• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2818 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2774 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2780 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2762 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2765 Kali

  • Home
  • Internasional

Kebijakan Rusia Sulitkan Bantuan Kemanusiaan ke Ghouta

Redaksi Radarpku

Jumat, 02 Maret 2018 08:31:53 WIB
Cetak
Kebijakan Rusia Sulitkan Bantuan Kemanusiaan ke Ghouta

RADARPEKANBARU.COM. - Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan rencana Rusia untuk menghentikan pertempuran di Ghouta timur Suriah selama lima jam perlu diperpanjang. Perpanjangan ini diperlukan agar pengiriman bantuan masuk untuk warga sipil dan evakuasi kasus medis memungkin segera dilakukan. "Anda gagal membantu kami dalam menolong warga sipil di Suriah.Ghouta Timur tidak menghormati hukum internasional," ujar Penasihat Kemanusiaan PBB Jan Egeland kepada diplomat dari 23 negara bagian yang menghadiri sebuah pertemuan mingguan di Jenewa, Kamis (1/3).

Egeland mengatakan sebuah koridor bantuan kemanusiaan membutuhkan komitmen dua arah karena beberapa konvoi memasuki Ghouta timur setiap pekan. PBB mencatat 1.000 kasus medis menjadi prioritas evakuasi untuk perawatan. Menurutnya, PBB tidak terlibat dalam perundingan yang menyebabkan deklarasi jeda lima jam karena waktu tersebut tidak cukup untuk bantuan kemanusiaan. "Saya harus mengatakan bahwa saya tidak tahu ada pihak yang mengira lima jam sudah cukup bagi kita untuk bisa mendistribusikan bantuan ke Ghouta timur dan untuk mengatur evakuasi medis secara teratur," katanya mengenai deklarasi sepihak Rusia tersebut.

Selama pertemuan kelompok tugas kemanusiaan di Jenewa tersebut, PBB mendapat pemberitahuan bahwa mereka mendapat izin dari Damaskus untuk pergi ke Douma di Ghouta timur. "Kami memiliki 43 truk yang harus pergi ke sana dan segera setelah kami mendapatkan izin," kata Egeland. Utusan Suriah untuk PBB Staffan de Mistura mengatakan PBB tidak akan menyerah untuk gencatan senjata 30 hari penuh, sebagaimana diamanatkan oleh Dewan Keamanan PBB Sabtu lalu.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Organisasi Perawatan Kesehatan dan Bantuan (UOSSM) yang bekerja di Suriah, Ghanem Tayara mengatakan sekitar 1.123 pasien memerlukan evakuasi dari Ghouta timur, di mana dua rumah sakit telah dibom sejak resolusi gencatan senjata. "Itu berarti orang-orang ini akan meninggal dalam beberapa hari ke depan jika kita tidak mengeluarkan mereka, mereka membutuhkan unit perawatan intensif," katanya. Rusia, sekutu kuat Presiden Suriah Bashar al-Assad, telah meminta gratifikasi lokal lima jam sehari untuk menetapkan apa yang mereka sebut sebagai koridor kemanusiaan sehingga bantuan dapat masuk ke dalam wilayah kantong dan warga sipil dan yang terluka dapat meninggalkan wilayah tersebut untuk memperoleh bantuan medis.

Tapi gencatan senjata pertama pada Selasa gagal saat pemboman dan penembakan dilanjutkan setelah jeda sebentar. Moskow, mengatakan bahwa kelompok pemberontak yang berbasis di Ghouta timur adalah teroris dan tidak dilindungi oleh resolusi PBB. Kelompok pemberontak mengatakan mereka akan menerima gencatan senjata penuh dan menolak mencegah warga sipil meninggalkan daerah tersebut.

Mereka mengatakan orang-orang takut ditangkap meskipun ada janji Rusia bahwa siapa pun yang menyerah kepada pemerintah Suriah akan aman. Sekutu utama Assad lainnya, Iran, mengatakan akan terus mendukung upaya perangnya. Teheran telah menempatkan aliansi milisi Syiah di Suriah sejak awal konflik. "Musuh tidak bisa berbuat apa-apa jika kita memenuhi tugas kita. Iran akan terus mendukung pemerintah Suriah," ujarPemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei seperti dikutip oleh televisi pemerintah.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:01:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subianto di.

Internasional

Turki Kerahkan 2 Pesawat Militer dan Tim SAR ke Venezuela

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:16:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prancis Catat 1.000 Kematian Akibat Gelombang Panas Ekstrem

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:26:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Terlambat Bertobat, Lima Ayat Alquran Gambarkan Penyesalan Setelah Dikubur

Senin, 29 Juni 2026 - 08:42:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Allah SWT melalui Alquran berul.

Internasional

Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Tembus 920 Jiwa, 50 Ribu Lainnya Hilang

Senin, 29 Juni 2026 - 08:24:46 WIB

RADARPEKANBVARU.COM - .

Internasional

Korsel Latih 500 Ribu Prajurit Drone untuk Hadapi Ancaman Korut

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:07:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Suhardiman Amby Tersangka, Muklisin Jabat Plt Bupati Kuansing
02 Juli 2026
5 Hiasan Dunia
02 Juli 2026
Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini
02 Juli 2026
Polda Riau Janji Transparan Dalam Mengusut Dugaan Pemukulan Mahasiswa
01 Juli 2026
Sidang Perdana Kasus Malapraktik Eks Finalis Putri Indonesia Riau Digelar 2 Juli
01 Juli 2026
Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Datangi Gedung KPK
01 Juli 2026
Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya
01 Juli 2026
HUT Bhayangkara Momentum Polri Berbenah dan Lebih Humanis
01 Juli 2026
Turki Kerahkan 2 Pesawat Militer dan Tim SAR ke Venezuela
01 Juli 2026
Pemprov Riau Siapkan UMKM Peternakan Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis
30 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Suhardiman Amby Tersangka, Muklisin Jabat Plt Bupati Kuansing
  • 2 5 Hiasan Dunia
  • 3 Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini
  • 4 Polda Riau Janji Transparan Dalam Mengusut Dugaan Pemukulan Mahasiswa
  • 5 Sidang Perdana Kasus Malapraktik Eks Finalis Putri Indonesia Riau Digelar 2 Juli
  • 6 Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Datangi Gedung KPK
  • 7 Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com