• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2597 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4942 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4972 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4911 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5063 Kali

  • Home
  • Internasional

Pilu! Ritual Suku Talang Mamak Terkubur Bara Hitam PT RBH

Redaksi Radarpku

Sabtu, 15 Februari 2014 20:41:22 WIB
Cetak
Pilu! Ritual Suku Talang Mamak Terkubur Bara Hitam PT RBH
Kondisi hutan Inhu.
Rengat, (radarpekanbaru.com) - Pengalian besar-besaran yang dilakukan PT Riau Bara Harum (RBH) dengan menyobek permukaan bumi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, dalam perburuan batu bara menyisakan luka ekologis begitu parah yang sewaktu-waktu mengancam masyarakat tempatan.

Di awal Februari 2014, luka ekologis dengan membawa dampak buruk bagi alam dari eksploitasi PT RBH di Kabupaten Inhu setidaknya menghantui masyarakat yang tersebar di tiga blok tambang.

Seperti di Desa Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Siberida dan dua desa di Kecamatan Batang Gangsal yakni Desa Siambul dan Kelesa.Di Desa Sungai Arang, hamparan permukaan bumi nan gersang pasca eksploitasi PT RBH terbentang di atas lahan yang luasnya sejauh mata memandang.

Bukit-bukit yang dulunya hijau oleh rimbunan pepohononan kini berganti dengan gundukan tanah tandus kering bebatuan.Kerusakan masif, seperti debu dan kematian ekosistem di kawasan itu terlihat jelas. Keangkuhan alat berat perusahaan yang menyobek permukaan bumi dalam perburuan batu bara kini menyisakan bekas tambang layaknya sebuah danau besar.

Tak satupun keanekaragaman hayati tumbuh di atas hamparan kawasan gersang tersebut selain rumput ilalang liar akibat hilangnya fungsi proteksi terhadap tanah.Dari atas bukit gersang tertinggi di kawasan bekas tambang PT RBH itu tampak sebuah anak sungai yang membelah hamparan gersang.

Bagi masyarakat setempat sungai tersebut diberi nama Sungai Kinutan. Dulu jelang alat berat menjamah dan mengeruk batu bara, aliran air sungai tersebut bening dan menjadi nadi kehidupan bagi warga.

Kini kondisi Sungai Kinutan sangat memprihatinkan. Selain diduga sudah tercemar limbah tambang, keberadaan Sungai Kinutan juga sudah diambang kepunahan. Pasalnya pasir bercampur batu kerikil bekas galian tambang yang ditinggalkan PT RBH sudah menutupi aliran sungai.

Salah seorang putra jati suku asli Talang Mamak, Riau, Juanda kepada wartawan menyatakan, kawah-kawah bekas tambang PT RBH yang sudah membentuk danau berisi air itu jumlahnya mencapai ratusan, terutama yang berada di tiga blok kawasan tambang.

Dimata Juanda yang juga anggota DPRD Inhu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, keganasan perburuan batu bara PT RBH tidak hanya mengubur Sungai Kinutan melainkan juga meluluhlantakan sumber penghidupan suku asli Talang Mamak di Inhu yakni dengan tercemarnya Sungai Gangsal.

"Sebagai masyarakat asli suku Talang Mamak, saya sangat mengenal bagaimana histrory Sungai Gangsal yang menjadi dulunya sumber penghidupan. Keberadaan Sungai Gangsal merupakan salah satu bukti dari rekam jejak perjalanan Suku Talang Mamak di Riau.Kini bukti sejarah itu seolah hanyut tergerus arus limbah tambang. Sungai tak lagi bening dan ikan pun sudah langka, " ujar Juanda.

Kegalauan masyarakat asli suku Talang Mamak di Inhu kian tak bertepi. Setiap kali mengadukan kerusakan lingkungan akibat ekploitasi tambang batu bara PT RBH selalu berujung tanpa solusi. Pihak perusahaan yang terus mengeruk jutaan ton batu bara dari perut bumi Inhu terkesan mengunakan sistem kaca mata kuda.

"Mereka tidak akan pernah peduli dengan kerusakan lingkungan dan hancurnya budaya suku Talang Mamak. Keberadaan mereka sama sekali tidak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tambang. Kini keberadaan ratusan kawah bekas tambang tanpa reklamasi tersebut menjadi ancaman bencana alam seperti banjir air bah dan longsor yang menakutkan warga, " pungkas Juanda.

Ratusan kawah bekas tambang dengan kedalamam hingga ratusan meter yang  ditinggalkan begitu saja oleh PT RBH menjadi ancaman bencana ekologis yang mesti mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat. PT RBH menjadi mesin perburuan batu bara dibalik kehancuran lingkungan hidup terutama rusaknya hutan yang berada di lingkar tambang dan hilangnya lokasi di kawasan hutan tempat masyarakat adat melakukan ritual.

Diperparah lagi dengan menurunnya kualitas hidup dan kesehatan penduduk lokal seperti timbulnya berbagai macam penyakit, seperti asma dan penyakit kulit menjadi catatan hitam atas keberadaan PT RBH. (rac)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS

Kamis, 05 November 2026 - 06:06:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris

Rabu, 04 November 2026 - 06:10:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Indonesia Desak Rusia Berhenti Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran

Selasa, 03 November 2026 - 04:47:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Menlu RI di G20: Ketahanan Nasional Jadi Kunci Stabilitas Global

Senin, 02 November 2026 - 05:23:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Indonesia mendorong penguatan p.

Internasional

10 Perusahaan Terkait Karhutla Dipanggil Pemerintah Singapura

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:07:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Menlu Singapura Gelar Pertemuan Tertutup dengan Presiden Prabowo di Hambalang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:15:08 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
05 November 2026
Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
05 November 2026
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
  • 2 Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
  • 3 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 4 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 5 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 6 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 7 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com