• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3587 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3572 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3541 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3625 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3563 Kali

  • Home
  • Internasional

Mantan Presiden Korsel Ditangkap karena Skandal Korupsi

Redaksi Radarpku

Jumat, 23 Maret 2018 08:02:26 WIB
Cetak
Mantan Presiden Korsel Ditangkap karena Skandal Korupsi

RADARPEKANBARU.COM. - Mantan presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Myung-bak ditangkap pada Jumat (23/3) pagi atas berbagai tuduhan korupsi. Penangkapan tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian penangkapan pemimpin Korsel yang terlibat skandal korupsi setelah mereka tidak lagi menjabat.

Sebuah konvoi kendaraan, termasuk sedan hitam yang membawa Lee, memasuki pusat penahanan di Seoul setelah Pengadilan Distrik Pusat Seoul menyetujui surat perintah penahanannya. Karena kasus yang menjerat Lee cukup serius, ia dikhawatirkan akan mencoba menghancurkan barang bukti.

Jaksa dapat menahannya hingga 20 hari sebelum secara resmi menuntutnya. "Saat ini, saya merasa ini semua salah saya dan saya memiliki hati nurani untuk mengakui kesalahan daripada menyalahkan orang lain," kata Lee, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tidak lama sebelum penangkapannya, seperti dikutip kantor berita Yonhap.

"Selama 10 bulan terakhir, saya sudah menderita sakit yang tidak dapat saya tahan. Saya harap penangkapan saya akan meringankan penderitaan keluarga saya dan mereka yang bekerja dengan saya," ujarnya.

Lee (76 tahun) terlihat melambaikan tangan kepada para pekerjanya yang berkumpul di kediamannya di Seoul. Namun ia tidak berkomentar apa-apa ketika memasuki sedan bersama jaksa senior untuk dibawa ke pusat penahanan.

Jaksa menuduh Lee mengambil total 11 miliar won atau lebih dari Rp 140 miliar uang suap dari badan intelijennya sendiri, sejumlah kelompok bisnis, dan lain-lain. Lee juga dituduh memanfaatkan perusahaan swasta untuk mendapatkan dana ilegal sebesar 35 miliar won atau lebih dari Rp 420,7 miliar, menggelapkan dana resminya, dan menghindari pajak.

Penangkapan Lee terjadi sekitar satu tahun setelah mantan Presiden Park Geun-hye yang menggantikannya di kursi kekuasaan, digulingkan dari jabatan. Park dijebloskan ke penjara karena skandal korupsi yang berbeda, didorong oleh unjuk rasa besar-besaran rakyat Korsel selama beberapa bulan. Jaksa telah mengajukan tuntutan hukuman penjara selama 30 tahun untuk Park.

Pengadilan Seoul baru akan mengeluarkan putusan terhadapnya pada 6 April mendatang. Skandal korupsi yang menjerat pejabat tinggi sering terjadi di Korsel. Korsel adalah negara dengan perekonomian terbesar keempat di Asia, yang mencapai demokrasi liberal pada akhir 1980-an setelah beberapa dekade berada di bawah kepemimpinan diktator yang didukung militer. Lee sebelumnya telah menyangkal sebagian besar tuduhan terhadapnya.

Dia justru menuduh pemerintahan liberal Presiden Moon Jae-in saat ini mencoba membalas dendam atas kematian mantan presiden liberal Roh Moo-hyun, saat dilakukan penyelidikan korupsi terhadap keluarganya di bawah perintah Lee. Tuduhan Lee itu memicu kemarahan Moon. Moon sebelumnya juga menyebut investigasi terhadap keluarga Roh adalah bentuk balas dendam politik yang dilakukan oleh pemerintahan Lee.

Moon diketahui pernah menjabat sebagai kepala staf kepresidenan Roh. Lee adalah mantan eksekutif Hyundai yang berhasil memimpin perusahaan tersebut saat perekonomian Korsel sedang bangkit pasca-Perang Korea 1950-1953. Ia menjadi presiden pertama di negara itu dengan latar belakang pebisnis.

Citra Lee dalam dunia bisnis kemudian melahirkan harapan akan perekonomian yang membaik di Korsel. Namun periode pemerintahannya selama lima tahun dirusak dengan meningkatnya permusuhan dengan Korea Utara (Korut), banyaknya demonstrasi jalanan terhadap impor daging sapi AS, dan sulitnya perekonomian yang dilanda krisis keuangan global. Presiden Korsel lainnya yang mengalami akhir pemerintahan yang buruk adalah ayah Park Geun-hye, yaitu Park Chung-hee.

Diktator tersebut ditembak mati oleh kepala badan mata-matanya sendiri saat pesta pada 1979, setelah ia berkuasa selama 18 tahun. Sementara penerusnya, mantan jenderal Chun Doo-hwan dan Roh Tae-woo, harus menghabiskan waktu di penjara karena kasus penyuapan, pengkhianatan, dan dakwaan lainnya setelah lengser. Sedangkan mantan pemimpin oposisi yang berjuang melawan kediktatoran, Kim Young-sam dan Kim Dae-jung, harus melepaskan jabatannya dengan rasa malu setelah putra dan rekan dekat mereka terlibat dalam skandal.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:44:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
Jalan Hidup Dakwah
22 Agustus 2026
Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
22 Agustus 2026
Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
22 Agustus 2026
Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
21 Agustus 2026
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
21 Agustus 2026
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
21 Agustus 2026
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
21 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
  • 2 Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
  • 3 Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
  • 4 Jalan Hidup Dakwah
  • 5 Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
  • 6 Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
  • 7 Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com