• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3822 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3816 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3787 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3874 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3799 Kali

  • Home
  • Internasional

Pilu! Ritual Suku Talang Mamak Terkubur Bara Hitam PT RBH

Redaksi Radarpku

Sabtu, 15 Februari 2014 20:41:22 WIB
Cetak
Pilu! Ritual Suku Talang Mamak Terkubur Bara Hitam PT RBH
Kondisi hutan Inhu.
Rengat, (radarpekanbaru.com) - Pengalian besar-besaran yang dilakukan PT Riau Bara Harum (RBH) dengan menyobek permukaan bumi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, dalam perburuan batu bara menyisakan luka ekologis begitu parah yang sewaktu-waktu mengancam masyarakat tempatan.

Di awal Februari 2014, luka ekologis dengan membawa dampak buruk bagi alam dari eksploitasi PT RBH di Kabupaten Inhu setidaknya menghantui masyarakat yang tersebar di tiga blok tambang.

Seperti di Desa Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Siberida dan dua desa di Kecamatan Batang Gangsal yakni Desa Siambul dan Kelesa.Di Desa Sungai Arang, hamparan permukaan bumi nan gersang pasca eksploitasi PT RBH terbentang di atas lahan yang luasnya sejauh mata memandang.

Bukit-bukit yang dulunya hijau oleh rimbunan pepohononan kini berganti dengan gundukan tanah tandus kering bebatuan.Kerusakan masif, seperti debu dan kematian ekosistem di kawasan itu terlihat jelas. Keangkuhan alat berat perusahaan yang menyobek permukaan bumi dalam perburuan batu bara kini menyisakan bekas tambang layaknya sebuah danau besar.

Tak satupun keanekaragaman hayati tumbuh di atas hamparan kawasan gersang tersebut selain rumput ilalang liar akibat hilangnya fungsi proteksi terhadap tanah.Dari atas bukit gersang tertinggi di kawasan bekas tambang PT RBH itu tampak sebuah anak sungai yang membelah hamparan gersang.

Bagi masyarakat setempat sungai tersebut diberi nama Sungai Kinutan. Dulu jelang alat berat menjamah dan mengeruk batu bara, aliran air sungai tersebut bening dan menjadi nadi kehidupan bagi warga.

Kini kondisi Sungai Kinutan sangat memprihatinkan. Selain diduga sudah tercemar limbah tambang, keberadaan Sungai Kinutan juga sudah diambang kepunahan. Pasalnya pasir bercampur batu kerikil bekas galian tambang yang ditinggalkan PT RBH sudah menutupi aliran sungai.

Salah seorang putra jati suku asli Talang Mamak, Riau, Juanda kepada wartawan menyatakan, kawah-kawah bekas tambang PT RBH yang sudah membentuk danau berisi air itu jumlahnya mencapai ratusan, terutama yang berada di tiga blok kawasan tambang.

Dimata Juanda yang juga anggota DPRD Inhu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, keganasan perburuan batu bara PT RBH tidak hanya mengubur Sungai Kinutan melainkan juga meluluhlantakan sumber penghidupan suku asli Talang Mamak di Inhu yakni dengan tercemarnya Sungai Gangsal.

"Sebagai masyarakat asli suku Talang Mamak, saya sangat mengenal bagaimana histrory Sungai Gangsal yang menjadi dulunya sumber penghidupan. Keberadaan Sungai Gangsal merupakan salah satu bukti dari rekam jejak perjalanan Suku Talang Mamak di Riau.Kini bukti sejarah itu seolah hanyut tergerus arus limbah tambang. Sungai tak lagi bening dan ikan pun sudah langka, " ujar Juanda.

Kegalauan masyarakat asli suku Talang Mamak di Inhu kian tak bertepi. Setiap kali mengadukan kerusakan lingkungan akibat ekploitasi tambang batu bara PT RBH selalu berujung tanpa solusi. Pihak perusahaan yang terus mengeruk jutaan ton batu bara dari perut bumi Inhu terkesan mengunakan sistem kaca mata kuda.

"Mereka tidak akan pernah peduli dengan kerusakan lingkungan dan hancurnya budaya suku Talang Mamak. Keberadaan mereka sama sekali tidak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tambang. Kini keberadaan ratusan kawah bekas tambang tanpa reklamasi tersebut menjadi ancaman bencana alam seperti banjir air bah dan longsor yang menakutkan warga, " pungkas Juanda.

Ratusan kawah bekas tambang dengan kedalamam hingga ratusan meter yang  ditinggalkan begitu saja oleh PT RBH menjadi ancaman bencana ekologis yang mesti mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat. PT RBH menjadi mesin perburuan batu bara dibalik kehancuran lingkungan hidup terutama rusaknya hutan yang berada di lingkar tambang dan hilangnya lokasi di kawasan hutan tempat masyarakat adat melakukan ritual.

Diperparah lagi dengan menurunnya kualitas hidup dan kesehatan penduduk lokal seperti timbulnya berbagai macam penyakit, seperti asma dan penyakit kulit menjadi catatan hitam atas keberadaan PT RBH. (rac)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa

Jumat, 04 September 2026 - 08:50:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta

Kamis, 03 September 2026 - 09:49:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Serang Iran: Korban Sipil Berjatuhan, Teheran Janji Membalas

Rabu, 02 September 2026 - 09:09:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

AS Serang Dua Peluncur Roket Iran Dekat Selat Hormuz

Selasa, 01 September 2026 - 09:47:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ratusan Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dimakamkan Massal

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:00:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:32:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
04 September 2026
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 2 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
  • 3 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
  • 4 Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
  • 5 Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
  • 6 Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
  • 7 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com