Keluarga Menolak Autopsi
Mahasiswa UNRI yang Tewas di Kamar Kos Diduga Idap Penyakit Penyempitan Saluran Pernafasan
RADARPEKANBARU.COM- Mahasiswa yang meninggal dunia di kamar kos di Jalan Balam Sakti, Senin (11/9/2017) sore disebabkan penyakit penyempitan saluran pernafasan.
"Dugaan sementara penyebab kematian korban karena korban memiliki riwayat penyempitan saluran pernafasan. Fakta tersebut disampaikan orang tua korban," kata Kapolsek Tampan, Kompol Rezi Dharmawan.
Jasad korban langsung dibawa pihak keluarga. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jasad korban.
Seorang mahasiswa ditemukan tewas di kamar kos nya di Jalan Balam Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Senin (11/9/2017).
Korban teridentifikasi bernama Fiwangga Yudha (22).
Berdasarkan laporan polisi yang diterima wartawan, korban merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau (UR).
Korban pertama kali ditemukan saksi bernama Adi Nata.
Kondisi korban saat ditemukan tidak menggunakan pakaian dan kondisi mulut berbusa.
Temuan jasad korban sekitar pukul 16.00 WIB.(*)
/tribunpku/
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








