• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3573 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3559 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3528 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3605 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3549 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Hari Ibu Nasional Bagi Nasyiatul Aisyiyah Merupakan Bentuk Perjuangan Kaum Perempuan

Redaksi Radarpku

Sabtu, 23 Desember 2017 10:18:18 WIB
Cetak
Hari Ibu Nasional Bagi Nasyiatul Aisyiyah Merupakan Bentuk Perjuangan Kaum Perempuan

RADARPEKANBARU.COM - Peringatan hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, bukanlah seremonial biasa. Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) Diyah Puspitarini mengatakan, perlu dipahami bersama bahwa sejarah hari ibu yang ada di Indonesia juga memiliki semangat yang berbeda dengan awal sejarah mother's day yang dirayakan di berbagai negara.

Jika menelusuri sejarah Hari Ibu di Indonesia, tidak lepas dari perjuangan kaum perempuan dalam kongres perempuan pertama di Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Para perempuan berkumpul dari berbagai organisasi lintas agama dan suku dan semuanya memiliki semangat yang sama. Kongres ini diinisiasi oleh organisasi besar saat itu, seperti 'Aisyiyah, Wanita Tamansiswa, Wanita Katholik, Wanita Jong Java, dan organisasi perempuan lainnya.

“Para perempuan ini merasakan keresahan yang sama tentang stereotip dan diskrimanasi perempuan di Indonesia saat itu, yang masih berjuang untuk kemerdekaan bangsa,” ungkap Diyah, Jumat (22/12).

Maka pidato-pidato dalam kongres perempuan ini sebagian besar membahas mengenai derajat perempuan. Dan salah satu pidato yang terkenal adalah pidato Derajat Perempuan Siti  Munjiyah dari 'Aisyiyah.

Dalam isi pidatonya, Siti Munjiyah mengajak perempuan untuk maju bersama dan membuktikan bahwa derajat perempuan dama dengan laki laki.

Sedikit berbeda dengan latar belakang Mother's Day yang berawal dari Amerika Serikat. Anna Jarvis mengusung Mother's Day untuk memperingati kematian Ibu nya dan juga untuk mengenang jasa dan peran para Ibu di Amerika Serikat saat itu. Namun pada akhirnya peringatan Hari Ibu di seluruh dunia berbeda-beda dengan konteks dan latar belakang yang berbeda pula.

Nasyiatul Aisyiyah dalam momen Hari Ibu Nasional mengajak masyarakat, khususnya para perempuan muda, untuk mengenang kembali makna perjuangan kongres wanita di Indonesia saat itu, dimana derajat perempuan menjadi titik awal kontribusi perempuan dalam perang berbangsa dan bernegara. 

“Jika melihat hari ini, betapa derajat perempuan masih perlu diperjuangkan. Betapa tidak, masih banyak perempuan yang belum tersadar untuk memperjuangkan derajatnya dalam konteks diskriminasi dan kesetaraan,” tegas Diyah.

Namun benarlah kiranya, jika perempuan tidak mau maju dan tidak sadar karena perempuan tidak paham dan masih banyak sistem yang belum berpihak pada perempuan.

Diyah mencontohkan berbagai kasus kekerasan perempuan juga masih banyak menghiasi beranda persoalan dalam negara ini yang harus segera dituntaskan.

“Perdagangan perempuan dan buruh migran juga masih harus terus diperjuangkan dan diberikan perlindungan sistem dan hukum yang jelas. Dan tentunya masih banyak persoalan perempuan di bangsa ini yang harus terus diperjungkan,” ungkap Diyah.

Dengan memperingati hari ibu, Nasyiatul Aisyiyah mengajak semua perempuan di Indonesia untuk tersadar akan kontribusi bagi negara dan derajat perempuan itu sendiri.(mhmdyh)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Jalan Hidup Dakwah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Tidak sedikit orang yang mengak.

Dakwatuna

Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:24:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsy.

Dakwatuna

Ancaman bagi yang tidak Cebok setelah Buang Air Kecil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:56:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ajaran.

Dakwatuna

Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:52:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu masa, seorang raja m.

Dakwatuna

Banyak Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk ke Surga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:53:14 WIB

 Allah SWT memerintahkan manusia untuk.

Dakwatuna

Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:32:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
Jalan Hidup Dakwah
22 Agustus 2026
Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
22 Agustus 2026
Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
22 Agustus 2026
Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
21 Agustus 2026
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
21 Agustus 2026
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
21 Agustus 2026
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
21 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
  • 2 Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
  • 3 Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
  • 4 Jalan Hidup Dakwah
  • 5 Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?
  • 6 Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan
  • 7 Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com