PILIHAN +INDEKS
Mundurnya Ketua DPRD Bengkalis
Herliyan Tepis Isu Hubungan tak Harmonis
Herliyan Saleh
Bengkalis, (radarpekanbaru.com) - Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh menepis isu ketidakharmonisan hubungan eksekutif dengan legistatif terkait pengunduran diri Jamal Abdilah sebagai Ketua DPRD Bengkalis dan hingga saat ini tidak ada permasalahan.
"Hubungan saya tetap harmonis dan tidak ada permasalahan antara eksekutif dengan legislatif hingga saat ini, terkait pengunduruan diri Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis dari jabatannya. Bahkan saya sudah memerintahkan seluruh kepala SKPD segera menyelesaikan pembahasan APBD 2014 ini," terang Herliyan usai panen raya nenas di Desa Sepahat Kecamatan Bukit Batu, Rabu (8/1/2014).
Selain itu, kata Bupati persoalan tersebut merupakan internal dewan sendiri. Bupati juga menyayangkan pembahsan APBD 2014 ini tidak selesai dilakukan hingga akhir desember 2013 sehingga berdampak kepada beberapa hal, salah satunya tidak menerima insentif daerah.
"Bagi saya itu merupakan hal internal dewan, kita berharap proses pembahasan APBD untuk 2014 ini tetap berjalan sebagaimana mestinya dan jangan sampai apa yang telah diprogramkan jangan sampai terganggu," kata herliyan.
Herliyan juga telah menginstruksikan seluruh kepala SKPD untuk tidak keluar daerah, terkecuali ada izin darinya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Bengkalis, Efendi Buntat menilai pengunduran diri Jamal Abdillah, memang tidak ada keharmonisan selama ini. Hal ini terlihat banyaknya ditolak sejumlah usulan dari SKPD dan LKPJ Bupati dan begitu juga sebaliknya usulan dewan pun banyak tidak sejetui pihak eksekutif.(lam/hrc)
"Hubungan saya tetap harmonis dan tidak ada permasalahan antara eksekutif dengan legislatif hingga saat ini, terkait pengunduruan diri Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis dari jabatannya. Bahkan saya sudah memerintahkan seluruh kepala SKPD segera menyelesaikan pembahasan APBD 2014 ini," terang Herliyan usai panen raya nenas di Desa Sepahat Kecamatan Bukit Batu, Rabu (8/1/2014).
Selain itu, kata Bupati persoalan tersebut merupakan internal dewan sendiri. Bupati juga menyayangkan pembahsan APBD 2014 ini tidak selesai dilakukan hingga akhir desember 2013 sehingga berdampak kepada beberapa hal, salah satunya tidak menerima insentif daerah.
"Bagi saya itu merupakan hal internal dewan, kita berharap proses pembahasan APBD untuk 2014 ini tetap berjalan sebagaimana mestinya dan jangan sampai apa yang telah diprogramkan jangan sampai terganggu," kata herliyan.
Herliyan juga telah menginstruksikan seluruh kepala SKPD untuk tidak keluar daerah, terkecuali ada izin darinya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Bengkalis, Efendi Buntat menilai pengunduran diri Jamal Abdillah, memang tidak ada keharmonisan selama ini. Hal ini terlihat banyaknya ditolak sejumlah usulan dari SKPD dan LKPJ Bupati dan begitu juga sebaliknya usulan dewan pun banyak tidak sejetui pihak eksekutif.(lam/hrc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

