• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3563 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3549 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3519 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3597 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3539 Kali

  • Home
  • Nasional

Pesona Festival Pacu Jalur Teluk Kuantan Riau

Redaksi Radarpku

Selasa, 22 Agustus 2017 14:21:44 WIB
Cetak
Pesona Festival Pacu Jalur Teluk Kuantan Riau
Festival Pacu Jalur tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan budaya kebanggaan masyarakat Provinsi Riau

RADARPEKANBARU.COM- Sudah pernah lihat balapan perahu berukuran sangat panjang? Perahu terbuat dari kayu pohon berukuran 25-40 meter. Sangat panjang, jumlah pendayung bisa 50 sampai 60 setiap perahu? Lomba ini diikuti oleh ratusan perahu dan melibatkan ribuan atlet dayung.

Dahsyat dan seru! Lingkari tanggal mainnya, luangkan waktu untuk menikmati festival yang hanya bisa disaksikan di Provinsi Riau itu. Ya, namanya Festival Pacu Jalur, digelar 23-26 Agustus 2017, di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kepulauan Riau.

"Festival Pacu Jalur tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan budaya kebanggaan masyarakat Provinsi Riau, khususnya masyarakat Kuantan Singingi. Festival ini berupa kompetisi mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu panjang yang terbuat dari kayu pohon. Ini perpaduan antara unsur olahraga, seni dan olah batin," kata Bupati Kuantan Singingi Mursini.


Kenapa harus rayon? Mursini menambahkan, peminat lomba pacu jalur ini semakin tahun menjadi sangat besar, peserta membeludak, bisa ribuan perahu, untuk itu harus dibagi per rayon, dan pelaksanaan event pacu jalur tradisional tahun ini, baik pacu jalur rayon, pacu jalur mini maupun event pacu jalur tingkat nasional ini dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Kuantan Singingi Nomor Kpts 126/V/2017 tertanggal 30 Mei 2017.

Untuk tingkat rayon, pelaksanaannya sudah dilakukan sejak awal Juli. "Terbagi dalam 4 rayon, 4 kecamatan, telah dilaksanakan dari 6 hingga 29 juli. Selanjutnya, rangkaian pelaksanaan pacu jalur event nasional untuk pacu jalur mini tradisional dihelat di Tepian Narosa Teluk Kuantan, 19-21 Agustus dan pacu jalur tradisional dihelat di Tepian Narosa Teluk Kuantan, 23-26 Agustus," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kuansing, Marwan.

Peserta terbaik setiap rayon akan bergemu di Festival Pacu Jalur tradisional yang beranggotakan laki-laki dengan usia 15 sampai 40 tahun. Jumlah pendayung perahu sekitar 50 sampai 60 orang.

Kenapa jumlah pendayung berbeda-beda? Ini disesuaikan dengan panjang perahu. Tidak ada perbedaan kelas, jumlah antar tim tidak sama, bisa satu perahu 50 orang atau 60 orang. Ini uniknya, pendayung banyak belum tentu menang, karena menurut mitos yang ada di sana, kemenangan itu ditentukan dari kekuatan magis yang terdapat pada kayu perahu serta kesaktian sang pawang dalam mengendalikan perahu.

Dari 50 atau 60 pendayung, ada anggota tim disebut 'anak pacu' dengan beberapa tugas masing-masing dan sebutannya, seperti 'tukang kayu', 'tukang concang' yang menjadi komandan atau pemberi aba-aba, dan 'tukang pinggang' yang menjadi juru mudi.

Ada juga 'tukang onjai' yang bertugas memberi irama di bagian kemudi dengan cara menggoyang-goyangkan badannya, dan 'tukang tari' yang membantu 'tukang onjai' dalam memberi tekanan agar seimbang, agar perahu dapat berjungkat-jungkit secara teratur dan berirama.

Perlombaan Pacu Jalur menggunakan sistem gugur, sehingga peserta yang sudah kalah di awal tidak boleh ikut bermain lagi. Sedangkan pemenang-pemenangnya akan diadu kembali untuk mendapatkan pemenang utama.

