• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1942 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4275 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4281 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4232 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4348 Kali

  • Home
  • Opini

BRG Restorasi Lahan Gambut Rusak Tanah Adat Riau

Redaksi Radarpku

Kamis, 21 Juli 2016 18:20:15 WIB
Cetak
BRG Restorasi Lahan Gambut Rusak Tanah Adat Riau
Personil tentara Indonesia menyemprotkan air pada lahan gambut yang terbakar di Pulang Pisau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 29 Oktober 2015. REUTERS

RADARPEKANBARU.COM- Badan Restorasi Gambut (BRG) Indonesia menyatakan siap untuk membantu merestorasi lahan rusak akibat kebakaran yang merupakan tanah adat milik masyarakat di Riau.

 
"Terlepas dari apa status lahannya, selama itu terbakar dan rusak kami punya wewenang untuk masuk ke dalam," kata Ketua BRG Nazir Foead di Pekanbaru, ketika menghadiri Musyawarah Wilayah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Riau, Rabu, 20 Juli 2016.
 
Meski, menurut dia, banyak lahan masyarakat banyak yang belum diakui, pemerintah telah berinisiatif mengajak masyarakat merestorasi. Jika belum ada hak milik, BRG akan memfasilitasi untuk mendapatkannya. 
 
Dia mengatakan, telah mencari areal masyarakat adat secara bersama-sama dan berharap waktunya tidak lama. Pihaknya juga telah melakukan identifikasi beberapa lokasi di Riau, namun belum bisa menyebutkan kabupatennya. "Kita lihat usulan dari AMAN, kebatinan, kenegerian, organisasi masyarakat. Lalu akan kita tes," ujarnya.
 
Jika ada tanah masyarakat yang rusak dan selama ini dikuasai perusahaan, dikatakannya, maka BRG juga siap memfasilitasi. Syaratnya, menurut dia, jika dokumentasi tanah adat itu kuat, maka bisa diambil dari perusahaan dan diberikan kepada masyarakat.
 
Oleh karena itu, Nazir menyatakan, butuh bantuan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan AMAN untuk memperkuat lembaga adat. Jika telah kuat, ia menilai, pasti nanti para pihaknya akan disegani sambil menjalin hubungan formal dengan perusahaan dan pemangku kepentingan di daerah. "Lalu bersama membangun dan menyepakati program, dan kita kerjakan," ujarnya. 
 
Sembari proses formal pengakuan hak adat melalui peraturan daerah, ia menyatakan, program restorasi gambut dapat dilakukan secara paralel asal identifikasi lokasi dan kerusakan dan punya kelembagaan secara jelas.
 
Setelah program berjalan, ia menjelaskan, pemantauan akan dilakukan secara terbuka, dan jika ada yang kurang, maka diharapkannya para pihak yang terlibat harus berlapang dada dikoreksi.
 
"Ini sedang disiapkan, saya berharap ada usulan di mana wilayahnya dan dibincangkan programnya," katanya.
 
Dia juga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mendukung proses yang akan berlangsung di BRG dengan melibatkan para pihak pemangku kepentingan karena rezim saat ini mementingkan masukan (ouput) secara terbuka.
 
Bahkan, dikemukakannya, program restorasi gambut dapat bergerak dulu, meskipun kebijakan masih amburadul karena yang penting pekerjaan segera dilakukan, dan hasil baik akan didukung, sedangkan yang kurang juga dikoreksi.
 
"Tidak apa-apa dukungan secara administrasi dan hukum belum 100 persen. Kalau hasilnya bagus itu digunakan jadi bahan untuk kebijakan yang ada kalau masih kurang. Kalau bagus diperluas, ke provinsi atau se-Nusantara agar wilayah lain terinspirasi. Kalau bagus juga diikuti sumber pendanaan baik dari pemerintah atau donor," demikian Nazir Foead. (radarpku)
 
 
 
Sumber : Tempo.co
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Opini

Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:43:12 WIB

Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.

Opini

RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung

Ahad, 04 Mei 2025 - 07:31:35 WIB

Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.

Opini

Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital

Rabu, 30 April 2025 - 20:18:01 WIB

Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.

Opini

Harmonis Kepala Daerah dan Wakil

Sabtu, 15 Maret 2025 - 07:12:10 WIB

Harmonis Kepala Daerah dan WakilOleh: Azmi bin RozaliDalam .

Opini

Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas

Senin, 10 Juni 2024 - 22:41:34 WIB

Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.

Opini

Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.

Senin, 10 Juni 2024 - 19:47:18 WIB

KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
28 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
28 September 2026
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
28 September 2026
Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
28 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
28 September 2026
Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
28 September 2026
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
  • 3 Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
  • 4 Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
  • 5 Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
  • 6 Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
  • 7 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com