• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2090 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4435 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4448 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4392 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4511 Kali

  • Home
  • Internasional

Mantan Presiden Korsel Ditangkap karena Skandal Korupsi

Redaksi Radarpku

Jumat, 23 Maret 2018 08:02:26 WIB
Cetak
Mantan Presiden Korsel Ditangkap karena Skandal Korupsi

RADARPEKANBARU.COM. - Mantan presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Myung-bak ditangkap pada Jumat (23/3) pagi atas berbagai tuduhan korupsi. Penangkapan tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian penangkapan pemimpin Korsel yang terlibat skandal korupsi setelah mereka tidak lagi menjabat.

Sebuah konvoi kendaraan, termasuk sedan hitam yang membawa Lee, memasuki pusat penahanan di Seoul setelah Pengadilan Distrik Pusat Seoul menyetujui surat perintah penahanannya. Karena kasus yang menjerat Lee cukup serius, ia dikhawatirkan akan mencoba menghancurkan barang bukti.

Jaksa dapat menahannya hingga 20 hari sebelum secara resmi menuntutnya. "Saat ini, saya merasa ini semua salah saya dan saya memiliki hati nurani untuk mengakui kesalahan daripada menyalahkan orang lain," kata Lee, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tidak lama sebelum penangkapannya, seperti dikutip kantor berita Yonhap.

"Selama 10 bulan terakhir, saya sudah menderita sakit yang tidak dapat saya tahan. Saya harap penangkapan saya akan meringankan penderitaan keluarga saya dan mereka yang bekerja dengan saya," ujarnya.

Lee (76 tahun) terlihat melambaikan tangan kepada para pekerjanya yang berkumpul di kediamannya di Seoul. Namun ia tidak berkomentar apa-apa ketika memasuki sedan bersama jaksa senior untuk dibawa ke pusat penahanan.

Jaksa menuduh Lee mengambil total 11 miliar won atau lebih dari Rp 140 miliar uang suap dari badan intelijennya sendiri, sejumlah kelompok bisnis, dan lain-lain. Lee juga dituduh memanfaatkan perusahaan swasta untuk mendapatkan dana ilegal sebesar 35 miliar won atau lebih dari Rp 420,7 miliar, menggelapkan dana resminya, dan menghindari pajak.

Penangkapan Lee terjadi sekitar satu tahun setelah mantan Presiden Park Geun-hye yang menggantikannya di kursi kekuasaan, digulingkan dari jabatan. Park dijebloskan ke penjara karena skandal korupsi yang berbeda, didorong oleh unjuk rasa besar-besaran rakyat Korsel selama beberapa bulan. Jaksa telah mengajukan tuntutan hukuman penjara selama 30 tahun untuk Park.

Pengadilan Seoul baru akan mengeluarkan putusan terhadapnya pada 6 April mendatang. Skandal korupsi yang menjerat pejabat tinggi sering terjadi di Korsel. Korsel adalah negara dengan perekonomian terbesar keempat di Asia, yang mencapai demokrasi liberal pada akhir 1980-an setelah beberapa dekade berada di bawah kepemimpinan diktator yang didukung militer. Lee sebelumnya telah menyangkal sebagian besar tuduhan terhadapnya.

Dia justru menuduh pemerintahan liberal Presiden Moon Jae-in saat ini mencoba membalas dendam atas kematian mantan presiden liberal Roh Moo-hyun, saat dilakukan penyelidikan korupsi terhadap keluarganya di bawah perintah Lee. Tuduhan Lee itu memicu kemarahan Moon. Moon sebelumnya juga menyebut investigasi terhadap keluarga Roh adalah bentuk balas dendam politik yang dilakukan oleh pemerintahan Lee.

Moon diketahui pernah menjabat sebagai kepala staf kepresidenan Roh. Lee adalah mantan eksekutif Hyundai yang berhasil memimpin perusahaan tersebut saat perekonomian Korsel sedang bangkit pasca-Perang Korea 1950-1953. Ia menjadi presiden pertama di negara itu dengan latar belakang pebisnis.

Citra Lee dalam dunia bisnis kemudian melahirkan harapan akan perekonomian yang membaik di Korsel. Namun periode pemerintahannya selama lima tahun dirusak dengan meningkatnya permusuhan dengan Korea Utara (Korut), banyaknya demonstrasi jalanan terhadap impor daging sapi AS, dan sulitnya perekonomian yang dilanda krisis keuangan global. Presiden Korsel lainnya yang mengalami akhir pemerintahan yang buruk adalah ayah Park Geun-hye, yaitu Park Chung-hee.

Diktator tersebut ditembak mati oleh kepala badan mata-matanya sendiri saat pesta pada 1979, setelah ia berkuasa selama 18 tahun. Sementara penerusnya, mantan jenderal Chun Doo-hwan dan Roh Tae-woo, harus menghabiskan waktu di penjara karena kasus penyuapan, pengkhianatan, dan dakwaan lainnya setelah lengser. Sedangkan mantan pemimpin oposisi yang berjuang melawan kediktatoran, Kim Young-sam dan Kim Dae-jung, harus melepaskan jabatannya dengan rasa malu setelah putra dan rekan dekat mereka terlibat dalam skandal.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:09:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Jaringan Listrik Masjid Nabawi Ikut Hancur Akibat Serangan Drone Houthi

Jumat, 02 Oktober 2026 - 08:47:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:18:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat Donald.

Internasional

Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua

Rabu, 30 September 2026 - 06:12:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Indonesia menggunakan Ha.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
06 Oktober 2026
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
06 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
06 Oktober 2026
Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
06 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
06 Oktober 2026
Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
06 Oktober 2026
PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah
05 Oktober 2026
Babak Baru Polda Riau: Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
05 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Tidak Sehat, Belajar Tatap Muka Terbatas di Pekanbaru Tetap Berjalan
05 Oktober 2026
Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
05 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
  • 2 KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
  • 3 Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
  • 4 Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
  • 5 Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
  • 6 Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
  • 7 PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com