Potensi Maraknya Indikasi Korupsi Dana Desa Harus Diantisipasi
RADARPEKANBARU.COM- Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi menilai akan adanya potensi indikasi terjadinya transmigrasi korupsi dari kota ke desa. Pasalnya, selama tahun 2016 telah terdapat 932 laporan pengaduan masyarakat terhadap pelanggaran penyalahgunaan dana desa yang masuk di Kemendes PDTT.
"Kalau seandainya tidak secara bersama-sama melakukan pengawasan dan pencegahan, kita khawatir akan adanya transmigrasi korupsi dari kota ke desa. Jadi ini perlu diantisipasi. Apalagi, dana desa setiap tahunnya terus mengalami peningkatan," kata Anwar Sanusi.
Menurutnya, Dalam melakukan pengawasan, Kemendes PDTT teah melakukan beberapa upaya pengawasan penyaluran dan penggunaan dana desa dengan membentuk Tim Saber Pungli yang bekerjasama dengan kepolisian, kejaksaan, ombudsman dan KPK.
Selain itu, Kemendes PDTT juga memiliki unit penanganan pengaduan melaui SMS Center di nomor 087788990040 atau 081288990040 dan Call Center 1500040 serta media sosial Kemendes PDTT.
"Untuk mengawal penggunaan dana desa, selain melibatkan aspek penegakkan hukum, juga perlu ada peran masyarakat dan kelompok swadaya masyarakat serta perguruan tinggi agar pengawasannya berjalan optimal," katanya.
Mengenai pengaduan masyarakat yang telah dilaporkan, Anwar Sanusi mengatakan bahwa pengaduan masyarakat ada yang di tindak lanjuti oleh Kemendes PDT, di koordinasikan dengan KPK dan ada yang di konsultasikan dengan kepolisian terutama terkait dengan pungutan liar.
"Tapi tidak semua juga pengaduan-pengaduan itu bisa ditindaklanjuti karena aspek bukti material yang tidak mendukung dan bisa karena fitnah. Oleh karena itu perlu banyak pihak yang terlibat dalam pengawasan dana desa agar pelaksanaan pengawasan dana desa bisa semakin membaik" katanya
/FAS
BeritaSatu.com
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








