• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1990 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4330 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4335 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4281 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4403 Kali

  • Home
  • Nasional

Kerajinan Payung Asal Kuntu Kampar , Tampil Pada Festival Payung Indonesia 2017 di Solo     

Redaksi Radarpku

Senin, 18 September 2017 11:18:36 WIB
Cetak
Kerajinan Payung Asal Kuntu Kampar , Tampil Pada Festival Payung Indonesia 2017 di Solo      
Kerajinan Payung Asal Kuntu Kampar , Tampil Pada Festival Payung Indonesia 2017 di Solo     

RADARPEKANBARU.COM — Kemeriahan kembali menghiasai kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di kawasan Puro Mankunegaran, tempat berlangsungnya Festival Payung Indonesia 2017. Event yang memasuki tahun ke empat ini secara resmi dibuka pada Jumat (15/9) malam.

Selama tiga hari hingga Minggu (17/9), masyarakat dan wisatawan dapat melihat sekaligus mengetahui lebih dalam tentang ratusan payung rajut dari berbagai daerah tanah air.

Masyarakat diajak mengenal lebih jauh tentang payung nusantara, baik sebagai keterikatanya dalam kehidupan bermasayarakat sekaligus ragam budaya yang menjadi kekuatan pariwisata.

Kampar berkesempatan mengisi satu satunya Stan asal sumatra dengan menganggangkat tema 4 simbol Khalifah Rantau Kampar Kiri.

Demikian disampaikan salah seorang perwakilan asal Kampar,  Eko Pirnanda kepada radarpekanbaru.com , senin  (17/4).

Menurut Eko,  Payung payung Khas Riau ini dibuat oleh pengrajin asal Kuntu Kampar Kiri,  Provinsi Riau.

" Payung adalah hasil karya pengrajin Kuntu, " kata Eko.

Eko menjelaskan bahwa Tampilnya payung Kampar di Festival Payung Solo merupakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kampar.

Ditempat terpisah penyelenggara yang juga inisiator Festival Payung Indonesia, Heru Mantaya menjelaskan, festival ini menjadi ruang berbagi bagi ide, ilmu dan kreativitas para seniman dan pelestari payung serta sebagai semangat dalam melestarikan payung tradisional Indonesia.

“Festival ini juga merupakan ruang ekspresi seni sekaligus ruang membangun persahabatan antarindividu, golongan dan bangsa,” ujar Heru.

Karena itulah festival kali ini mengusung tema “Sepayung Indonesia” yang juga sebagai upaya mendorong persahabatan dan perdamaian.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Basuki Anggoro Hexa mengatakan, Festival Payung Indonesia merupakan satu dari 52 calender of event yang ada di Solo selama tahun 2017. Ia melihat antusiasme masyarakat setiap tahunnya sangat besar dan semakin meningkat.

Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap payung tradisional tidak hanya sebagai citra dan identitas budaya bangsa, tapi lebih dari itu, bentuk apresiasi untuk terus melestarikan dan menjadikannya potensi wisata yang tak ternilai.

“Saya lihat sejak pukul 18.30 WIB (Jumat 15/9), halaman depan Puro Mangkunegaran sudah ramai dipenuhi warga masyarakat dari berbagai tempat. Ini membuktikan bahwa festival payung sebagai baguan dari celender of event mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Di tingkat ideal, kata dia, festival ini menambah ragam atraksi dan menjadi daya tarik wisata, sehingga menimbulkan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat.

“Baik terhadap tingkat hunian di hotel juga yang langsung dirasakan masyarakat,” kata dia.

Festival Payung Indonesia (FPI) 2017 tidak hanya diisi dengan pameran ratusan payung, tapi juga workshop. Selain itu ada juga fashion show kain lurik dan payung dari berbagai daerah di Indonesia, gelar pentas maestro tari di Indonesia, serta tak ketinggalan workshop fotografi oleh Darwis Triadi.

Untuk maestro tari terdapat beberapa nama besar. Diantaranya Didik Nini Thowok, Ayu Bulantrisna Djelantik, Hj. Munasiah Daeng Jinne dan lainnya.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan FPI 2017 kali ini istimewa karena digelar di Puro Mangkunegaran setelah sebelumnya selalu digelar di Bale Kembang.

Puro Mangkunegaran dikatakan Esthy sebagai istana keraton surakarta, merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan.

“Jadi ini menjadi satu kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh destinasi pariwisata ini. Tidak hanya bagi masyarakat Solo tapi Indonesia secara keseluruhan,” kata Esthy didampingi Ketua Bidang Wisata Budaya Kemenpar Wawan Gunawan.

Dengan berbagai aktivitas yang ada di FPI 2017, Esthy berharap festival payung ini bisa menjadi daya tarik masyarakat Solo dan sekitarnya juga provinsi lain untuk bisa hadir ke Solo.

“Temanya adalah Sepayung Indonesia, makna dari tema ini adalah keanekaragaman kekayaan yang sangat indah, budaya aneka ragam, kemudian juga ras, suku. Tentunya jadi kekayaan yang memperindah Indonesia,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kembali digelarnya Festival Payung Indonesia 2017. Menurutnya kehadiran festival ini tidak hanya memperkuat pariwisata di Solo, tapi juga di Jawa Tengah dan Yogyakarta atau yang biasa disebut “Joglosemar” dengan Candi Borobudur sebagai ikon.

“Borobudur itu sudah kami tetapkan sebagai destinasi prioritas dengan program yang ‘Joglosemar’. Dan Solo bisa menjadi beyond dari pariwisata itu,” ujar Menpar Arief Yahya.

Ia mengajak berbagai pihak untuk dapat bersama-sama memanfatkan kebijakan strategi yang ditetapkan Kemenpar tersebut dengan menjadikan Borobudur dan sekitarnya menjadi destinasi pariwisata.

“Harapannya, event ini dapat terus menjadi kegiatan tahunan sehingga bisa menhajak negara-negara lain di negara ASEAN bergabung dan menjadikan ajang ini event internasional,” ujar Menpar Arief Yahya. (radarpku/balipost)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 06:10:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Momentum 30 September 2026 diharapkan menjadi kesempatan ba.

Nasional

Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 18:57:12 WIB

RADARPWKANBARU.COM - Jajaran Ombudsman RI dip.

Nasional

Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla

Senin, 28 September 2026 - 08:46:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu

Sabtu, 26 September 2026 - 09:55:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyo.

Nasional

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 10:06:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah masih memverifikasi dokumen tagihan sebelum menc.

Nasional

KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan

Kamis, 24 September 2026 - 08:54:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
30 September 2026
Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
30 September 2026
Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
30 September 2026
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
30 September 2026
Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
30 September 2026
Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
30 September 2026
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
29 September 2026
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
29 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
  • 2 Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
  • 3 Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
  • 4 Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
  • 5 Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
  • 6 Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
  • 7 Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com