PILIHAN +INDEKS
Diduga PT. MAN Buang Limbah ke Sungai
Masyarakat Bangun Jaya, Ngadu ke DPRD
Perwakilan Masyarakat Ngadu ke DPRD Rohul
Pasirpangaraian, (radarpekanbaru.com) - Diduga PT Merangkai Agro Nusantara (MAN) sembarangan membuang limbahnya di Sungai Juragi, masyarakat Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, adukan masalah ini ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rohul.
Sebanyak 10 orang perwakilan masyarakat dikoordinatori, Suparman langsung diterima Kertua DPRD Rohul H. Hasanudin Nasution, SH di ruang kerjanya, Rabu kemarin (12/2/2014).
Disampaikan, Koordinator Masyarakat, Suparman dengan pembuangan limbah itu, dampaknya selain ikan mati, juga tanaman masyarakat juga ikut mati seperti genjer, kangkung semua habitat di Sungai Juragi itu juga mati.
" Kami melihat pihak BLH tidak sportif, menyampaikan laporan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, masyarakat Desa Bangun Jaya melapor ke DPRD Rohul sesuai dengan Nomor :02/MASY/9/2/2014, padahal sebelumnya sudah surat Ketua DPRD Rohul H. Hasanuddin, SH, Nomor 171.3/DPRD-UM/23," jelas Suparman
Tambah, Suparman, selain limbah cair, cerobongnya juga patah sehingga menimbulkan asap hitam, kalau masyarakat menjemur kain timbul bintik-bintik hitam, belum lagi bau busuknya menyengat siang-malam harus dirasakan masyarakat.
" Jika DPRD Rohul tidak bisa memediasi kami, nanti kami akan melakukan unjuk rasa dengan kekuatan 300 Kepala Keluarga (KK), bila menginap bersama istri dan keluarga di Gedung DPRD Rohul, " Ancam Suparman.
Di tempat yang sama Ketua DPRD Rohul, laporan masyarakat ini sudah kesekian kalinya, pihaknya sudah memanggil dan memerintahkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) supaya turun kelapangan dan itu sudah dilakukan, kenyataannya hasil tes BLH berbeda dengan fakta lapangan.
Jadi untuk mengakomodir pengaduan masyarakat ini, kata Hasanudin, nanti akan melakukan pemanggilan kembali pada BLH Rohul untuk dibahas dengan komisi III DPRD Rohul,
" Nanti kita pertanyakan kenapa bisa bereda temuan di lapangan dengan hasil penelitian BLH, nanti kita akan menurunkan komisi III kelapangan untuk mengechek langsung ke Tempat Kejadian Peristiwa," tukas Hasanudin.
Tambah Ketua DPRD Rohul, jika nanti terbukti secara otomtis akan ditarik izin mereka, diminta BLH Rohul harus mendalami hal ini, sebab ini demi kepentingan masyarakat.(rp/utc)
Sebanyak 10 orang perwakilan masyarakat dikoordinatori, Suparman langsung diterima Kertua DPRD Rohul H. Hasanudin Nasution, SH di ruang kerjanya, Rabu kemarin (12/2/2014).
Disampaikan, Koordinator Masyarakat, Suparman dengan pembuangan limbah itu, dampaknya selain ikan mati, juga tanaman masyarakat juga ikut mati seperti genjer, kangkung semua habitat di Sungai Juragi itu juga mati.
" Kami melihat pihak BLH tidak sportif, menyampaikan laporan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, masyarakat Desa Bangun Jaya melapor ke DPRD Rohul sesuai dengan Nomor :02/MASY/9/2/2014, padahal sebelumnya sudah surat Ketua DPRD Rohul H. Hasanuddin, SH, Nomor 171.3/DPRD-UM/23," jelas Suparman
Tambah, Suparman, selain limbah cair, cerobongnya juga patah sehingga menimbulkan asap hitam, kalau masyarakat menjemur kain timbul bintik-bintik hitam, belum lagi bau busuknya menyengat siang-malam harus dirasakan masyarakat.
" Jika DPRD Rohul tidak bisa memediasi kami, nanti kami akan melakukan unjuk rasa dengan kekuatan 300 Kepala Keluarga (KK), bila menginap bersama istri dan keluarga di Gedung DPRD Rohul, " Ancam Suparman.
Di tempat yang sama Ketua DPRD Rohul, laporan masyarakat ini sudah kesekian kalinya, pihaknya sudah memanggil dan memerintahkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) supaya turun kelapangan dan itu sudah dilakukan, kenyataannya hasil tes BLH berbeda dengan fakta lapangan.
Jadi untuk mengakomodir pengaduan masyarakat ini, kata Hasanudin, nanti akan melakukan pemanggilan kembali pada BLH Rohul untuk dibahas dengan komisi III DPRD Rohul,
" Nanti kita pertanyakan kenapa bisa bereda temuan di lapangan dengan hasil penelitian BLH, nanti kita akan menurunkan komisi III kelapangan untuk mengechek langsung ke Tempat Kejadian Peristiwa," tukas Hasanudin.
Tambah Ketua DPRD Rohul, jika nanti terbukti secara otomtis akan ditarik izin mereka, diminta BLH Rohul harus mendalami hal ini, sebab ini demi kepentingan masyarakat.(rp/utc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma Provinsi Riau.
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Pekan.
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
KUANSING - Polemik hukum antara DT Darwis dan konten kreator Polda Sitanggang me.
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
RADARPEKANBARU.COM - Bandar Udara Internasional Sult.
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
RADARPEKANBARU.COM - Kualitas udara di Kota Pekanbar.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








