow untuk AS, Anatoly Antonov, mengatakan atmosfer di Washington adalah racun.

 

"Ini atmosfir beracun," katanya kepada NBC News. AS diperkirakan akan menargetkan orang-orang yang ada di dalam daftar pemimpin politik dan pebisnis Rusia yang berpengaruh, yang telah dirilis Departemen Keuangan AS pada Januari lalu.

 

AS juga dapat menerapkan sanksi berdasarkan kekuatan yang diberikan oleh Kongres untuk menargetkan siapa pun yang menjalin kerja sama signifikan dengan intelijen dan sektor pertahanan Rusia.

 

"Jika mereka melakukan sesuatu yang sulit seperti ini, mungkin hanya akan sedikit meyakinkan anggota Kongres dan masyarakat yang bertanya-tanya apakah pemerintah fokus pada ancaman Rusia dan mengambil langkah untuk mengatasinya," kata Liz.

 

Rosenberg, mantan pejabat Departemen Keuangan AS di Center for a New American Security. Juru bicara Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS menolak untuk berkomentar. Pekan lalu, AS mengusir 60 mata-mata dan diplomat Rusia sebagai tanggapan atas serangan terhadap Sergei Skripal.

 

Pengusiran diplomat kali ini merupakan yang terbesar dalam sejarah AS terhadap Rusia. Pada awal Maret, Pemerintah AS juga memberikan sanksi baru pada sejumlah peretas dan agen mata-mata Pemerintah Rusia karena diduga ikut campur dalam pemilu 2016 dan melakukan serangan siber.

 

Dalam beberapa hari terakhir, pemerintahan Trump tengah mempertimbangkan tindakan tambahan untuk mengecam agresi Rusia secara terbuka. Jumat (30/4) lalu, Duta Besar AS untuk Rusia, Jon Huntsman Jr., mengatakan kepada pejabat pemerintah ia ingin mengadakan konferensi pers di Moskow tentang pengusiran Rusia atas para diplomat AS dari negara itu.

 

Namun pada akhirnya, ia memilih untuk tidak mengadakan konferensi pers karena alasan yang masih belum jelas, tetapi Huntsman muncul di dalam sebuah rekaman video YouTube yang menjelaskan keputusan Washington.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:44:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
Jalan Hidup Dakwah
22 Agustus 2026
Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
22 Agustus 2026
Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
22 Agustus 2026
Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
21 Agustus 2026
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
21 Agustus 2026
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
21 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
  • 2 Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
  • 3 Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
  • 4 Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
  • 5 Jalan Hidup Dakwah
  • 6 Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
  • 7 Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com