Puluhan Massa Pro Trio Rachman Minta Polda dan Kejaksaan Jangan Selidiki Kasus Fitnah
RADARPEKANBARU.COM - Puluhan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Riau bersatu menggelar demonstrasi di Mapolda dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Jumat (15/4/2016) petang.
Kepada kedua instansi penegak hukum ini, massa mendesak agar fokus menangani perkara yang nyata dan bukan fitnah terhadap Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
Puluhan massa ini merupakan pendukung Andi Rachman beserta keluarganya ini, Anto Rachman dan Juni Rachman (Trio Rachman).
"Polda dan Kejati Riau seharusnya lebih fokus menangani perkara kebakaran lahan yang terjadi dan kasus korupsi yang sudah nyata," kata perwakilan dari LSM Riau Bersatu, Tengku Andri Firdaus kepada wartawan.
Menurutnya, tudingan korupsi yang dilakukan sejumlah pihak terhadap Trio Rachman merupakan fitnah. Tidak ada bukti dan banyak kepentingan politis.
"Ini fitnah dari sekelompok orang saja. Makanya Polda dan Kejati jangan mau mengusut kasus fitnah," tegas Andri.
Demonstrasi ini berlangsung singkat. Setelah menyampaikan tuntutannya kepada Polda dan Kejati, massa membuarkan diri.(*)
Sumber : Faktariaucom
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)