• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3057 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3030 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3011 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3011 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3013 Kali

  • Home
  • Internasional

AS akan Beri Sanksi Tambahan untuk Rusia

Redaksi Radarpku

Kamis, 05 April 2018 09:28:59 WIB
Cetak
AS akan Beri Sanksi Tambahan untuk Rusia

RADARPEKANBARU.COM.Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan memberlakukan sanksi tambahan terhadap Rusia pada Jumat (6/4). Sanksi tersebut bersifat ekonomi dan dirancang untuk menargetkan oligarki yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

 

Para pejabat AS mengatakan, sanksi terakhir yang diberikan kepada sejumlah individu dan entitas tetap berlaku. Namun akan ada lagi sekitar setengah lusin individu yang akan menerima sanksi, yang nama-namanya telah diberikan kepada presiden oleh Kongres.

 

Dalam beberapa pekan terakhir, penasihat keamanan nasional AS telah mendorong dikeluarkannya lebih banyak sanksi terhadap Rusia. Hal ini dilakukan setelah terjadi insiden serangan terhadap mantan agen intelijen militer Rusia di Inggris, serta dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu AS 2016.

 

Pada Selasa (3/4) malam, mantan Penasehat Keamanan Nasional AS, H.R. McMaster, menyerukan agar pemerintah dapat mengambil tindakan keras terhadap Moskow.

 

"Kami telah gagal untuk menerapkan sanksi yang setimpal," ujar McMaster, seperti dilaporkan laman The Washington Post. Pernyataannya disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, bahwa tidak ada yang lebih tangguh dalam melawan Rusia daripada dirinya.

 

Sementara itu, pejabat Rusia telah menyatakan kekesalannya terhadap AS. Duta Besar Moskow untuk AS, Anatoly Antonov, mengatakan atmosfer di Washington adalah racun.

 

"Ini atmosfir beracun," katanya kepada NBC News. AS diperkirakan akan menargetkan orang-orang yang ada di dalam daftar pemimpin politik dan pebisnis Rusia yang berpengaruh, yang telah dirilis Departemen Keuangan AS pada Januari lalu.

 

AS juga dapat menerapkan sanksi berdasarkan kekuatan yang diberikan oleh Kongres untuk menargetkan siapa pun yang menjalin kerja sama signifikan dengan intelijen dan sektor pertahanan Rusia.

 

"Jika mereka melakukan sesuatu yang sulit seperti ini, mungkin hanya akan sedikit meyakinkan anggota Kongres dan masyarakat yang bertanya-tanya apakah pemerintah fokus pada ancaman Rusia dan mengambil langkah untuk mengatasinya," kata Liz.

 

Rosenberg, mantan pejabat Departemen Keuangan AS di Center for a New American Security. Juru bicara Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS menolak untuk berkomentar. Pekan lalu, AS mengusir 60 mata-mata dan diplomat Rusia sebagai tanggapan atas serangan terhadap Sergei Skripal.

 

Pengusiran diplomat kali ini merupakan yang terbesar dalam sejarah AS terhadap Rusia. Pada awal Maret, Pemerintah AS juga memberikan sanksi baru pada sejumlah peretas dan agen mata-mata Pemerintah Rusia karena diduga ikut campur dalam pemilu 2016 dan melakukan serangan siber.

 

Dalam beberapa hari terakhir, pemerintahan Trump tengah mempertimbangkan tindakan tambahan untuk mengecam agresi Rusia secara terbuka. Jumat (30/4) lalu, Duta Besar AS untuk Rusia, Jon Huntsman Jr., mengatakan kepada pejabat pemerintah ia ingin mengadakan konferensi pers di Moskow tentang pengusiran Rusia atas para diplomat AS dari negara itu.

 

Namun pada akhirnya, ia memilih untuk tidak mengadakan konferensi pers karena alasan yang masih belum jelas, tetapi Huntsman muncul di dalam sebuah rekaman video YouTube yang menjelaskan keputusan Washington.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:13:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Sugiono Tegaskan Komitmen RI Tuntaskan CoC Laut China Selatan Tahun Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:10:39 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:44:34 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harga minyak dunia terus.

Internasional

Erdogan Ucapkan Selamat kepada Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 10:25:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erd.

Internasional

Iran Minta Houthi Bersiap Blokade Selat Bab el-Mandeb

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:06:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Serangan Baru AS ke Iran Targetkan Bandar Abbas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:13:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
23 Juli 2026
Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
23 Juli 2026
PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
23 Juli 2026
Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
23 Juli 2026
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
23 Juli 2026
Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
23 Juli 2026
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
22 Juli 2026
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
22 Juli 2026
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
22 Juli 2026
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
22 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
  • 2 Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
  • 3 PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
  • 4 Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
  • 5 Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
  • 6 Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
  • 7 Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com