Keunikan lain, di bibir sungai terlihat sebuah meriam. Untuk apa? Festival akan dimulai dengan bunyi menggelegar meriam, sebuah tanda yang unik untuk memulai suatu perlombaan.

Kenapa harus menggunakan meriam dan bukan peluit saja? Karena jika menggunakan peluit, suaranya tidak akan dapat terdengar oleh semua peserta lomba. Ini disebabkan luasnya arena lomba dan keramaian ratusan ribu penonton yang menyaksikan perlombaan sepanjang sungai.

Saat dentuman meriam pertama kali, perahu-perahu yang telah ditentukan urutannya akan berjejer di garis start. Pada dentuman kedua, para peserta berada dalam posisi siap untuk mengayuh dayung. Pada saat wasit membunyikan meriam untuk yang ketiga kalinya, perlombaan pacu jalur pun dimulai. Semua tim akan mengerahkan seluruh tenaga dan kemampuannya untuk bisa mencapai garis finis.

Sebelum acara puncak Festival Pacu Jalur dimulai, semua penonton akan dihibur dengan penampilan tari-tarian serta nyanyian daerah.

Bagi Menpar Arief Yahya, Provinsi Riau memang sedang giat membangun atraksi. Berbagai event seperti festival budaya Pacu Jalur ini diseriusi dan dipromosikan besar-besaran.

Inilah cara terbaik yang bisa mendatangkan ratusan ribu wisatawan, selain Festival Bakar Tongkang, di Bagan Siapiapi. Sebuah tradisi yang telah berjalan seabad lebih, dan selalu mengundang banyak wisatawan termasuk wisman dari etnis Tionghoa yang mencapai 30 ribu wisman.

Potensi ini tinggal ditingkatkan dengan strategi pemasaran dan promosinya yang mengacu pada strategi yang dijalankan oleh Kemenpar dengan pendekatan Destination, Origin, dan Time (DOT) serta Branding atau PR-ing, Advertising, dan Selling (BAS).

Rumus Arief dalam mengembangkan destinasi itu selalu Atraksi, Akses, Amenitas (3A). Ketiga komponen itu harus komplet, bila ingin sustainable.

"Perhatikan tiga hal itu, maka Riau akan semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Riau harus berani benchmark, menentukan siapa rival atau lawan tandingnya? Daerah mana yang cocok dijadikan lawan? Untuk maju, harus ada rival, sehingga ada ukuran sukses, yakni mengalahkan rivalnya iu," kata Arief. (alam/dtc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Purbaya: Desil 10 Tak Boleh Beli BBM Subsidi, Anggaran Bisa Hemat 10%

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:50:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi .

Nasional

Korban Gempa NTT Capai 71 Orang, Hampir 60 Ribu Warga Mengungsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:49:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Badan Nasional Penanggulangan B.

Nasional

Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:43:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mens.

Nasional

KKP Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:16:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

H. Syarif Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Depan Istana Siak

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09:50 WIB

RadarPekanbaru Com — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten .

Nasional

Gempa M 7,7 di NTT Picu Kerusakan Bangunan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:51:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitud.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
21 Agustus 2026
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
21 Agustus 2026
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
21 Agustus 2026
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
21 Agustus 2026
Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS
21 Agustus 2026
Purbaya: Desil 10 Tak Boleh Beli BBM Subsidi, Anggaran Bisa Hemat 10%
21 Agustus 2026
Solusi Defisit Anggaran, Pemprov Riau Kolaborasi dengan Pabrik Kelapa Sawit Bangun Jalan
20 Agustus 2026
Walikota Pekanbaru Pastikan Tak Ada Lagi Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya
20 Agustus 2026
Ekspor Riau Tembus US$10,49 Miliar pada Semester I 2026
20 Agustus 2026
Ancaman bagi yang tidak Cebok setelah Buang Air Kecil
20 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pekanbaru Siaga Penanggulangan Karhutla
  • 2 Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
  • 3 Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
  • 4 Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
  • 5 Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS
  • 6 Purbaya: Desil 10 Tak Boleh Beli BBM Subsidi, Anggaran Bisa Hemat 10%
  • 7 Solusi Defisit Anggaran, Pemprov Riau Kolaborasi dengan Pabrik Kelapa Sawit Bangun Jalan

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com