Sidak Pasar Tradisional, Kapolres Bengkalis Temukan Ikan Busuk Dijual
RADARPEKANBARU.COM - Jajaran Polres Bengkalis meninjau pasar tradisional Terubuk Bengkalis, Selasa (20/6/17). Ditemukan sejumlah ikan diduga tidak layak konsumsi atau sudah membusuk masih dijual pedagang ke pembeli.
Tim dipimpin langsung Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni didampingi perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis Nasril dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Bengkalis, peninjauan berlangsung sekitar satu jam.
Atas temuan ikan yang masih dipasang untuk diperjualbelikan itu, Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni langsung menegur dan jajarannya untuk mendata pedagang.
Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni kesempatan ini juga mengatakan, peninjauan ini dalam rangka untuk mengetahui kondisi pangan di pasar, barang-barang hidup yang dijual seperti ikan dan daging.
Kemungkinan dipotong tanpa cara yang sesuai dengan kaedah Islam yang mayoritas penduduknya muslim. Kemudian kondisinya yang layak atau tidak layak untuk dikonsumsi.
"Ini perlu tindak lanjut, terkait halal dan tidaknya. Kita akan berkoordinasi dengan lembaga terkait MUI adanya langkah kongkrit halal atau tidak halal penyembelihan hewan," ungkapnya kepada sejumlah wartawan usai peninjauan.
Terkait dengan kondisi barang yang dijual tidak layak, kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait dan memanggil para pedagang tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dan agar tidak menjual barang dagangan yang merugikan masyarakat seperti ikan busuk. "Paling tidak ada upaya pencegahan atau prefentifnya agar tidak lagi menjual ikan-ikan busuk, kita kasihan masyarakat," katanya lagi.(rtc)
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)